Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

INDEX BERITA

Brimob Penyiksa Korban pada Aksi 22 Mei akan Segera Disidang

Selasa, 09 Jul 2019 23:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono dalam pertemuan dengan perwakilan Amnesty International Indonesia pada Selasa (9/7), di Polda Metro Jaya berjanji akan menindak tegas oknum...

Amnesty Kirim Laporan Investigasi Kepada Presiden dan Polri

Rabu, 26 Jun 2019 13:34 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amnesty International Indonesia mengungkapkan sejumlah pelanggaran HAM berlapis yang diduga dilakukan oknum Brimob Polri saat kerusuhan 21-22 Mei 2019. Amnesty International Indonesia menyatakan telah mengirimkan laporan...

Amnesty Internasional dan Dugaan Brimob Melanggar HAM

Rabu, 26 Jun 2019 07:09 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Amnesty International Indonesia menuding satuan Brimob Polri melanggar hak asasi manusia (HAM) dalam penanganan kerusuhan 21-23 Mei 2019 di Jakarta. Lembaga pemantau HAM internasional itu mendesak...

Amnesty Soroti Oknum Polisi Diduga Menyiksa tak Dihukum

Rabu, 26 Jun 2019 05:51 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amnesty International Indonesia menyoroti tidak ada proses hukum terhadap oknum polisi yang diduga melakukan penyiksaan terhadap demonstran atau warga yang berada di sekitar lokasi Aksi 22 Mei....

Amnesty Duga Oknum Brimob Lakukan Penyiksaan di Kampung Bali

Selasa, 25 Jun 2019 17:07 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amnesty International Indonesia mengungkap dugaan oknum personel Brigade Mobile (Brimob) melakukan penangkapan dan penyiksaan terhadap demonstran serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi kericuhan. Salah satunya Kampung...

Komnas HAM Telusuri Akun Media Sosial Mobilisasi Massa

Minggu, 23 Jun 2019 10:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masih menelusuri akun-akun media sosial yang diduga ikut memobilisasi massa demonstrasi dalam kasus kericuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta....

Kejaksaan Terima 14 SPDP Tersangka Kerusuhan 21-22 Mei

Selasa, 18 Jun 2019 00:19 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sudah menerima 14 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) 447 tersangka kericuhan 21-22 Mei 2019 dari penyidik Polda Metro Jaya. "Sudah ada. Jumlahnya sekitar...

Komnas HAM Tunggu Hasil Uji Balistik Kerusuhan 21-22 Mei

Senin, 17 Jun 2019 19:12 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menunggu hasil uji balistik dari temuan dua proyektil dalam tubuh korban kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta. Dua proyektil...

Kasus Ustaz Lancip Dinaikkan ke Penyidikan

Senin, 17 Jun 2019 17:07 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya menyatakan kasus dugaan ujaran kebencian dalam video ceramah Ahmad Rifky Umar atau yang akrab dipanggil Ustadz Lancip telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Polda...

Polisi Masih Mengejar Dalang Utama Pembakar Mobil Brimob

Sabtu, 15 Jun 2019 12:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi mengatakan anggotanya masih mengejar dalang utama yang menyuruh empat pelaku membakar mobil Brimob. Diketahui empat pelaku yaitu...

Selain Marati dan Kivlan, Polisi: Mungkin Ada Orang Lain

Jumat, 14 Jun 2019 06:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mabes Polri membantah menyebutkan Kivlan Zein dan Habil Marati maupun Soenarko sebagai dalang upaya pembunuhan empat tokoh nasional. Menurut Polri, masih ada kemungkinan orang lain dalam...

DPR akan Minta Penjelasan Kapolri Soal Kericuhan 22 Mei

Jumat, 14 Jun 2019 01:43 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi III DPR akan meminta penjelasan dari Kepala Kepolisian Indonesia Jenderal Tito Karnavian soal pengamanan demonstrasi dan kericuhan di Jakarta pada 21-22 Mei 2019. Komisi III DPR...

Polri: Ada Banyak Kemungkinan Soal Penembakan 22 Mei

Kamis, 13 Jun 2019 23:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaku penembakan sembilan korban meninggal dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei masih belum terungkap. Polisi mengklaim masih banyak kemungkinan mengenai siapa pihak yang harus bertanggung jawab, termasuk adanya...

Soal TGPF, Komnas HAM Pilih Fokus Usut Korban 22 Mei

Kamis, 13 Jun 2019 11:46 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) enggan mencampuri usulan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kerusuhan seputar 22 Mei 2019. Komnas HAM memilih fokus mengusut jatuhnya korban...

Kontras Sesalkan Polri Sebut Korban 22 Mei Diduga Perusuh

Kamis, 13 Jun 2019 08:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menyoroti pernyataan Polri soal perkembangan kerusuhan 21-22 Mei 2019 di kantor Kemenkopolhukam pada 11 Juni 2019. Kontras...

Menhan: Jangan Gunakan Nama 'Tim Mawar'

Rabu, 12 Jun 2019 16:46 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan RI Ryamizad meminta semua pihak jangan lagi menggunakan nama "Tim Mawar", khususnya dalam penyebutan dalang kericuhan pada 21-22 Mei lalu. "Sebetulnya tidak perlu gunakan nama...

Dalang Kerusuhan 22 Mei Belum Terungkap

Rabu, 12 Jun 2019 15:46 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyebut dalang dari rencana eksekusi empat tokoh nasional masih belum terungkap. Hingga saat ini, kata dia, kepolisian masih menyelidiki para tersangka...

Amnesty: Penjelasan Polisi tak Ungkap Fakta Korban 22 Mei

Rabu, 12 Jun 2019 06:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amnesty International Indonesia menyoroti pihak kepolisian yang luput menjelaskan kepada publik terkait korban jiwa serta pelaku penembakan yang mengakibatkan tewasnya sejumlah warga saat kericuhan Aksi 22 Mei....

Polisi Duga Korban Tewas Aksi 22 Mei Bagian dari Perusuh

Selasa, 11 Jun 2019 20:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polri belum menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya sembilan orang dalam rangkaian kerusuhan 22 Mei 2019. Polisi menduga sembilan orang yang meninggal itu bagian dari...

Polisi: Eks Anggota Tim Mawar Disebut Tersangka Rusuh 22 Mei

Selasa, 11 Jun 2019 18:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polri membenarkan nama salah satu anggota Tim Mawar atau tim penculik aktivis pada 1998, yakni Fauka Nur Farid, disebut oleh salah satu tersangka kerusuhan 22 Mei...

Menhan: Jangan Kaitkan Tim Mawar dengan TNI

Selasa, 11 Jun 2019 14:50 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berharap 'Tim Mawar' yang diduga sebagai dalang unjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu, yang berakhir ricuh pada 21-22 Mei 2019, tidak...

Polisi akan Klarifikasi Ustaz Lancip Soal 60 Orang Ditembak

Selasa, 11 Jun 2019 14:07 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menjadwalkan kembali pemeriksaan kedua untuk Ahmad Rifky Umar Said Barayis (Ustaz Lancip) pekan depan. Uastaz Lancip akan dimintai keterangan sebagai saksi...

Kepolisian Umumkan Dalang Kerusuhan 22 Mei Siang Ini

Selasa, 11 Jun 2019 12:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aparat kepolisian berencana mengungkap dalang kerusuhan 21-22 Mei 2019 yang terjadi saat aksi ke jalan memrotes hasil Pilpres 2019 pada Selasa (11/6) siang ini. Kadiv Humas Mabes...

Wiranto Minta Polri Transparan Soal Tokoh Utama Rusuh 22 Mei

Senin, 10 Jun 2019 15:06 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menginstruksikan agar Polri transparan dalam mengusut kerusuhan yang terjadi sekitar tanggal 22 Mei 2019. Polri diminta menyampaikan pada...

Menkominfo: 60 Ribu Akun Whatsapp Dibekukan pada 22 Mei Lalu

Rabu, 05 Jun 2019 22:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir sedikitnya 4 ribu uniform resource locator (URL) dan 60 ribu akun pesan instan whatsapp (wa) yang berisikan konten negatif selama masa...

Ricuh 22 Mei, Kau Ada di Mana, Anakku?

Minggu, 02 Jun 2019 04:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Reiny Dwinanda*Menjadi orang tua memang tidak mudah. Selain harus bisa menguasai diri sendiri, ayah dan ibu juga harus bisa mengarahkan anaknya.Saya pun kerap kewalahan menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis...

Aktivis Kepemudaan Ajak Masyarakat Jaga Kondisivitas

Rabu, 29 Mei 2019 22:40 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Sejumlah aktivis kepemudaan dan Mahasiswa meminta semua pihak menjaga kondusivifitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat pascaaksi 21-22 Mei di depan kantor Bawaslu RI, Jln MH Thamrin, Jakarta. Sementara...

Cerita Wakapolsek Jatinegara yang Jadi Korban Aksi 22 Mei

Rabu, 29 Mei 2019 20:34 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakapolsek Jatinegara, AKP Agus Sumarno mengungkapkan kisruh yang terjadi pada aksi 22 Mei 2019. Agus merupakan salah satu korban dari aksi kekerasan itu mengalami patah rahang...

Umat Beragama di Sumbar Kondusif Selama Puasa, Ini Kuncinya

Rabu, 29 Mei 2019 19:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat Hendri mengatakan suasana di daerahnya selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ini cukup aman, damai dan kondusif. Menurut Hendri, masyarakat Sumbar...

Rusuh 22 Mei, GP Ansor Dukung Polri Tegakkan Hukum

Selasa, 28 Mei 2019 22:10 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mendukung upaya penyelesaian secara hukum para perusuh yang melakukan tindakan anarkis pada unjukrasa tanggal 21-22...

Anies, Keranda, dan Amarah Warga

Selasa, 28 Mei 2019 02:38 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Esthi MaharaniAksi massa pada 22 Mei memiliki berbagai cerita. Salah satunya tentang para korban yang terluka hingga yang meninggal dunia seperti Adam Nooryan. Usianya baru 19 tahun....

Kemendagri Inisiasi Forum Pemantapan Karakter untuk Bangsa

Senin, 27 Mei 2019 19:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kementerian Dalam Negeri menginisiasi Forum Pemantapan Karakter dan Wawasan Kebangsaan. Inisiasi ini bentuk respons atas kondisi perpolitikan di Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir seiring agenda Pemilu...

TGPF Rusuh 22 Mei: Sikap Koalisi Masyarakat Sipil dan Polri

Senin, 27 Mei 2019 13:08 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Lembaga-lembaga nonpemerintahan mulai mengungkapkan temuan dugaan tindakan berlebihan aparat keamanan saat kericuhan 21-23 Mei terjadi. Berdasarkan termuan itu, mereka mendesak pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF)...

Apresiasi Kinerja, Warga Antusias Bantu Logistik Brimob

Sabtu, 25 Mei 2019 23:40 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—  Sejumlah warga masyarakat mengapresiasi kinerja Brimob yang siaga di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat, dengan menyumbangkan makanan dan minuman pada Sabtu (25/5/2019) malam. Pada pukul...

Pesan JK untuk Nahdliyin dalam Peringatan Nuzulul Quran

Jumat, 24 Mei 2019 09:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) di halaman Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (23/5). JK hadir sekitar pukul 16.50 WIB...

Australia Keluarkan Travel Warning untuk Indonesia

Jumat, 24 Mei 2019 04:20 WIB

Warga Australia diperingatkan agar menerapkan "kewaspadaan tingkat tinggi" jika berada di Indonesia. Peringatan perjalanan itu diaktualisasi hari Rabu (22/5) menyusul kerusuhan hari kedua yang terjadi di Jakarta setelah pengumuman...

Detik-Detik Menegangkan Jurnalis ABC Meliput Rusuh 22 Mei

Jumat, 24 Mei 2019 02:31 WIB

Wajah-wajah demonstran yang digambari warna putih tampak seperti orang mau perang, tetapi itu sebenarnya pasta gigi yang dimaksudkan untuk melindungi mata dari perihnya gas air mata yang ditembakkan polisi. Korban...

Kalangan Pendidikan di Australia Khawatir Kerusuhan 22 Mei

Kamis, 23 Mei 2019 20:24 WIB

Kerusuhan yang berakhir dengan tindak kekerasan menentang hasil pemilihan presiden yang dimenangkan oleh Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Indonesia turut menimbulkan rasa khawatir bagi beberapa pihak di Australia. Reaksi kalangan...

Aksi 22 Mei, Polisi Amankan Ratusan Terduga Pelaku Rusuh

Kamis, 23 Mei 2019 12:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi mengamankan 257 pelaku yang diduga yang membuat rusuh saat melakukan aksi unjuk rasa sejak Selasa (21/5) hingga Rabu saat aksi 22 Mei. Para pelaku diamankan...

Muhammadiyah Dukung Pertemuan Jokowi dan Prabowo Segera

Kamis, 23 Mei 2019 11:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendukung agar terjadi pertemuan antara calon presiden (capres) 01 Joko Widodo dengan capres 02 Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah,...