Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

INDEX BERITA

Duterte: Filipina akan Lanjutkan Perang Narkoba

Selasa, 24 Jul 2018 07:52 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte, dalam pidato kenegaraan tahunan pada Senin (23/7), mengaku akan meneruskan momentum kebijakan perang narkoba berdarah sebagaimana sudah dilakukan sepanjang dua tahun terakhir.

Duterte Tuding Rappler Didukung Badan Intelijen AS

Jumat, 23 Feb 2018 18:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte teguh dengan keputusannya melarang media lokal Rappler dari negaranya, Kamis (22/2). Rappler dituding mencoba merongrong pemerintahannya dengan dukungan dari Badan Intelijen Pusat...

Filipina Prihatin AS Sebut Duterte Ancaman Demokrasi

Rabu, 21 Feb 2018 19:09 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte bukan otokrat dan menanggapi dengan serius laporan badan intelijen Amerika Serikat, yang menyebut Duterte ancaman bagi demokrasi di Asia Tenggara, kata juru...

Intelijen AS Sebut Duterte Ancaman Demokrasi

Rabu, 21 Feb 2018 15:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Director of National Intelligence AS menyebut Presiden Filipina Rodrigo Duterte sebagai ancaman bagi demokrasi di Asia Tenggara. Laporan tersebut menempatkan Duterte sejajar dengan Hun Sen di...

Warga Filipina Puas dengan Pemerintahan Duterte

Jumat, 19 Jan 2018 00:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Kepuasan warga pada kinerja pemerintah Presiden Filipina Rodrigo Duterte meningkat pada Desember ke tingkat tertinggi dalam catatan, sejak salah satu lembaga jajak pendapat teratas di negara...

Jelang Akhir Tahun, Bogor Aktif Perangi Narkoba

Rabu, 20 Des 2017 13:38 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen memerangi narkoba. Tidak hanya dari pihak Badan Narkotika Kota (BNK) Bogor, dinas lain seperti Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik) dan...

Lagi, Presiden Filipina Libatkan Polisi dalam Perang Narkoba

Rabu, 06 Des 2017 03:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan polisi giat mendukung lembaga pengawas narkotika dalam perang menumpas narkotika. Badan Pengawas Obat Filipina (PDEA) akan tetap menjadi lembaga utama dalam...

90 Persen Warga Filipina Dukung Perang Narkoba Duterte

Selasa, 17 Okt 2017 09:06 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA --- Hampir 90 persen warga Filipina mendukung perang melawan narkotika Presiden Rodrigo Duterte meski dua pertiga di antara mereka meyakini terjadi pembunuhan di luar hukum dalam kebijakan...

Filipina Bantah Tutupi Bukti Pembunuhan Tersangka Narkoba

Sabtu, 01 Jul 2017 17:28 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Kepolisian Nasional Filipina membantah sejumlah laporan yang mengatakan telah mencoba menghancurkan bukti-bukti terkait pembunuhan para tersangka narkotika. Salah satunya adalah mengirimkan jenazah mereka ke rumah sakit....

Penyelidik PBB Tetap akan Berdialog dengan Pemerintah Filipina

Minggu, 07 Mei 2017 23:10 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Penyelidik dewan hak asasi manusia PBB, Agnes Callamard mengatakan akan kembali ke Filipina untuk berbicara dengan pemerintah negara itu. Ia mengaku tetap berkomitmen melakukan kunjungan secara...

Filipina Keberatan Kunjungan Penyelidik PBB

Jumat, 05 Mei 2017 14:13 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Pemerintah Filipina mengatakan dalam waktu dekat akan mengajukan keluhan terhadap PBB, Jumat (5/5). Hal ini dilakukan setelah kunjungan penyelidik dari dewan hak asasi manusia perserikatan itu...

Wapres Filipina Kecam Kebijakan Perang Narkoba Duterte

Rabu, 15 Mar 2017 18:44 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Wakil Presiden Filipina Leni Robredo dalam sebuah video yang dikirim kepada PBB mengecam kebijakan perang narkoba Presiden Rogdrigo Duterte yang membuat ribuan nyawa melayang. Robredo mengatakan narkotika...

Mantan Penjagal Duterte Mengaku Bunuh 200 Orang

Senin, 06 Mar 2017 17:11 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Seorang pensiunan polisi Filipina, dalam dengar pendapat dengan Senat pada Senin (6/3), mengaku membunuh hampir 200 orang saat menjadi anggota pasukan jagal di bawah Presiden Rodrigo...

Senator Filipina Pengkritik Duterte Ditangkap

Jumat, 24 Feb 2017 13:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Senator Filipina Leila de Lima yang sering mengkritik perang narkoba yang diluncurkan Presiden Rodrigo Duterte ditangkap pada Jumat (24/2). Ia ditangkap karena dituduh mendapatkan uang dari...

Pensiunan Polisi Mengaku Pernah Bertugas di Satuan Maut Duterte

Senin, 20 Feb 2017 16:16 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Seorang mantan polisi yang mengaku menjadi bagian dari "Satuan Maut Davao" mengatakan  polisi Filipina melakukan pembunuhan di kota Davao atas perintah Wali Kota Rodrigo Duterte. Duterte...

Kemenhan Ingin Duterte Sahkan Keterlibatan Militer dalam Perang Narkoba

Rabu, 01 Feb 2017 14:27 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Kementerian Pertahanan Filipina meminta Presiden Rodrigo Duterte, Rabu (1/2), mengeluarkan perintah kepada militer ambil bagian dalam perang melawan narkoba.Partisipasi militer tersebut juga termasuk mengizinkan militer menahan...

Amnesti Internasional: Polisi Filipina Bertindak Layaknya Penjahat

Rabu, 01 Feb 2017 12:28 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Amnesti Internasional mengatakan petugas pelaksana perang melawan narkotika di Filipina bertindak layaknya penjahat, yang seharusnya mereka tahan, mendapatkan upah atas pembunuhan dan mengantarkan jenazah ke rumah...

Remaja Filipina Tewas dalam Baku Tembak di Sarang Narkoba

Kamis, 29 Des 2016 16:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Tiga anak di bawah umur termasuk di antara tujuh orang yang ditembak mati terduga pelaku main hakim sendiri di ruang penyimpanan narkotika gelap di Filipina, Kamis...

Duterte Ingin Berlakukan Hukuman Mati Harian

Senin, 19 Des 2016 18:24 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Pemimpin Katolik dan kelompok hak asasi manusia (HAM) Filipina pada Senin (19/12) menyebut rencana Presiden Rodrigo Duterte memberlakukan kembali hukuman mati dan eksekusi lima atau enam...

Filipina Batalkan Kunjungan Utusan PBB Soal Pembunuhan tanpa Pengadilan

Kamis, 15 Des 2016 09:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOM PENH -- Filipina membatalkan kunjungan oleh utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyangkut pembunuhan tanpa peradilan di Filipina guna menyelidiki peningkatan jumlah orang yang tewas dalam pemberantasan narkoba di...

Filipina Nyatakan AS Tetap Sekutu, Namun Enggan 'Tunduk'

Minggu, 23 Okt 2016 18:57 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Menteri Luar Negeri Filipina Perfecto Yasay mengatakan Amerika Serikat tetap teman terdekat Filipina tapi Filipina ingin meninggalkan pola pikir ketergantungan dan sikap tunduk serta membina hubungan...

Duterte Putuskan Hubungan dengan AS, Ini Klarifikasi Menterinya

Jumat, 21 Okt 2016 16:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Filipina akan mempertahankan ikatan perdagangan dan ekonomi dengan Amerika Serikat, kata Menteri perdagangan Ramon Lopez pada Jumat (21/10), sehari setelah Presiden Rodrigo Duterte mengumumkan pemisahan dari...

Warga Filipina Lebih Percaya pada AS Ketimbang Cina

Selasa, 18 Okt 2016 17:48 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Masyarakat Filipina masih lebih memercayai Amerika Serikat daripada Cina, kata jajak pendapat pada Selasa (18/10), meskipun Presiden Rodrigo Duterte berpidato anti-Amerika dan bergerak tiba-tiba ke arah...

Duterte: Korban Anak-Anak Saat Perang Narkoba Dimaklumi

Senin, 17 Okt 2016 18:09 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan terkadang polisi saat berperang melawan gangster melakukan tembakan. Namun, terkadang memang tembakan itu bisa mengenai anak-anak dan rakyat sipil secara tak...

Pecandu Narkoba Filipina Diajari Membuat Peti Mati

Senin, 10 Okt 2016 16:56 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, OLONGAPO -- Sejumlah pecandu, yang menjalani pemulihan agar tidak menjadi korban penindakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte diajari cara membuat peti mati. Sebanyak 700 ribu pencandu narkotika mendaftar pada kegiatan...

90 Hari Menjabat, Rakyat Filipina Puas dengan Kinerja Duterte

Jumat, 07 Okt 2016 11:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte diperingkat sangat bagus dalam sebuah jajak pendapat untuk 90 hari pertama masa baktinya sebagai pemimpin negara ini, terutama berkat perang totalnya melawan...

Duterte: Rusia dan Cina Bisa Gantikan Amerika Pasok Senjata

Rabu, 05 Okt 2016 15:50 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan Amerika tak mau menjual misil dan senjata lainnya kepada Filipina sekarang. Namun baginya ini bukan masalah besar. "Rusia dan Cina mendukung...

Duterte Minta Obama 'Pergi ke Neraka'

Rabu, 05 Okt 2016 08:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama 'pergi ke neraka'. Pernyataan ini memperlihatkan ketegangan antara dua negara yang semakin mendalam. Dalam sebuah...

Bos Polisi Filipina tak Menyesal Tewaskan Ribuan Penjahat Narkoba

Selasa, 04 Okt 2016 17:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LA UNION -- Kepala kepolisian Filipina Ronald Dela Rosa mengaku tak menyesal telah menembak mati ribuan penjahat narkotika di negaranya. Bahkan ketika berbicara di markas kepolisian daerah Luzon...

Duterte Sangkal Bandingkan Dirinya dengan Hitler

Sabtu, 01 Okt 2016 20:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte tidak seharusnya dibandingkan dengan Adolf Hitler. Juru bicaranya Ernesto Abella menyampaikan hal tersebut, Sabtu (1/10)."Pernyataan presiden mengenai pembantaian itu adalah penyimpangan miring...

Duterte akan Bunuh Banyak Pecandu Seperti Hitler Bunuh Yahudi

Jumat, 30 Sep 2016 14:04 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, DAVAO -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte membandingkan perang antinarkoba yang digagasnya dengan holocaust. Dia mengatakan akan membunuh sebanyak mungkin pecandu seperti Hitler membunuh Yahudi."Hitler membantai tiga juta Yahudi....

Duterte: Perlu Enam Bulan Habisi Narkoba di Filipina

Senin, 19 Sep 2016 17:09 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Filipina masih memerlukan enam bulan tambahan untuk menghabisi peredaran obat terlarang, kata Presiden Rodrigo Duterte pada Ahad (18/9). Dia mengaku baru menyadari betapa buruk persoalan narkotika...

PBB Diminta Turun Tangan Selidiki Duterte

Jumat, 16 Sep 2016 16:48 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali terseret dalam kasus pembunuhan di luar proses peradilan (extrajudicial). Ia dituduh berada di balik aksi pembunuhan di Kota Davao, sebelum ia...

Saksi Akui Duterte Perintahkan Pembunuhan Kriminal

Kamis, 15 Sep 2016 11:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Seorang mantan militan Filipina bersaksi di hadapan Senat Filipina. Dia mengatakan saat Presiden Rodrigo Duterte masih menjabat wali kota, Duterte memerintahkan dia dan anggota skuat likuidasi...

Duterte Minta AS dan Negara Kawasan tak Ajari HAM

Kamis, 08 Sep 2016 21:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, VIENTIANE -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Kamis (8/9), membela catatan perlakuan negaranya terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) saat konferensi tingkat tinggi (KTT) kawasan di Laos. Ia mendesak pimpinan...

AS: Filipina Harus Tunjukkan Rasa Hormat

Rabu, 07 Sep 2016 08:52 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menekankan Filipina harus memiliki rasa hormat dalam menjalani hubungan diplomatik dengan negara itu. Hal ini juga disampaikan oleh kandidat presiden...

Warga Filipina Takut Kritik Perang Narkoba Duterte

Senin, 05 Sep 2016 14:12 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Mayat sopir taksi Eric Sison (22 tahun) dibiarkan terbaring dalam peti di kawasan kumuh Manila bersama seekor ayam, yang ditempatkan untuk secara simbolik mematuk...

Duterte Hargai Kepala Polisi Terlibat Narkoba Rp 570 Juta

Senin, 29 Agu 2016 11:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte tak berhenti menunjukkan kesangatseriusannya memberantas para kriminal. Dalam perang melawan narkotika kali ini, ia menawarkan hadiah dua juta peso atau sekitar Rp...

Perang Narkoba di Filipina Tewaskan 1.900 Orang

Selasa, 23 Agu 2016 18:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Kepala kepolisian Filipina Ronald dela Rosa mengatakan lebih dari 1.900 orang atau sekitar 36 orang per hari, tewas dalam upaya "memerangi" narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba)...

Polisi Amankan Peredaran Ratusan Butir Ekstasi

Senin, 22 Agu 2016 22:08 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --Anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang menggagalkan peredaran 300 butir pil ekstasi atau dikenal dengan nama ineks berwarna pink logo LV yang akan diedarkan di sejumlah tempat...