Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

INDEX BERITA

Bomber Boston di 'Cover' Majalah Rolling Stone?

Kamis, 18 Jul 2013 22:06 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Majalah musik Rolling Stone menjadi sorotan setelah berencana untuk merilis majalah edisi terbaru dengan memasang wajah pelaku bom Boston, Dzohkhar Tsarnaev, pada sampul depannya. Seperti dilaporkan Nydailynews, wajah Dzhokhar...

Boston Celtics Rekrut Pelatih Kampus

Kamis, 04 Jul 2013 18:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Brad Stevens resmi menjadi pelatih Boston Celtics yang ke 17 menggantikan Doc Rivers yang telah disunting oleh Los Angeles Clippers. Steven merupakan seorang kepala pelatih di Universitas...

Presiden Sampaikan Simpati Atas Musibah di AS

Jumat, 31 Mei 2013 10:37 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan simpati bagi keluarga-keluarga di Amerika Serikat (AS) yang tertimpa musibah bencana alam Tornado di Oklahoma."Terimalah keprihatinan dan simpati kami...

Agen FBI Bunuh Teman Pelaku Pengeboman Boston

Kamis, 30 Mei 2013 12:27 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pria yang ditembak mati oleh agen FBI selama interogasi terkait dengan pengeboman lari maraton Boston dilaporkan tidak bersenjata. Ibagim Todashev diinterogasi oleh agen FBI selama berjam-jam...

'Tersangka Bom Boston Justru Lebih Amerika'

Rabu, 22 Mei 2013 08:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Grozny -- Aktor Prancis, Gerard Depardieu, selasa (21/5), mengatakan dua kakak-beradik etnis Chechen yang dituduh sebagai pelaku bom Boston Marathon, tumbuh sebagai anak Amerika. Dengan begitu, penduduk Chechnya,...

Dzokhar Tinggalkan Pesan di Perahu Soal Penyerangan Muslim

Jumat, 17 Mei 2013 06:09 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Tersangka pelaku pengeboman Maraton Boston Dzokhar Tsarnaev meninggalkan pesan di perahu, tempat dia bersembunyi ketika dikejar aparat kepolisian beberapa waktu lalu.   Dalam catatan singkatnya, Dzokhar juga menulis...

Dituduh Teroris, Seorang Sopir Taksi Muslim Dipukuli

Senin, 06 Mei 2013 14:13 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Seorang veteran perang Irak yang kini menjadi sopir taksi mendapar serangan dari penumpangnya. Oleh penumpangnya, veteran yang diketahui bernama Mohammed Salim ini dituduh pelaku teroris. Insiden ini...

Sulit Temukan Pemakaman untuk Jasad Pengebom Boston

Sabtu, 04 Mei 2013 11:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON--Pemilik rumah duka di Massaschusetts saat ini sedang berjuang untuk mencari makam yang mau menerima jasad tersangka pengeboman Boston Marathon, Tamerlan Tsarnaev (26). Ia meninggal dalam tembak-menembak saat...

Tiga Kerabat Pengebom Boston Disidang

Kamis, 02 Mei 2013 16:26 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Kejaksaan Federal Amerika Serikat (AS) menyeret tiga tersangka baru dalam penyelidikan Bom Boston. Tiga tersangka ini dituduh telah melakukan konspirasi untuk mengaburkan penyelidikan terhadap tersangka utama...

Ledakan Bom di Dagestan, Dua Remaja Tewas

Kamis, 02 Mei 2013 01:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Dua remaja tewas akibat ledakan dari sebuah benda yang diletakkan di pinggir jalan kota Dagestan, Rusia, pada Rabu (1/5), kata sumber kepolisian.Ledakan itu terjadi tengah hari...

Bom Boston Berimbas Negatif Buat Mualaf AS

Rabu, 01 Mei 2013 23:08 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Tragedi bom Boston di Amerika Serikat (AS) menyisakan tekanan terhadap mualaf baru. Mereka merasa diawasi dan diintimidasi keberadaannya di negeri Paman Sam. Profesor Pendidikan, Louis National University,...

Keluarga Meminta Jenazah Pengebom Boston Dikembalikan

Rabu, 01 Mei 2013 09:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PROVIDENCE -- Katherine Russel meminta jenazah suaminya dikembalikan kepada keluarga. Hal ini disampaikan pengacara istri dari salah satu tersangka, pengebom Boston Maraton ini. Menurut sang pengacara asal Rhode Island,...

DNA Wanita Ditemukan di Serpihan Bom Boston

Selasa, 30 Apr 2013 16:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Investigator menemukan jejak DNA wanita dalam serpihan bom yang meledak di lomba lari maraton Boston awal pekan ini. Akan tetapi, pemilik DNA itu belum jelas. Temuan...

Misha Sanggah Dalangi Bom Boston

Selasa, 30 Apr 2013 10:09 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, RHODE ISLAND -- Agen FBI telah memeriksa seseorang dengan panggilan 'Misha'. Dilaporkan CNN, Misha merupakan tokoh yang disebut-sebut keluarga Tsarnaev mencuci otak putranya, Tamerlan. Penyidik berbicara dengan Misha di...

Sakit, Ayah Tersangka Bom Boston Tunda Terbang ke AS

Minggu, 28 Apr 2013 21:54 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MAKHACHKALA,RUSIA-Ayah dua tersangka pengeboman Boston (Tarmerlan-Dzhokhar Tsarnaev) menunda perjalanan ke Amerika Serikat. Kondisi kesehatannya memburuk.Anzor Tsarnaev kepada Associated Press, Ahad (28/4) menyatakan ia 'benar-benar sakit' dan tekanan darahnya...

Tersangka Bom Boston Pernah Berencana ke Palestina

Minggu, 28 Apr 2013 19:39 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Pemerintah Rusia berencana merekam pembicaraan antara salah satu tersangka bom Boston, Tamerlan Tsarnaev dengan sang ibu pada tahun 2011. Berdasarkan informasi yang diberikan kepada pemerintah Amerika Serikat (AS),...

Tersangka Bom Boston Dijebloskan ke Penjara

Sabtu, 27 Apr 2013 05:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Tersangka pembom Marathon Boston Dzhokhar Tsarnaef telah dipindahkan dari rumah sakit dimana ia mendapat pengobatan untuk luka yang diderita dalam penangkapannya pekan lalu. Juru bicara polisi pengadilan federal...

Wali Kota: Pengebom Boston Berencana Ledakkan Times Square

Jumat, 26 Apr 2013 07:07 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Kakak-beradik etnik Chechnya yang dituduh melakukan pengeboman pada lomba maraton Boston juga berencana menyerang Times Square.  Menurut Bloomberg, informasi mengenai rencana serangan itu diberikan oleh tersangka yang...

Ternyata, Pelaku Bom Boston Ditangkap Dalam Keadaan Tak Bersenjata

Kamis, 25 Apr 2013 07:27 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Dua pejabat Amerika Serikat (AS) menyebut, tersangka bom Boston yang selamat, Dzhokhar Tsarnaev ditangkap dalam keadaan tak bersenjata. Ia ditangkap polisi ketika bersembunyi di dalam sebuah...

Tamerlan Tsarnaev Sempat Dua Kali Masuk Daftar Pengawasan

Kamis, 25 Apr 2013 07:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pejabat Amerika Serikat (AS) menyatakan, kalau salah satu tersangka dalam teror di Boston, Tamerlan Tsarnaev telah masuk ke dalam dua daftar pengawasan lembaga negara di 2011....

Enam Ribu Tanda Tangan Bela Tersangka Pengebom Boston

Rabu, 24 Apr 2013 16:11 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Organisasi penegakan hak asasi internasional menginisiasi petisi untuk meminta kepada Presiden Amerika Serikat Barrack Obama menjamin hak sipil dan peradilan yang adil untuk Dzhokar Tsarnaev.  Hingga Rabu...

Dzokhar Ungkap Motif Bom Boston

Rabu, 24 Apr 2013 16:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Investigasi ledakan berurutan di Kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS) mengalami kemajuan. Pelaku hidup ledakan, Dzokhar Tsarnaev membeberkan aksi pengeboman, Ahad (14/4) pekan lalu adalah aksi...

Spanyol Tangkap 2 Terduga Kelompok Milisi

Rabu, 24 Apr 2013 09:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Spanyol menahan dua orang yang dituduh memiliki hubungan dengan jaringan Alqaidah Afrika Utara, kata pemerintah, Selasa (23/4), setelah penyelidikan selama lebih dari setahun.Seorang Aljazair yang diperkirakan...

Saudi: Pengeboman Boston Tindakan Pengecut

Selasa, 23 Apr 2013 17:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Kebudayaan dan Informasi Arab Saudi, Abdul Aziz Khoja, dalam pernyataannya Senin (22/4) mengutuk aksi pengeboman yang terjadi di Boston, Amerika Serikat (AS). Khoja mengharapkan, masyarakat Internasional perlu...

Jaksa Bacakan Pidana Dzhokar di Rumah Sakit

Selasa, 23 Apr 2013 06:08 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Jaksa membacakan tuduhan pidana untuk Dzhokar Tsarnaev atas dugaan meledakkan bom lomba maraton Boston yang membunuh tiga orang. Pembacaan tersebut dilakukan mendadak pada Senin (22/4) di...

Ayah Pengebom Boston Bantah Putranya Masuk Kelompok Islam Radikal

Senin, 22 Apr 2013 18:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Anzor Tsarnaev, ayah tersangka pembom Boston membantah kedua anaknya, Tamerlan Tsarnaev dan Dzhokhar Tsarnaev tidak mengikuti kelompok Islam radikal. "Tamerlan baru religius setelah menikah. Ia menunaikan shalat...

Pengebom Boston Pernah Jadi Petinju dan Pengasuh Bayi

Senin, 22 Apr 2013 18:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Waktu tinggal di Amerika Serikat, tersangka pengebom Boston, Tamerlan Tsarnaev sempat beberapa kali berganti pekerjaan. Ia pernah menjadi kurir surat, pelatih tinju, dan yang terakhir pengasuh...

Ayah Pengebom Boston Sebut Putranya Dijebak FBI

Senin, 22 Apr 2013 18:08 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Anzor Tsarnaev, ayah tersangka pembom Boston menegaskan kedua anaknya, Tamerlan Tsarnaev dan Dzhokhar Tsarnaev, tidak bersalah. Ia bahkan berpendapat kedua putranya dijebak FBI, yang mengintai mereka...

Tersangka Pengeboman Boston Belum Bisa Diinterogasi

Senin, 22 Apr 2013 07:35 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON--Tersangka pengeboman Boston yang ditangkap hidup-hidup, masih belum diinterogasi. Saat ini ia menjalani masa pemulihan di rumah sakit akibat luka-luka tembakan, ujar polisi, Ahad (21/4).Dzhokhar Tsarnaev, 19, masih...

Solidaritas Suriah dan Boston

Senin, 22 Apr 2013 06:08 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Sebuah pesan luar biasa sekaligus kompleks. Mungkin ada yang menganggapnya foto berpesan ganda, namun untuk menyebut itu bisa jadi menuduh kejujuran dan kualitas ketulusan gambar tersebut.Sesuatu yang luar...

Sepupu Pengebom Boston: Tamerlan Tak Pernah Tersenyum

Minggu, 21 Apr 2013 14:16 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Tamerlan Tsarnaev ditembak mati polisi usai kejar-kejaran di Jl Watertown, Massachusetts, Amerika Serikat. Terduga pelaku bom maraton Boston tersebut pun harus menghembuskan napas terakhirnya, Jumat (19/4)...

Ibu Selalu Dukung Dzhokar

Minggu, 21 Apr 2013 12:35 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Kepolisian mulai mencari motif pelaku bom maraton Boston. Kedua pelaku kakak beradik, Tamerlan Tsarnaev (26 tahun) dan Dzhokar Tsarnaev (19) adalah dua pelaku utama dari ledakan...

Usai Mengebom Boston, Dzhokar Pun Ikut Berpesta

Minggu, 21 Apr 2013 11:34 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Seperti mahasiswa tingkat 2   Universitas Massachusetts lain, Dzhokar Tsarnaev suka berpesta. Pemuda berusia 19 tahun itu pun terlihat menghadiri pesta kelas dan pesta asrama usai...

Masih Dirawat, Dzokhar Belum Mampu Bicara

Minggu, 21 Apr 2013 10:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Pelaku bom boston yang berhasil ditangkap Jumat (19/4) waktu setempat, Dzhokar Tsarnaev belum dapat berkomunikasi dengan baik.  Kepada Bostonglobe, Gubernur Massachusetts Deval Patrick menjelaskan kondisi Dzhokar tersebut. "Saya...

Filipina Apresiasi Penangkapan Tersangka Bom Boston

Minggu, 21 Apr 2013 09:25 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Pemerintah Filipina menyambut baik berita bahwa para tersangka dalam pemboman Maraton Boston awal pekan ini telah ditangkap. Demikian kata seorang pejabat senior pemerintah Sabtu. Wakil juru bicara...

FBI Periksa Tiga Saksi Terkait Bom Boston

Sabtu, 20 Apr 2013 14:11 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Polisi memeriksa tiga orang di New Bedford, Massachusetts, terkait bom Boston. Namun, ketiganya kemudian dibebaskan, Jumat (19/4) waktu setempat.Pengumuman itu muncul pada saat polisi menangkap...

Keluarga Tuntut Pembuktian Tersangka Bom Boston Bersalah

Sabtu, 20 Apr 2013 10:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Bibi kedua tersangka dalam pemboman Marathon Boston menuntut untuk melihat bukti bahwa kedua keponakannya terlibat. Maret Tsarnaeva, yang tinggal di Toronto, Kanada, berkomentar demikian dalam sebuah wawancara Jumat...

Ulama Muslim AS Kutuk Pengeboman Boston

Sabtu, 20 Apr 2013 09:56 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Para ulama Muslim di Boston  mengutuk keras serangan teror mematikan dalam pemboman maraton Boston. Mereka mengatakan takut akan pembalasan terhadap komunitas Muslim."Saya tidak peduli siapa atau...

FBI Awasi Terduga Pelaku Bom Boston Sejak 2011

Sabtu, 20 Apr 2013 09:37 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Orang tua terduga pelaku bom Boston mengaku anaknya telah diawasi Biro Investigasi Federal (FBI) sejak 2011. Mereka mengatakan FBI tahu setiap kegiatan anaknya. "Saya mendengar sendiri...

Obama-Putin Berbincang Setelah Bom Boston, Mengapa?

Sabtu, 20 Apr 2013 08:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON---Presiden AS Barack Obama, Jumat malam (19/4), berbicara melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, setelah pemboman Boston Marathon, demikian keterangan mengenai percakapan itu yang disiarkan oleh Gedung...