Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

INDEX BERITA

Ayah Pengebom Boston Bantah Putranya Masuk Kelompok Islam Radikal

Senin, 22 Apr 2013 18:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Anzor Tsarnaev, ayah tersangka pembom Boston membantah kedua anaknya, Tamerlan Tsarnaev dan Dzhokhar Tsarnaev tidak mengikuti kelompok Islam radikal. "Tamerlan baru religius setelah menikah. Ia menunaikan shalat...

Pengebom Boston Pernah Jadi Petinju dan Pengasuh Bayi

Senin, 22 Apr 2013 18:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Waktu tinggal di Amerika Serikat, tersangka pengebom Boston, Tamerlan Tsarnaev sempat beberapa kali berganti pekerjaan. Ia pernah menjadi kurir surat, pelatih tinju, dan yang terakhir pengasuh...

Ayah Pengebom Boston Sebut Putranya Dijebak FBI

Senin, 22 Apr 2013 18:08 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Anzor Tsarnaev, ayah tersangka pembom Boston menegaskan kedua anaknya, Tamerlan Tsarnaev dan Dzhokhar Tsarnaev, tidak bersalah. Ia bahkan berpendapat kedua putranya dijebak FBI, yang mengintai mereka...

FBI Periksa Tiga Saksi Terkait Bom Boston

Sabtu, 20 Apr 2013 14:11 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Polisi memeriksa tiga orang di New Bedford, Massachusetts, terkait bom Boston. Namun, ketiganya kemudian dibebaskan, Jumat (19/4) waktu setempat.Pengumuman itu muncul pada saat polisi menangkap...

Obama Terima Informasi Terbaru Perkembangan Bom Boston

Sabtu, 20 Apr 2013 00:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mendapat laporan perkembangan terkini mengenai penyelidikan bom Boston dari sejumlah penasehat dan menteri di ruang kegentingan Gedung Putih.Laporan sejak pukul 09.45...

Buru Pengebom, Polisi Tutup Boston

Jumat, 19 Apr 2013 23:50 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Puluhan polisi Amerika Serikat bersenjata lengkap, terlibat dalam 'perburuan' besar-besaran di seluruh penjuru Kota Massachusetts. Operasi itu dilakukan untuk menangkap buron tersisa, yang diduga berada di...

Ini Saksi Hidup Ledakan di Boston dan Texas

Jumat, 19 Apr 2013 22:36 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Satu pekan ini, adalah periode terberat Joe Berti. Sebab, dalam rentan tiga hari, ia menjadi saksi dua ledakan di Amerika.Berti adalah salah satu peserta marathon...

Warga Amerika Lebih Cemas Serangan Ngawur Ketimbang Teroris

Kamis, 18 Apr 2013 15:50 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Bagi warga Amerika Serikat, ancaman terbesar bagi keamanan umum berasal dari tindakan membabi-buta warga AS ketimbang teroris asing.Kesimpulan itu didapat dari jajak pendapat yang dilakukan...

Pemerintah AS Diminta Melindungi Umat Islam

Rabu, 17 Apr 2013 14:47 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Peneliti dari Institute Kebijakan Sosial dan Pemahamam (ISPU), Sahar Aziz, mengatakan umat Islam di Amerika Serikat sepantasnya khawatir soal kasus bom Boston.Sebab, stereotipe yang terbentuk...

Muslim AS Khawatir Jadi Kambing Hitam Pascabom Boston

Rabu, 17 Apr 2013 14:39 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Umat Muslim di Amerika Serikat khawatir pelaku pemboman Boston berasal dari kelompok Islamis. Sebab, jika dugaan itu benar, maka apa yang mereka alami pascatragedi 9/11...

Obama Sebut Bom Boston 'Aksi Teror'

Selasa, 16 Apr 2013 23:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, -- WASHINGHTON -- Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyebut dua aksi bom di Boston 'aksi teror'. Namun, ia mengaku belum mengetahui apakah ledakan tersebut merupakan pekerjaan satu kelompok luar...

Obama Janji Seret Pelaku Peledakan Boston ke Pengadilan

Selasa, 16 Apr 2013 08:31 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pemerintah Amerika Serikat belum mendapatkan 'semua jawaban' mengenai ledakan yang mengguncang Boston, Massachusetts, Senin (15/4) sore waktu setempat.Namun, Presiden Barack Obama berjanji akan menyeret siapa pun...

Pascaledakan Boston, Tak Ada Ancaman di Washington

Selasa, 16 Apr 2013 08:18 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Wali Kota Washington, Vincent Gray mengaku tidak mendapat informasi khusus terkait ancama terhadap ibu kota Amerika Serikat itu, pascaledakan bom yang menewaskan dua orang dan melukai...