Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

INDEX BERITA

Assange: Wikileaks tak Ada Niat Pengaruhi Hasil Pilpres AS

Wednesday, 09 Nov 2016 20:16 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LISBON -- Pendiri laman Wikileaks Julian Assange mengatakan informasi yang diterbitkan terkait Hillary Clinton tidak didasari keinginan untuk mempengaruhi hasil pemilihan presiden di Amerika Serikat, Selasa (8/11). "Dalam beberapa...

Assange Sesumbar Bocoran Selanjutnya Bakal Buat Hillary Ditahan

Thursday, 03 Nov 2016 06:47 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pendiri Wikileaks, Julian Assange sesumbar WikiLeaks memiliki informasi yang bila dirilis, ia menjamin Hillary Clinton akan ditahan. Dalam sesi wawancara di sebuah stasiun televisim Assange mengatakan...

Dituduh Intervensi Pemilu AS, Ekuador Putus Akses Internet Assange

Wednesday, 19 Oct 2016 14:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, QUITO -- Ekuador telah memutus akses internet di kedutaannya di London untuk Julian Assange, pendiri situs Wikileaks, Selasa (18/10). Ia dituduh menggunakan situs whistleblowing tersebut untuk mengintervensi pemilu...

Rusia Diyakini Manfaatkan Wikileaks untuk Campuri Pemilu AS

Wednesday, 12 Oct 2016 18:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Bocoran dari surat elektronik atau email milik Hillary Clinton dan Ketua Tim Kampanye Partai Demokrat, John Podesta di Wikileaks diyakini sebagai upaya dari Rusia untuk...

Wikileaks Sebut Clinton Tuduh Saudi dan Qatar Bantu ISIS

Wednesday, 12 Oct 2016 16:23 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Email milik Hillary Clinton dan ketua tim kampanye Partai Demokrat, John Podesta, yang dibocorkan Wikileaks menghadirkan babak baru perlawanan terhadap ISIS. Salah satu email menunjukkan...

Wikileaks Bocorkan Informasi Pribadi Warga Sipil Arab Saudi

Wednesday, 24 Aug 2016 19:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Wikileaks dikritik karena mempublikasikan informasi personal terkait korban pemerkosaan dan pasien sakit mental, Rabu (24/8). Ribuan informasi rakyat biasa itu milik pemerintah Arab Saudi. Di antara ribuan...

Turkey blocks access to Wikileaks

Wednesday, 20 Jul 2016 21:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Turkey has blocked access to the WikiLeaks website, the telecoms watchdog said on Wednesday, hours after it leaked thousands of ruling party emails just as Ankara...

Turki Blokir Wikileaks

Wednesday, 20 Jul 2016 16:56 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Turki memblokir akses ke situs Wikileaks, Rabu (20/7). Situs yang membocorkan informasi-informasi sensitif itu baru saja merilis 300 ribu surat elektronik dari partai berkuasa Turki, AKP...

Kucing Julian Assange Miliki Akun Twitter

Wednesday, 11 May 2016 07:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Seekor kucing tanpa nama menjadi penghuni baru Kedutaan Ekuador di London, Inggris. Kucing tersebut mulai eksis dengan membuka akun Twitter @EmbassyCat.Anak kucing berwarna hitam cokelat putih...

Wikileaks' Assange says to leave Ecuador embassy

Thursday, 04 Feb 2016 20:46 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- WikiLeaks founder Julian Assange will leave the Ecuadorian embassy in London, where he took refuge in June 2012 to avoid extradition to Sweden, and accept arrest...

Jika Banding Ditolak, Pendiri WikiLeaks Rela Ditangkap Polisi

Thursday, 04 Feb 2016 16:17 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pendiri WikiLeaks, Julian Assange akan meninggalkan Kedutaan Ekuador di London dan rela ditangkap polisi jika panel PBB besok, Jumat (5/2) memutuskan tidak ada kesempatan banding bagi...

Karakter Assange Muncul di Edisi Baru Komik Asterix

Thursday, 15 Oct 2015 20:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, VANVES - Asterix dan Obelix kembali dalam edisi komik baru, yang kali ini menampilkan mereka melawan bangsa Romawi dalam perang propaganda bersama dengan satu karakter yang terinspirasi oleh...

Mata-matai Jepang, Obama Menyesal

Wednesday, 26 Aug 2015 15:31 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Presiden Barack Obama mengekspresikan penyesalannya atas pernyataan WikiLeaks baru-baru ini. WikiLeaks mengungkapkan Amerika Serikat telah memata-matai para pejabat senior Jepang. Obama mengatakan kepada Perdana Menteri Shinzo Abe melalui...

Diduga Dimata-matai, Jepang Minta AS Selidiki Kebenarannya

Wednesday, 05 Aug 2015 15:44 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meminta Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyelidiki  kemungkinan adanya tindakan mata-mata kepada pejabat tinggi pemerintah dan perusahaan Jepang. Hal ini...

AS Disebut Mata-Matai, Ini Tanggapan Pemerintah Jepang

Tuesday, 04 Aug 2015 06:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO-- Tokyo menyebut klaim bahwa Washington memata-matai politisi dan perusahaan-perusahaan besar Jepang sebagai sangat disesalkan, dalam tanggapan resmi pertamanya terkait pengungkapan kelompok WikiLeaks. "Saya akan menunda komentar. Tapi jika...

Wikileaks: AS Matai-Matai Pemerintah dan Perusahaan Jepang

Friday, 31 Jul 2015 19:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Amerika Serikat memata-matai politisi senior, gubernur bank sentral dan perusahaan-perusahaan terkemuka Jepang termasuk konglomerat Mitsubishi, menurut dokumen yang diterbitkan, Jumat, oleh WikiLeaks, yang menerbitkan daftar setidaknya...

Wikilieaks: AS Sadap Pejabat dan Konglomerat Jepang

Friday, 31 Jul 2015 17:11 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, jakarta--Amerika Serikat telah memata-matai para politisi senior dan perusahaan-perusahaan Jepang Amerika Serikat, termasuk konglomerat raksasa Mitsubishi.Fakta ini dibuka dari dokumen-dokumen yang dirilis Jumat oleh WikiLeaks yang menyiarkan daftar...

Ini Empat Rekomendasi Raja Arab Saudi terkait Ahmadiyah di Indonesia

Sunday, 12 Jul 2015 20:45 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,Wikileaks Bocorkan Peran Arab Saudi Hentikan Penyebaran Ahmadiyah di Indonesia (2)ARAB SAUDI -- Situs Wikileaks telah menerbitkan lebih dari 60.000 dokumen rahasia dari Arab Saudi yang disebut ‘Pesan Saudi/...

Wikileaks: Arab Saudi Berperan Setop Penyebaran Ahmadiyah di Indonesia

Sunday, 12 Jul 2015 20:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, ARAB SAUDI -- Situs Wikileaks telah menerbitkan lebih dari 60.000 dokumen rahasia dari Arab Saudi yang disebut ‘Pesan Saudi/ Saudi Cables’. Salah satu pesan yang bocor tersebut mengungkapkan...

NSA Disebut Intai 125 Telepon Pejabat Tinggi Jerman

Thursday, 09 Jul 2015 15:24 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- WikiLeaks mengatakan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) menargetkan pengintaian jangka panjang pada 125 nomor telepon pejabat tinggi Jerman. Nomor telepon yang menjadi target termasuk pejabat senior...

WikiLeaks: NSA Sadap Merkel Bertahun-tahun

Thursday, 09 Jul 2015 15:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Sebuah laporan terbaru WikiLeaks akan membuat hubungan Amerika Serikat dan Jerman di ujung tanduk. Pada Rabu (8/7), WikiLeaks melaporkan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) telah menyadap...

AS Mata-matai Pejabat Brasil

Monday, 06 Jul 2015 01:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Agen mata-mata Amerika Serikat memata-matai Presiden Brasil, Dilma Roussef beserta pejabat tinggi politik dan finansial. Hal tersebut terungkap dari rilis yang dilakukan WikiLeaks.Pengungkapan rahasia ini diterbitkan...

Meski tak Terima, Penyadapan AS Dianggap Bukan Hal Besar

Wednesday, 24 Jun 2015 16:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Juru bicara pemerintah Prancis Stephane Le Foll mengatakan tindakan memata-matai di antara sekutu tidak dapat diterima setelah WikiLeaks menunjukkan aporan Amerika Serikat menyadap pembicaraan Presiden Francois...

Diduga Memata-matai, Dubes AS Dipanggil Kemlu Prancis

Wednesday, 24 Jun 2015 16:17 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, memanggil Duta Besar AS di Prancis, Jane Hartley, Rabu (24/6). Ia meminta penjelasan terkait laporan pengintaian AS atas Prancis yang...

Prancis tidak Terima Tindakan Mata-Mata AS

Wednesday, 24 Jun 2015 16:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Francois Hollande mengaku tidak dapat menerima tindakan mata-mata yang dilakukan Amerika Serikat kepada negaranya. "Prancis tidak akan mentolerir tindakan yang mengancam keamanan dan perlindungan...

AS Bantah Informasi Wikileaks

Wednesday, 24 Jun 2015 14:54 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pemerintah Amerika Serikat menolak memastikan atau menyangkal laporan bahwa Badan Keamanan Nasional AS memata-matai tiga presiden Prancis dengan penyadapan. "Kami tidak akan menanggapi tuduhan intelijen tertentu," kata...

Wikileaks Ungkap AS Matai-matai Tiga Presiden Prancis

Wednesday, 24 Jun 2015 14:39 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) memata-matai tiga Presiden Perancis, Jacques Chirac, Nicolas Sarkozy dan Francois Hollande. Hal tersebut diungkapkan WikiLeaks dalam sebuah pernyataan pers, Selasa...

Wikileaks: AS Mata-Matai Tiga Presiden Prancis

Wednesday, 24 Jun 2015 07:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM -- Bocoran dokumen terbaru yang dirilis oleh situs Wikileaks menyebutkan, Amerika Serikat telah memata-matai tiga presiden Prancis. Dokumen menunjukkan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) menyadap Jacques Chirac, Nicolas...

AS Juga Sadap Francois Hollande.

Wednesday, 24 Jun 2015 06:36 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,STOCKHOLM -- Bocoran dokumen terbaru yang dirilis oleh situs Wikileaks menyebutkan, Amerika Serikat telah memata-matai tiga presiden Prancis. Dokumen menunjukkan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) menyadap Jacques Chirac, Nicolas...

AS Sadap Dua Presiden Prancis

Wednesday, 24 Jun 2015 05:33 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Amerika Serikat menyadap dua mantan Presiden Prancis Jacques Chirac dan Nicolas Sarkozy, juga presiden sekarang Francois Hollande, tulis media Prancis mengutip WikiLeaks.Pemata-mataan ini berlangsung dari 2006 sampai 2012, tulis...

Swedish appeals court upholds Assange detention

Thursday, 20 Nov 2014 20:39 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM -- A Swedish appeals court has upheld the detention order on Julian Assange, dismissing a challenge by the WikiLeaks founder who is wanted by Swedish prosecutors in...

Assange akan Tinggalkan Kedubes Ekuador

Tuesday, 19 Aug 2014 17:30 WIB

LONDON-- Pendiri Wikileaks Julian Assange (43 tahun) menyatakan akan segera meninggalkan Kedubes Ekuador di London, Inggris. Ia telah berada di sana selama dua tahun. Ia tak menyebutkan secara pasti...

Australia Sudah Membantah

Tuesday, 05 Aug 2014 16:00 WIB

JAKARTA — Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menilai, pernyataan yang disampaikan Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Indonesia sudah cukup mewakili Pemerintah Australia. Hal ini terkait pemberitaan Wikileaks yang...

BI Soal Wikileaks, Tak Terkait dengan Mega dan SBY

Monday, 04 Aug 2014 18:10 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menegaskan informasi yang dikeluarkan Wikileaks terkait dengan sinyalemen adanya perintah mencegah penyidikan atas dugaan korupsi sejumlah pejabat di Asia, tidak melibatkan Presiden Susilo Bambang...

Presiden Minta KPK Kerja Sama dengan Australia Soal Tuduhan Wikileaks

Monday, 04 Aug 2014 16:43 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginginkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat bekerja sama dengan pihak otoritas atau pemerintahan Australia terkait tudingan korupsi yang dilansir Wikileaks."Melalui Menteri Sekretariat Negara agar...

Presiden Minta KPK Bekerja Sama dengan Australia

Monday, 04 Aug 2014 14:34 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginginkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat bekerja sama dengan pihak otoritas atau pemerintahan Australia, terkait tudingan korupsi yang dilansir Wikileaks. "Melalui Menteri...

PM Australia Harus Minta Maaf

Monday, 04 Aug 2014 13:00 WIB

JAKARTA -- Perdana Menteri Australia Tony Abbott didesak untuk meminta maaf secara resmi kepada Pemerintah Republik Indonesia. Sebelumnya, Kedutaan Besar Australia di Indonesia telah mengeluarkan bantahan resmi juga permintaan...

Menkum HAM: Pernyataan Maaf Kedubes Mewakili Australia

Monday, 04 Aug 2014 12:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menilai pernyataan yang disampaikan Kedubes Australia sudah cukup mewakili pemerintah Australia, yang mengatan presiden SBY dan mantan presiden Megawati tidak...

Australia Harus Meminta Maaf Secara Resmi kepada Indonesia

Monday, 04 Aug 2014 00:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar hukum internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, menyatakan Pemerintah Australia harus secara resmi meminta maaf kepada Pemerintah RI terkait tuduhan korupsi kepada Presiden Susilo Bambang...

Soal Klarifikasi Kedubes Australia, Ini Kata PDIP

Sunday, 03 Aug 2014 20:16 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekjen PDIP Hasto Kristianto menanggapi klarifikasi yang dibuat Kedutaan Besar Australia di Indonesia terkait dugaan keterlibatan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam korupsi pencetakan uang...