Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

INDEX BERITA

Ledakan di Tanah Abang Disinyalir Modus Baru Kelompok Radikal

Thursday, 09 Apr 2015 10:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Peristiwa ledakan di Tanah Abang, Jakarta Pusat disinyalir  menjadi modus baru kelompok radikal. “Kasus Tanah Abang adalah modus baru kedua yang dipertontonkan kelompok radikal di tahun 2015,”...

Ini Faktor Kelompok Radikal Bisa Berkembang di Poso

Wednesday, 25 Mar 2015 16:48 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Maraknya perkembangan kelompok-kelompok kecil radikal di Poso, Sulawesi Tengah, tidak terlepas dari kondisi sosial, kultural, dan geografis yang terdapat di Poso. Belum lagi, Poso memiliki sejarah konflik...

Ibu Berdaya Ekonomi, Cegah Anak Gabung ISIS

Friday, 20 Mar 2015 14:19 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Direktur Women for The World Foundation, Rosa Rai Djalal mengatakan, peran ibu untuk mencegah anak-anaknya masuk Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) itu sangat...

Jaga Pulau Kosong dari Kelompok Radikal

Sunday, 15 Mar 2015 09:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Organisasi Masyarakat Persaudaraan Lintas Agama berharap aparat TNI dan Polri lebih memperketat penjagaan pulau-pulau kosong di Provinsi Kepulauan Riau untuk mengantisipasi tempat pelatihan militer oleh penganut...

Militer Nigeria Bunuh 109 Tentara Boko Haram

Saturday, 07 Feb 2015 11:28 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NIAMEY -- Militer Niger menyatakan prajuritnya menewaskan 109 anggota Boko Haram. Tapi kehilangan empat prajurit setelah serangan besar oleh kelompok fanatik itu dipatahkan di dekat perbatasan dengan negara...

Tentara Nigeria Cegah Boko Haram Kuasai Maiduguri

Monday, 26 Jan 2015 10:57 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MAIDUGURI -- Boko Haram melancarkan serangan ke Kota Maiduguri dan Monguno, Nigeria. Kelompok radikal tersebut juga terlibat pertempuran sengit dengan militer.Dari Ibu Kota Abuja, Al Jazeera, Ahad (25/1),...

Muslim Nigeria Lindungi Umat Kristiani dari Serangan Kelompok Radikal

Monday, 29 Dec 2014 12:39 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, ABUJA -- Sedikitnya 200 remaja Muslim di Nigeria memberikan pengamanan bagi umat kristiani yang merayakan natal pada kamis (25/12) lalu.Kelompok muslim Nigeria, MMWG, memuji para relawan muda Muslim...

Momok Paling Ditakuti Arab

Monday, 29 Dec 2014 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ikhwanul Kiram MashuriMomok, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (online), berarti hantu untuk menakut-nakuti anak. Makna lainnya, ‘sesuatu yang menakutkan karena berbahaya, ganas, dan sebagainya’. Momok sering juga...

Dianggap Sebarkan Radikalisme, Sekelompok Perempuan Ditangkap

Friday, 05 Dec 2014 19:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekolompok perempuan Muslim dikabarkan telah ditangkap atas tuduhan menyebarkan radikalisme dengan dalih mengajarkan Alquran. World Bulletin melaporkan sekelompok perempuan yang sedang mengajarkan Alquran kepada anak-anak ditangkap...

Kesadaran Berkonstitusi Cegah Radikalisme

Monday, 03 Nov 2014 07:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan kerja sama dengan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menangkal paham radikal di tubuh masyarakat Indonesia. Caranya dengan memberikan pelatihan dan pemahaman kepada...

Ini Cara jitu Cegah Radikalisme

Wednesday, 29 Oct 2014 13:09 WIB

REPUBLIKA.CO. JAKARTA -- Ketua Satgas Program Nasional Penanggulangan Terorisme Prof Dr Nasaruddin Umar akan mencegah radikalisme dengan mengcegah perdaran buku-buku yang diterbitkan oleh kelompok radikal. Penyebaran pemahaman lewat buku...

Polri: Kelompok Radikal Memiliki Jaringan dengan ISIS

Monday, 22 Sep 2014 13:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan Indonesia sudah menjadi tempat persemayaman kelompok-kelompok radikal yang mengarah kepada kelompok teror. Bahkan mereka...

CIA: Anggota ISIS Capai 31 Ribu

Friday, 12 Sep 2014 09:56 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- CIA menyebut kelompok radikal ISIS diperkirakan memiliki anggota hingga 31 ribu orang di Irak dan Suriah. Jumlah ini tiga kali lebih banyak dari yang disebutkan sebelumnya.Menurut...

Menag: Pendidikan Miliki Peran Penting Atasi Kelompok Muslim Radikal

Wednesday, 13 Aug 2014 09:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifudin menilai pendidikan memiliki peran penting untuk mengatasi masuknya paham radikal di masyarakat. Hal tersebut menanggapi munculnya kelompok Muslim radikal Islamic State of...

Australia Bakal Hadapi Perang 100 Tahun Melawan Islam Radikal

Sunday, 10 Aug 2014 14:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,  MELBOURNE -- Australia perlu mempersiapkan diri guna menghadapi perang 100 tahun melawan Islam Radikal. Hal ini diungkap mantan kepala militer Australia, Peter Leahy.Peter, yang kini menjadi analis pertahanan...

MUI: ISIS tak Sesuai dengan Islam

Friday, 08 Aug 2014 12:00 WIB

JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak mengeluarkan fatwa haram terhadap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). "Karena sudah jelas kesesatannya, salah ajarannya, MUI Pusat tak perlu mengeluarkan fatwa...

ISIS Ancaman Bagi NKRI

Wednesday, 06 Aug 2014 12:00 WIB

PAMEKASAN — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merupakan ancaman bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena kelompok ini ingin membentuk negara...

Muslim Azerbaijan Rentan Dipengaruhi Kelompok Radikal

Wednesday, 21 Nov 2012 17:38 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Runtuhnya imperium Uni Soviet membawa perubahan pada kehidupan beragama di Azerbaijan. Perubahan itu cenderung menarik untuk disimak. Sebuah survei yang dipublikasikan Pusat Studi Strategis (CSS) baru-baru...

Kehampaan Ideologi di Mahasiswa Suburkan Radikalisme

Monday, 09 Jul 2012 11:11 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) menjelaskan sejumlah strategi bagi mahasiswa memerangi radikalisme. PBNU menilai kehidupan mahasiswa menyisakan celah yang cukup lebar untuk perkembangan radikalisme.Wakil Sekretaris Jenderal...

India Khawatir Penarikan Pasukan NATO dari Afghanistan

Thursday, 31 May 2012 18:37 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI-- India khawatir jika penarikan pasukan NATO akan dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk membangun basis-basis kekuatannya di Afghanistan, Rabu (30/5). Untuk itu, India menginginkan koordinasi dengan Amerika...

Muslim Kosovo Bukan Target Ekstremis

Wednesday, 30 May 2012 02:09 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOSOVO -- Seperti negara Balkan lainnya, terutama yang berpenduduk mayoritas muslim, Kosovo diduga bakal menjadi sarang ekstremis. Dugaan itu merujuk dari kemudahan warga negara asing, utamanya warga Timur Tengah...