Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

INDEX BERITA

10 Anggota Abu Sayyaf Tewas dalam Baku Tembak Dua Jam

Monday, 12 Dec 2016 13:20 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Sebanyak 10 anggota Abu Sayyaf tewas dan enam lagi cedera dalam baku-tembak sengit selama dua jam antara personel militer pemerintah dan anggota Abu Sayyaf pada akhir...

Duterte Minta Abu Sayyaf Hentikan Penculikan dan Ajak Berunding

Saturday, 26 Nov 2016 04:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Jumat (25/11), mengulurkan tawaran perdamaian kepada Abu Sayyaf dengan meminta kelompok pemberontak itu mulai berunding dengannya serta menghentikan pembajakan dan penculikan. Beberapa bulan...

Duterte Siap Beraliansi dengan Cina dan Rusia

Tuesday, 27 Sep 2016 15:35 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte, menyatakan kesediaannya untuk beraliansi dengan Cina dan Rusia. Pernyataan itu disampaikan di tengah kecanggungan hubungan mantan wali kota Davao City dengan Amerika...

PBB Diminta Turun Tangan Selidiki Duterte

Friday, 16 Sep 2016 16:48 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali terseret dalam kasus pembunuhan di luar proses peradilan (extrajudicial). Ia dituduh berada di balik aksi pembunuhan di Kota Davao, sebelum ia...

Saksi Akui Duterte Perintahkan Pembunuhan Kriminal

Thursday, 15 Sep 2016 11:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Seorang mantan militan Filipina bersaksi di hadapan Senat Filipina. Dia mengatakan saat Presiden Rodrigo Duterte masih menjabat wali kota, Duterte memerintahkan dia dan anggota skuat likuidasi...

AS: Filipina Harus Tunjukkan Rasa Hormat

Wednesday, 07 Sep 2016 08:52 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menekankan Filipina harus memiliki rasa hormat dalam menjalani hubungan diplomatik dengan negara itu. Hal ini juga disampaikan oleh kandidat presiden...

Warga Filipina Takut Kritik Perang Narkoba Duterte

Monday, 05 Sep 2016 14:12 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Mayat sopir taksi Eric Sison (22 tahun) dibiarkan terbaring dalam peti di kawasan kumuh Manila bersama seekor ayam, yang ditempatkan untuk secara simbolik mematuk...

Duterte Hargai Kepala Polisi Terlibat Narkoba Rp 570 Juta

Monday, 29 Aug 2016 11:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte tak berhenti menunjukkan kesangatseriusannya memberantas para kriminal. Dalam perang melawan narkotika kali ini, ia menawarkan hadiah dua juta peso atau sekitar Rp...

Perang Narkoba di Filipina Tewaskan 1.900 Orang

Tuesday, 23 Aug 2016 18:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Kepala kepolisian Filipina Ronald dela Rosa mengatakan lebih dari 1.900 orang atau sekitar 36 orang per hari, tewas dalam upaya "memerangi" narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba)...

Presiden Filipina Ancam Keluar dari PBB

Sunday, 21 Aug 2016 20:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte mencela dan mengancam akan keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mengajak Cina serta negara lain membentuk organisasi baru, Ahad (21/8). Duterte sempat mencela...

Pejabat Filipina Serahkan Diri karena Skandal Narkoba

Tuesday, 09 Aug 2016 06:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Puluhan pejabat di Filipina menyerahkan diri menyusul sehari setelah Presiden Rodrigo Duterte secara terbuka mengaitkan mereka dengan perdagangan narkoba.Pihak-pihak yang telah menyerahkan diri di antaranya adalah...

Kongres Baru Filipina Bersidang Bahas Hukuman Mati

Friday, 29 Jul 2016 08:20 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Kongres baru Filipina dalam sidang pertamanya pada Selasa mendengarkan usul pemberlakuan kembali hukuman mati bagi kejahatan keji. Rancangan undang-undang hukuman mati itu diterima pada hari sama saat...

Presiden Filipina Ingin Berdamai dengan Komunis

Tuesday, 26 Jul 2016 10:26 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan gencatan senjata unilateral dengan kelompok komunis, Senin (25/7). Menurutnya, ini adalah impian untuk mengakhiri perseteruan yang sudah berlangsung beberapa dekade.Ia meminta...

Presiden Duterte Temui Terduga Gembong Narkoba

Monday, 18 Jul 2016 17:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, DAVAO -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte melakukan pertemuan tatap muka dingin dengan seorang pengusaha terkemuka. Duterte mengatakan akan mengeksekusinya jika terbukti ia adalah seorang gembong narkoba, seperti yang...

Presiden Duterte Imbau Warga Bunuh Pecandu Narkotika

Friday, 01 Jul 2016 12:25 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Rodrigo Duterte resmi dilantik menjadi Presiden Filipina, Kamis (30/6). Dalam pidatonya, ia tetap berjanji memberantas narkotika di negara itu. Pria berusia 71 itu juga mengimbau seluruh...

Duterte Resmi Jadi Presiden Filipina

Thursday, 30 Jun 2016 13:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Rodrigo Duterte pada Kamis (30/6), resmi dilantik sebagai Presiden Filipina. Pelantikannya mengundang beragam respons, dari harapan ia bisa membawa energi baru bagi Filipina hingga kekhawatiran kepemimpinannya...

Dilantik Jadi Presiden Filipina, Duterte Bersumpah Habisi Kriminal

Thursday, 30 Jun 2016 12:46 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,  MANILA -- Rodrigo Duterte diambil sumpahnya sebagai presiden ke-16 Filipina, Kamis (30/6) di ibu kota Manila setelah beberapa waktu dinyatakan sebagai pemenang Pemilu Presiden di negeri itu.Beberapa menit...

Kelompok HAM Khawatir Kekerasan Meluas Setelah Duterte Berkuasa

Wednesday, 29 Jun 2016 18:26 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Ada dua hal yang menarik perhatian di kantor Joselito Esquivel, seorang kolonel polisi yang bertugas dalam penanganan obat-obatan terlarang di distrik yang paling penuh dengan kejahatan...

Presiden Duterte: Akan Tiba Waktunya Hadapi Abu Sayyaf

Friday, 24 Jun 2016 16:51 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte pada Jumat (24/6) mengatakan akan tiba waktunya baginya menghadapi milisi Abu Sayyaf. Pada Jumat, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi mengatakan,...

Warganya Dipenggal, Presiden Filipina Minta Maaf pada PM Kanada

Friday, 27 May 2016 08:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte pada Kamis (26/5), meminta maaf kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau atas pemenggalan sandera Kanada bulan lalu oleh kelompok militan di...

Eksekusi Kriminal ala Pasukan Pembunuh Misterius

Thursday, 26 May 2016 08:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, DAVAO -- Siang itu hari panas, Sabtu 14 Mei 2016. Gil Gabrillo (47 tahun) baru pulang dari sabung ayam. Ia menyusuri jalan untuk pulang, sepi. Tak lama suara...

Duterte akan Izinkan Diktator Filipina Dikubur di Makam Pahlawan

Tuesday, 24 May 2016 10:37 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden kontroversial Filipina Rodrigo Duterte mengatakan akan mengizinkan diktator Ferdinand Marcos dimakamkan di makam pahlawan. Ia juga berencana memberi pengampunan pada mantan presiden Gloria Arroyo yang...

Presiden Terpilih Filipina Lawan Gereja dengan Kebijakan Tiga Anak

Monday, 23 May 2016 16:13 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte mengatakan ia akan menentang Gereja Katolik Roma serta memberlakukan kebijakan tiga anak. Langkahnya itu menempatkan dirinya dalam perselisihan baru dengan para...

Komunis Filipina Bakal Ambil 4 Posisi Menteri di Kabinet Duterte

Thursday, 19 May 2016 08:06 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Pemimpin pemberontak komunis Filipina menyambut kemungkinan tawaran dari presiden Filipina terpilih untuk menempati empat posisi di kabinetnya. Namun menurut partai ini, aliansi perlu didasarkan pada prinsip-prinsip...

'Donald Trump dari Timur' Ingin Hukuman Mati dan Tembak di Tempat

Monday, 16 May 2016 21:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden baru Filipina Rodrigo Duterte telah berjanji untuk merekomendasikan hukuman eksekusi gantung dan memerintahkan penembak jitu melakukan tembak di tempat bagi para pelaku ...

Presiden Duterte Berencana Jual Kapal Pesiar Kepresidenan

Monday, 16 May 2016 13:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, DAVAO CITY -- Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte mengatakan akan menjual kapal pesiar kepresidenan, BRP Ang Pangulo.Berbicara kepada wartawan, Ahad (15/5), Duterte mengatakan hasil penjualan kapal tersebut akan...

Presiden Duterte akan Terapkan Hukuman Gantung di Filipina

Monday, 16 May 2016 09:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte berjanji akan kembali memberlakukan hukuman mati di negara tersebut. Bahkan, ia juga memberi kewenangan bagi pasukan keamanan menembak mati orang yang...