Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

INDEX BERITA

Pemerintah Diminta Larang Praktik Tarif Promo Berlebihan

Monday, 20 May 2019 18:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah, yaitu Kementerian Perhubungan, diminta melarang aplikator transportasi ojek daring (ojol) menerapkan tarif promo yang berlebihan. Terutama promo yang mengarah pada praktik jual rugi (predatory pricing)...

60 Persen Masyarakat Rela Kenaikan Tarif Ojol

Friday, 17 May 2019 10:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah melakukan survei kepada masyarakat untuk mengetahui respons dari penerapan aturan ojek daring. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan masyarakat memberikan respons...

Gojek Nilai Diskon tidak Bagus untuk Jangka Panjang

Tuesday, 07 May 2019 07:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gojek menegaskan saat ini tetap melanjutkan penggunaan aturan biaya jasa sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019 yang berarti terdapat kenaikkan tarif yang dibebankan kepada...

Grab Tegaskan Patuhi Aturan Tarif Ojek Daring

Sunday, 05 May 2019 19:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menegaskan mematuhi aturan biaya jasa atau tarif ojek daring. Ridzki mengatakan hal tersebut sudah dilakukan sejak Peraturan Menteri Perhubungan Nomor...

Pengemudi Minta Gojek Taati Aturan Tarif Ojek Daring

Sunday, 05 May 2019 18:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia berencana akan melakukan aksi mogok besok (6/5). Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes kepada...

Kenaikan Tarif Ojek Berpotensi Pangkas Pertumbuhan Ekonomi

Wednesday, 13 Feb 2019 00:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat ekonomi memperkirakan kenaikan tarif ojek daring berpotensi mengurangi Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 0,3 persen. Operasional ojek daring yang luas bisa mempengaruhi perekonomian nasional.

Kenaikan Tarif Tingkatkan Pengunaan Kendaraan Pribadi

Monday, 11 Feb 2019 12:07 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil riset Research Institute of Economic Development (RISED) mengemukakan bahwa kenaikan tarif ojek daring berpotensi mengurangi pengguna. Sehingga justru akan meningkatkan penggunaan kendaraan pribadi kembali.