Senin, 14 Syawwal 1440 / 17 Juni 2019

Senin, 14 Syawwal 1440 / 17 Juni 2019

INDEX BERITA

Modi Kunjungi Gereja Sri Lanka

Senin, 10 Jun 2019 08:20 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Perdana Menteri India Narendra Modi pada Ahad memberikan penghormatan kepada mereka yang dibunuh oleh para militan dalam serangan-serangan Paskah di Sri Lanka. Modi menjanjikan dukungan bagi...

Sri Lanka Gelar Buka Puasa Bersama Umat Lintas Agama

Minggu, 19 Mei 2019 01:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI --- Konsulat Jendral (Konjen) Sri Lanka yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab, punya cara berbeda mengisi bulan suci Ramadhan. Konsulat Sri Lanka menjadi tuan rumah berbuka...

Sri Lanka Ungkap Kelompok di Balik Serangan Warga Muslim

Kamis, 16 Mei 2019 09:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Pihak berwenang Sri Lanka menyatakan kelompok-kelompok penganut Budha garis keras kemungkinan berada di balik gelombang kerusuhan anti-Muslim. Mereka melakukannya sebagai pembalasan atas pemboman Paskah bulan lalu.

"Ini...

Orang Tua Siswa Minta Sri Lanka Buka Kembali Sekolah

Rabu, 15 Mei 2019 13:26 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Para pejabat dan orang tua di Sri Lanka berharap sekolah-sekolah Katolik yang dikelola oleh gereja bisa segera dibuka kembali untuk pertama kalinya pasca serangan bom pada...

Sri Lanka Kembali Blokir Sosial Media Usai Serangan Masjid

Senin, 13 Mei 2019 12:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Pemerintah Sri Lanka kembali memblokir sementara beberapa jaringan media sosial dan aplikasi pengiriman pesan, termasuk Facebook dan WhatsApp, Senin (13/5). Hal itu menyusul insiden kekerasan setelah pengeboman...

Militer Sri Lanka Klaim Berhasil Cegah Serangan Susulan

Sabtu, 11 Mei 2019 09:40 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, COLOMBO -- Komandan tentara Sri Lanka Mahesh Senanayake mengatakan ancaman serangan militan garis keras berhasil dicegah. Dia juga menyatakan dinas keamanan telah membongkar sebagian besar jaringan yang terkait...

Presiden Sri Lanka Sebut Negaranya Sudah Aman

Rabu, 08 Mei 2019 10:31 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena mengatakan, 99 persen tersangka yang tersisa dalam serangan Paskah telah ditangkap. Ia mengatakan negaranya aman bagi wisatawan.

"Negara ini berada...

Jumlah Wisatawan Asing di Sri Lanka Turun Pascabom

Selasa, 07 Mei 2019 16:49 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Kedatangan wisatawan asing di Sri Lanka turun 7,5 persen pascaserangan bom pada 21 April lalu. Kepala Otoritas Pengembangan Pariwisata Sri Lanka Kishu Gomes mengatakan, para wisatawan...

Sekolah di Sri Lanka Kembali Dibuka, Banyak Siswa tak Masuk

Senin, 06 Mei 2019 15:13 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Sekolah-sekolah negeri di Sri Lanka kembali dibuka dengan keamanan yang ketat pada Senin (6/5), usai pemboman pada Hari Paskah. Namun banyak orang tua yang cemas, sehingga...

Gereja Sri Lanka Serukan Perdamaian Antarkelompok Agama

Senin, 06 Mei 2019 13:56 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO — Kepala Gereja Katolik Sri Lanka, Kardinal Malcolm Ranjith meminta agar ketegangan di negara itu segera diredam pada Senin (6/5). Seruan itu muncul setelah terjadinya konflik antara...

Sri Lanka Temukan Kamp Latihan Pelaku Serangan Bom

Senin, 06 Mei 2019 13:44 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KATTANKUDY -- Polisi Sri Lanka menemukan sebuah kamp di kota Kattankudy. Kamp seluas 10 hektare ini diduga merupakan markas latihan kelompok militan National Thawheed Jamath (NTJ), yang terkait...

Sri Lanka Berlakukan Jam Malam di Negombo

Senin, 06 Mei 2019 05:50 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Pemerintah Sri Lanka memberlakukan jam malam di Negombo setelah terjadi bentrokan antarwarga yang memakan korban jiwa. Pada Senin (6/5), pemerintah memberlakukan jam malam sampai pukul 07.00 pagi. 

Pemerintah...

Pariwisata Sri Lanka Terpukul Setelah Pengeboman

Minggu, 05 Mei 2019 17:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BENTOTA -- Industri pariwisata Sri Lanka senilai 4,4 miliar dolar AS terpukul setelah pengeboman-pengeboman bunuh diri yang menewaskan 250 orang dua pekan lalu. Pascapengeboman terjadi  pembatalan kunjungan wisatawan...

Presiden Sri Lanka Bersumpah akan Basmi Terorisme

Minggu, 05 Mei 2019 00:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena mengatakan pasukan keamanan akan membasmi terorisme dan memulihkan stabilitas sebelum pemilihan presiden yang dijadwalkan akhir tahun ini. Ia berjanji akan membuat...

Sri Lanka Siaga Tinggi Antisipasi Serangan Susulan

Jumat, 03 Mei 2019 21:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Gereja Katolik Sri Lanka membatalkan misa Minggu di Ibu Kota Kolombo selama dua pekan berturut-turut. Hal itu setelah adanya peringatan intelijen asing soal ancaman terhadap jemaat...

Penutupan Tempat Ibadah di Sri Lanka Diperpanjang

Kamis, 02 Mei 2019 17:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO — Pihak berwenang memastikan jumlah korban tewas dalam serangan bom yang terjadi di Ibu Kota Kolombo, Sri Lanka pada 21 April lalu dilaporkan meningkat menjadi 257 orang....

Sri Lanka Rilis Nama Pelaku Serangan Bom

Kamis, 02 Mei 2019 13:27 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Kepolisian Sri Lanka telah merilis nama-nama sembilan orang yang menjadi pelaku bom bunuh diri pada Hari Minggu Paskah yang menewaskan 253 orang. Polisi menyatakan, aset para...

Cina Pastikan Enam Warganya Korban Bom Sri Lanka

Kamis, 02 Mei 2019 05:25 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Pemerintah Cina mengonfirmasi enam warganya meninggal dalam serangan bom di Sri Lanka. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Cina di Kolombo, Selasa (30/4).

Diantara para...

AS Ingatkan Kelompok Militan Sri Lanka Bisa Menyerang Lagi

Kamis, 02 Mei 2019 02:51 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Amerika Serikat memperingatkan beberapa anggota kelompok garis keras di balik serangan bom di Sri Lanka pada Ahad Paskah kemungkinan masih buron dan berencana melancarkan lebih banyak...

Ini Tanggapan Muslimah Sri Lanka tentang Larangan Cadar

Rabu, 01 Mei 2019 08:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Pemerintah Sri Lanka telah menetapkan keputusan untuk melarang para wanita Muslim mengenakan niqab atau cadar. Kebijakan ini diputuskan sepekan setelah pengeboman yang menewaskan 250 lebih umat...

Sri Lanka Waspadai Serangan Bom Jelang Ramadhan.

Selasa, 30 Apr 2019 17:43 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Sri Lanka Alaina Teplitz menilai, beberapa orang ekstremis yang terlibat dalam pengeboman Paskah dimungkinkan masih bebas, dan akan merencanakan serangan...

Sri Lanka Cabut Larangan Media Sosial

Selasa, 30 Apr 2019 16:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena mencabut  larangan media sosial yang diberlakukan usai serangan bom bunuh diri Paskah, Selasa (30/4). Pemerintah mencabut larangan penggunaan Facebook, Whatsapp, Youtube,...

Sri Lanka Masih Siaga Tinggi Jelang Ramadhan

Selasa, 30 Apr 2019 15:52 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Pejabat Sri Lanka mengatakan pasukan keamanan tetap mempertahankan siaga tinggi setelah intelijen melaporkan gerilyawan garis keras sedang merencanakan serangan susulan menjelang bulan suci Ramadhan, Selasa (30/4)....

Sri Lanka Terima Ancaman Serangan Ekstremis Jelang Ramadhan

Selasa, 30 Apr 2019 15:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Pasukan keamanan Sri Lanka memberlakukan tingkat siaga tinggi jelang Ramadhan. Hal itu menyusul adanya informasi rencana serangan susulan oleh kelompok ekstremis yang mengenakan seragam militer.

Kepala divisi...

Istri dan Anak Terduga Dalang Bom Sri Lanka Selamat

Selasa, 30 Apr 2019 11:40 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, AMPARA -- Istri dan anak perempuan terduga dalang serangan bom bunuh diri di tiga gereja dan tiga hotel mewah pada saat Paskah berhasil selamat dari penyergapan di rumah...

Warga Sri Lanka Tanggapi Beragam Soal Larangan Cadar

Selasa, 30 Apr 2019 09:45 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Keputusan melarang penutup wajah, sepekan setelah serangan bom pada hari Paskah di Sri Lanka mendapat tanggapan yang beragam. Para aktivis menyatakan langkah itu melanggar hak perempuan...

Sri Lanka Resmi Larang Penggunaan Cadar

Senin, 29 Apr 2019 18:45 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Pihak berwenang Sri Lanka melarang penggunaan penutup wajah. Keputusan ini berada di bawah undang-undang darurat yang diberlakukan setelah serangkaian serangan bom pada Paskah pada 21 April...

Sri Lanka Diingatkan Pengebom Susulan Berseragam Militer

Senin, 29 Apr 2019 16:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Sejumlah pejabat keamanan Sri Lanka memperingatkan militan garis keras yang menjadi dalang pengeboman bunuh diri mematikan pada Ahad Paskah, berencana melancarkan serangan susulan. Mereka diduga berencana...

Sri Lanka Terima Tawaran AS Selidiki Serangan Bom

Senin, 29 Apr 2019 10:26 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Sri Lanka menerima tawaran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membantu penyelidikan serangan bom di tiga gereja dan tiga hotel mewah pada saat Paskah lalu....

Ayah dan Saudara Pengebom Sri Lanka Tewas dalam Baku Tembak

Senin, 29 Apr 2019 09:44 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Polisi menyatakan, ayah dan dua saudara lelaki yang diduga dalang dan pelaku pengeboman Paskah di Sri Lanka, Zahran Hashim, tewas dalam operasi pasukan keamanan, Jumat (26/4).

Polisi Sri Lanka Gerebek Markas National Thawheed Jammath

Senin, 29 Apr 2019 09:19 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Polisi Sri Lanka menggrebek markas besar kelompok National Thawheed Jammath (NTJ) di kota Kattankudy. Polisi menahan satu orang. Kelompok NTJ diduga sebagai dalang dari rangkaian pengeboman...

Polisi Sri Lanka Tangkap 100 Terduga Pelaku Teror Bom

Minggu, 28 Apr 2019 23:33 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,  KOLOMBO -- Kepolisian dan Satuan Tugas Khusus (STF) Sri Lanka telah menangkap sekitar 100 terduga teroris yang terkait dengan serangkaian serangan bom yang terjadi di beberapa tempat di...

Pelaku Bom Sri Lanka: Mapan, Bertitel, dan Alumni Barat

Minggu, 28 Apr 2019 14:47 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Pasukan militer Sri Lanka mengatakan dua orang yang diduga sebagai anggota kelompok yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas dalam operasi keamanan, Sabtu...

Muslim Sri Lanka Abaikan Larangan Shalat Jumat di Masjid

Minggu, 28 Apr 2019 14:05 WIB

Meski telah dikeluarkan larangan untuk shalat Jumat berjamaah di masjid, beberapa masjid di Sri Lanka nekad laksanakan ibadah komunal mingguan ini. Hari ini, azan shalat Jumat tetap berkumandang di...

Presiden Sri Lanka: Pengeboman Bukti Kegagalan Intelijen

Minggu, 28 Apr 2019 09:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena mengatakan, kegagalan intelijen diduga menjadi penyebab rangkaian serangan bom bunuh diri yang terjadi di tiga gereja dan tiga hotel mewah pada...

Polisi India Ungkap Plot, tapi Sri Lanka tidak Bertindak

Minggu, 28 Apr 2019 08:07 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Saat memantau saluran yang biasa, polisi India menemukan sesuatu yang luar biasa: rencana terperinci untuk apa yang akan menjadi serangan paling berdarah yang dikaitkan dengan kelompok...

Sri Lanka Larang Kegiatan Dua Organisasi Dalang Pengeboman

Minggu, 28 Apr 2019 01:54 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena, pada Sabtu (27/4), telah melarang kegiatan dua organisasi yang diduga mendalangi aksi pengeboman gereja negara tersebut. Mereka adalah National Thawheed Jamaath...

Sri Lanka: Pengebom Dipengaruhi Ide Ekstremis di Australia

Sabtu, 27 Apr 2019 14:49 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe mengatakan, militan yang melakukan pengeboman pada Hari Paskah dipengaruhi ide-ide ekstremis saat berada di Australia. Ia percaya salah satu penyerang...

AS Minta Warganya Tinggalkan Sri Lanka

Sabtu, 27 Apr 2019 13:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya yang hendak berkunjung ke Sri Lanka. Washington menilai, ancaman serangan teroris masih berlanjut.

“Kelompok-kelompok teroris terus merencanakan...

15 Orang Tewas dalam Operasi Pasukan Militer Sri Lanka

Sabtu, 27 Apr 2019 13:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO — Sebanyak 15 jenazah, termasuk enam di antaranya adalah anak-anak ditemukan dalam sebuah operasi yang dilakukan pasukan militer Sri Lanka. Dalam sebuah laporan, operasi itu dilakukan di...