Republika Online RSS Feed https://www.republika.co.id Thu, 28 May 2020 22:52:53 +0700 https://www.republika.co.id/ id hourly 1 https://static.republika.co.id/files/images/logo.png Republika Online RSS Feed https://www.republika.co.id Ketaatan Arab Jahiliyah kepada Berhala Sebelum Islam Datang https://republika.co.id/berita/qb1tg5320/ketaatan-arab-jahiliyah-kepada-berhala-sebelum-islam-datang https://republika.co.id/berita/qb1tg5320/ketaatan-arab-jahiliyah-kepada-berhala-sebelum-islam-datang Thu, 28 May 2020 22:52:53 +0700 Nashih Nashrullah https://republika.co.id/berita/qb1tg5320/ketaatan-arab-jahiliyah-kepada-berhala-sebelum-islam-datang REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA— Membawa batu saat bepergian untuk disembah menjadi salah satu potret kehidupan orang-orang Arab pada masa jahiliyah atau sebelum diutusnya Rasulullah. 

Seperti diungkapkan Harun bin Muawiyah bin Ubaidillah salah satu tabiut tabiin kalangan tua yang menceritakan bahwa pada masa jahiliyah apabila seorang lelaki hendak bepergian dia akan membawa empat buah batu.

Tiga batu digunakan untuk menopang atau menegakkan periuk, sedangkan batu yang keempat untuk disembah, atau digunakan untuk melatih anjing atau membunuh anaknya sendiri.   

Keterangan ini dapat dilihat lebih jelas dalam Sunan Darimi, Mukadimah Bab 1 nomor 3 tentang potret kehidupan manusia sebelum nabi diutus. 

Selain membawa batu untuk disembah, orang-orang pada masa jahiliyah juga kerap membawa wadah berisi keju dan susu untuk dipersembahkan kepada berhala Iqaf dan Nailah.  

"Telah mengabarkan kepada kami Harun bin Mu`awiyah dari Ibrahim bin sulaiman Al Mu`addib dari Al A'masy dari Mujahid, bekas budakku menceritakan kepadaku bahwa keluarganya menitip sebuah wadah yang berisi keju dan susu untuk dipersembahkan kepada tuhan-tuhan mereka, ia berkata,’ Keluargaku melarangku makan keju karena takut kepada tuhan-tuhan tersebut lalu datanglah seekor anjing, memakan keju dan meminum susu serta kencing di atas patung-patung tersebut yaitu patung Iqaf dan Nailah’. Harun berkata, ‘Pada masa jahiliyah dulu apabila seorang laki-laki hendak bepergian dia akan mengikusertakan empat buah batu, tiga di antaranya untuk menopang/menegakan priuk (kuali/bejana) dan yang keempatnya untuk ia sembah, untuk melatih anjingnya, serta untuk membunuh anaknya." (Sunan Darimi. Isnad-nya hasan menurut Husain Salim Asad Ad Daroni).

Bahkan seperti dijelaskan pada mukadimah Bab 1 nomor 4, bila tidak menemukan batu yang bagus, orang-orang pada masa jahiliyah akan mengumpulkan pasir dan mendatangkan unta shafi atau yang banyak susunya. Kemudian unta itu akan diperas susunya untuk menyirami pasir. Setelah itu tumpukan pasir itu akan disembah.   

"Telah menceritakan kepada kami Mujahid bin Musa telah menceritakan kepada kami Raihan Ibnu Sa'id As Sami telah menceritakan kepada kami 'Abbad Ibnu Manshur dari Abu Raja`, dia berkata, ‘Kami dulu pada masa jahiliyah apabila menemukan batu yang bagus, kami pun menyembahnya dan apabila tidak mendapatkan yang bagus, kami pun mengumpulkan pasir. Kemudian kami mendatangkan onta yang shafi, ketika onta tersebut sudah mengangkanginya kamipun memeras susunya untuk menyirami tumpukan pasir yang kami kumpulkan, kemudian kami menyembah tumpukan pasir tersebut selama kami tinggal di tempat tersebut. Abu Muhammad berkata: onta shafi adalah onta yang banyak susunya." (Sunan Darimi. Isnad-nya dhaif menurut Husain Salim Asad Ad Daroni).

 

 

 

 

 

]]>
designer-daily.com Masyarakat Arab kerap membawa berhala mereka saat bepergian. Ilustrasi berhala
Yasonna: Diperlukan Disiplin yang Tinggi Saat New Normal https://republika.co.id/berita/qb1tbl354/yasonna-diperlukan-disiplin-yang-tinggi-saat-emnew-normalem https://republika.co.id/berita/qb1tbl354/yasonna-diperlukan-disiplin-yang-tinggi-saat-emnew-normalem Thu, 28 May 2020 22:50:09 +0700 Bayu Hermawan https://republika.co.id/berita/qb1tbl354/yasonna-diperlukan-disiplin-yang-tinggi-saat-emnew-normalem REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, saat memasuki era normal baru. Menkumham mengatakan disiplin tinggi masyarakat adalah kunci keberhasilan Indonesia mencegah penyebaran Covid-19.

"Kita memasuki era baru yang kita sebut era normal baru tatanan kehidupan baru akibat pandemi Covid-19. Kita sekarang ini perlu membudayakan hidup dalam kondisi masih adanya COVID-19, maka protap dari protokol kesehatan mencegah Covid-19 harus tetap menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari di kantor, di rumah, di tempat-tempat saudara bepergian," katanya di Jakarta, Kamis (28/5).

Yasonna menuturkan normal baru merupakan perubahan perilaku untuk menjalankan tugas aktivitas normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Artinya, meski sejumlah tempat publik akan dibuka kembali, tidak berarti masyarakat beraktivitas dengan cara-cara kebiasaan lama.

Pada saat memasuki era normal baru, kata dia, diperlukan disiplin yang tinggi dan kerja sama yang baik dalam menerapkan protokol kesehatan agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus.

"Diperlukan disiplin yang tinggi, diperlukan kerja sama yang baik, diperlukan kesadaran yang baik tentang adanya pandemi yang memaksa kita, yang mengharuskan kita untuk taat kepada protap protokol kesehatan tersebut," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Yasonna juga berharap agar Indonesia dan berbagai negara lain di dunia mampu menangani dan melewati pandemi Covid-19. "Sementara saat ini masih belum ditemukan obat maupun vaksin, mau tidak mau, suka tidak suka, tidak mungkin menutup diri selamanya," kata Yasonna.

"Oleh karena itu, persiapkan dengan sebaik-baiknya dari sisi aturan, sumber daya manusia, sarana prasarana kerja, dan tentunya adalah membangun mental disiplin untuk menjalankan kehidupan pada tatanan kehidupan baru," ujarnya.

]]>
Antara/M Risyal Hidayat Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly
Angkutan Lebaran ASDP Baubau Turun 87 Persen https://republika.co.id/berita/qb1tbc327/angkutan-lebaran-asdp-baubau-turun-87-persen https://republika.co.id/berita/qb1tbc327/angkutan-lebaran-asdp-baubau-turun-87-persen Thu, 28 May 2020 22:50:00 +0700 Muhammad Fakhruddin https://republika.co.id/berita/qb1tbc327/angkutan-lebaran-asdp-baubau-turun-87-persen REPUBLIKA.CO.ID,KENDARI -- Arus balik hingga H plus 4 lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah bagi pengguna jasa armada Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara terpantau menurun drastis sampai 87 persen dari tahun sebelumnya.

"Arus balik tahun ini tidak normal karena kondisi pandemi virus Corona. Jika dibandingkan tahun 2019 mengalami penurunan sekitar 87 persen. Artinya pencapaiannya hanya 13 persen," kata Kepala ASDP Cabang Baubau, Suharto, di Baubau, Kamis (28/5).

Penurunan angkutan lebaran baik arus mudik maupun arus balik dipengaruhi kebijakan larangan mudik, termasuk Permen 25, imbauan gubernur, bupati dan Dirjen Perhubungan. "Larangan tersebut mempengaruhi animo masyarakat perantau, baik melalui jasa transportasi darat, udara dan laut," ujarnya.

Meskipun moda transportasi tetap beroperasi ditengah wabah virus Corona untuk melayani angkutan kebutuhan logistik sejalan dengan misi ASDP sebagai perusahaan negara hadir untuk melayani kebutuhan masyarakat.

"Kalau sampai kita berhenti (operasi) bagaimana saudara-saudara kita yang di kepulauan mendapatkan logistik atau sembako. Makanya kita tetap mengoperasikan kapal," kata Suharto didampingi Manager Usaha ASDP Baubau, Supriadi.

Ditengah musim pandemik Covid-19 ini, lanjut dia membuat pihaknya mengkondisikan frekuensi perjalanan kapal di lintasan komersil, misalnya sebelumnya mencapai delapan trip dilakukan pengurangan sebagai efisiensi bahan bakar.

"Kalau untuk komersil kita lakukan pengurangan karena efisiensi. Jadi kita kondisikan dengan keadaan lapangan, kita sesuaikan, kalau memang di lapangan ada truk kita tambah trip," ujarnya.

Sedangkan lintasan perintis, kata dia, merupakan penugasan dari negara yang tetap harus dioperasikan, sehingga ada atau tidaknya penumpang tetap dijalankan.

Ia menambahkan, 10 armada ASDP yang ada di 11 lintasan wilayah Baubau tetap dioperasikan. Ke-11 lintasan ASDP diwilayah Cabang Baubau, yakni, lintasan Baubau-Waara (Baubau-Buteng), Baubau-Siompu (Baubau-Busel), Baubau-Tolandona (Baubau-Buteng), dan Baubau-Dongkala (Baubau-Buteng).

Selain itu, lintasan Dongkala-Mawasangka (Buteng), Dongkala-Kasipute (Buteng-Bombana), Raha-Pure (Muna), Tampo-Torobulu (Muna-Konsel), Kamaru-Wanci (Buton-Wakatobi), Amolengo-Labuan (Konsel-Butur), dan lintasan Kendari-Langara (Kendari-Konkep).

 

]]>
ANTARA /M Ibnu Chazar Petugas memeriksa kendaraan pemudik. Ilustrasi
Indef: RI Berpeluang Tarik Relokasi Investasi Asing https://republika.co.id/berita/qb1sl9416/indef-ri-berpeluang-tarik-relokasi-investasi-asing https://republika.co.id/berita/qb1sl9416/indef-ri-berpeluang-tarik-relokasi-investasi-asing Thu, 28 May 2020 22:50:00 +0700 Satria K Yudha https://republika.co.id/berita/qb1sl9416/indef-ri-berpeluang-tarik-relokasi-investasi-asing REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menilai, Indonesia memiliki peluang untuk menarik relokasi investasi asing pasca-pandemi Covid-19 berakhir, khususnya dari China yang dalam dua dekade terakhir menjadi pusat rantai pasokan global.

"Salah satu daya tarik investasi Indonesia adalah pasar yang besar. Investor luar negeri juga menganggap Indonesia sebagai negara dengan potensi pertumbuhan pasar yang besar," ujar Tauhid di Jakarta, Kamis (28/5).

Meski begitu, untuk menjadi tujuan relokasi investasi dari China, Indonesia harus bersaing dengan negara-negara lain seperti India, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Tahun lalu, setidaknya sebanyak 33 perusahaan hengkang dan merelokasi pabriknya dari China.

Namun, kata dia, perusahaan-perusahaan tersebut memilih memindahkan basis produksinya ke Vietnam dan Thailand. Salah satunya penyebabnya karena persoalan harga lahan.

Menurut Tauhid, selain harga lahan, ada beberapa faktor yang menjadi kekhawatiran investor asing saat ingin berinvestasi di Indonesia. Pertama, yaitu kenaikan upah yang terlalu tinggi.

Setiap tahun kenaikan upah tenaga kerja di Indonesia mencapai 7-8 persen. Sementara kenaikan upah di negara-negara seperti Vietnam maupun India hanya berkisar 4-5 persen.

Kedua, infrastruktur untuk jaringan logistik yang masih kurang. Ketiga, investor asing enggan melirik Indonesia yang terkenal dengan birokrasi yang berlapis, salah satunya urusan perpajakan. "Investor Jepang, misalnya, masih menganggap prosedur perpajakan di Indonesia cukup rumit," kata Tauhid.

 

]]>
Tim infografis Republika Investasi (ilustrasi).
Pasien HIV yang Terjangkit Covid-19 di Merauke Sembuh https://republika.co.id/berita/qb1rly383/pasien-hiv-yang-terjangkit-covid19-di-merauke-sembuh https://republika.co.id/berita/qb1rly383/pasien-hiv-yang-terjangkit-covid19-di-merauke-sembuh Thu, 28 May 2020 22:50:00 +0700 Nidia Zuraya https://republika.co.id/berita/qb1rly383/pasien-hiv-yang-terjangkit-covid19-di-merauke-sembuh REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Merauke, Papua, menyatakan pasien HIV/AIDS yang terjangkit Covid-19 sembuh. Pasien tersebut dirawat di RSUD Merauke.

"Memang benar ada satu pasien Covid-19 jenis kelamin perempuan yang juga mengidap HIV/AIDS,namun saat ini sudah sembuh dan dipulangkan," kataJuru bicaraSatgas Penanganan Covid-19 KabupatenMerauke dr. Neville Maskita kepada Antara, Kamis (28/5) malam.

Diakui, selain pengindap HIV/AIDS juga terdapat satu balita yang terpapar dari ibunya yang positif Covid-19 namun keduanya sudah dinyatakan sembuh dan diijinkan pulang.

Saat ini tercatat dua orang dirawat akibat positif Covid-19 dan total pasien yang sembuh tercatat 12 orang. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat dua orang dan 39 orang dalam pemantauan (ODP).

]]>
Flickr HIV/AIDS (Ilustrasi), Pasien HIV/AIDS yang terjangkit Covid-19 di Merauke dinyatakan sembuh.
Enam Kasus Positif Baru Covid-19 Kembali Muncul di Bogor https://republika.co.id/berita/qb1tax384/enam-kasus-positif-baru-covid19-kembali-muncul-di-bogor https://republika.co.id/berita/qb1tax384/enam-kasus-positif-baru-covid19-kembali-muncul-di-bogor Thu, 28 May 2020 22:49:45 +0700 Andi Nur Aminah https://republika.co.id/berita/qb1tax384/enam-kasus-positif-baru-covid19-kembali-muncul-di-bogor REPUBLIKA.CO.ID,  CIBINONG -- Jumlah pasien positif virus corona Covid-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali meningkat setelah sempat melandai. Bahkan sempat nihil selama tiga hari sejak Lebaran 1441 Hijriah. "Terkonfirmasi ada tambahan enam kasus positif baru Covid-19," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/5) malam.

Enam pasien baru tersebut, yaitu laki-laki usia 26 tahun asal Ciawi, laki-laki usia 25 tahun asal Citeureup, perempuan usia 50 tahun asal Cileungsi, perempuan usia 55 tahun asal Cibinong, laki-laki usia 46 tahun asal Cibinong, dan laki-laki usia 44 tahun asal Cigombong.

Pada periode yang sama, tercatat satu pasien Covid-19 Kabupaten Bogor berhasil sembuh, yaitu perempuan usia 48 tahun asal Jonggol. Kemudian ada tambahan satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia menjadi 94 orang.

Hingga Kamis (28/5) malam, ada 187 pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor. Sebanyal 41 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan 13 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Selain itu, Pemkab Bogor juga mencatat ada 1.540 orang dalam pemantauan (ODP), 1.301 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.539 pasien dalam pengawasan (PDP). Sebanyak 1.113 di antaranya sudah selesai diawasi.

Kurva penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor sudah sempat melandai, seperti pada hari pertama Idul Fitri 1441 Hijriah yang penularannya nihil selama tiga hari. Kemudian, nihilnya kasus baru Covid-19 di Kabupaten Bogor secara berturut-turut ini juga sempat terjadi pada Rabu dan Kamis (21/5). Padahal, saat itu angka penularan Covid-19 di tingkat nasional sedang mengalami peningkatan tertinggi selama pandemi.

 

]]>
Antara Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin.
Rumkitlap AGP-Akmil Putus Penyebaran Corona https://republika.co.id/berita/qb1t9r456/rumkitlap-agpakmil-putus-penyebaran-corona https://republika.co.id/berita/qb1t9r456/rumkitlap-agpakmil-putus-penyebaran-corona Thu, 28 May 2020 22:49:03 +0700 Gilang Akbar Prambadi https://republika.co.id/berita/qb1t9r456/rumkitlap-agpakmil-putus-penyebaran-corona REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG  - Artha Graha Peduli (AGP) menyerahkan bantuan 1.200 Rapid Test, hand sanitizer, dan obat-obatan kepada Akademi Militer (Akmil) pada Rabu (27/5). Perwakilan AGP, Samir Wijaya, menyatakan, penyerahan alat-alat ini sebagai bentuk partisipasi AGP kepada anak bangsa yang sedang mengikuti pendidikan. 

Tidak terkecuali, pemuda tangguh yang sedang dibentuk karakter bangsa di Akmil butuh perlengkapan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona.

“Covid-19 bisa menyerang siapa saja tanpa memandang status sosial, agama, suku, etnis dan sebagainya. maka perlu pencegahannya  yang antara lain dengan melakukan rapid test, hand sanitizer, dan obat-obatan untuk memperkuat imunitas tubuh. Tentu saja dengan tetap melaksanakan olahraga yang sudah menjadi menu sehari-hari di Akmil,” kata Samir dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/5).

Samir menuturkan, taruna yang tinggal di asrama sangat rawan penularan sebab mereka selalu berinteraksi 24 jam. Dengan adanya rapid test, sejak awal dapat dilakukan screening atau penyaringan awal potensi penyebaran corona, bukan mendiagnosis seseorang sudah positif terinfeksi virus corona atau tidak. 

“Dengan pemeriksaan potensi penyebaran, kita dapat melakukan isolasi lebih awal, agar tidak menularkan kepada taruna yang lain. Dampaknya kita bisa memutuskan mata rantai penularan lebih cepat,” ucap Samir.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menerima bantuan  secara simbolis menyatakan pandemi Corona mulai melanda sejak awal Maret 2020 dapat menyerang siapa saja termasuk dari kalangan TNI. 

”Akmil mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Artha Graha Peduli yang telah memperhatikan dan peduli kepada Akmil. Bantuan peralatan ini dapat membantu kelancaran rapid test terhadap taruna,” ungkapnya  didampingi Wakil Gubernur Akmil, Pejabat Distribusi Akmil, dihadiri para Perwira, Pengasuh dan para Tenaga Medis Kesehatan Akmil serta para Taruna/Taruni Akmil.

]]>
Dok. Agp Kegiatan rapid test di Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah.
Executive Director Dexa Masuk Peneliti Terbaik SINTA 2020 https://republika.co.id/berita/qb1t9l349/executive-director-dexa-masuk-peneliti-terbaik-sinta-2020 https://republika.co.id/berita/qb1t9l349/executive-director-dexa-masuk-peneliti-terbaik-sinta-2020 Thu, 28 May 2020 22:48:57 +0700 Ichsan Emrald Alamsyah https://republika.co.id/berita/qb1t9l349/executive-director-dexa-masuk-peneliti-terbaik-sinta-2020 REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) Dr Raymond R. Tjandrawinata sekaligus dosen Fakultas Bioteknologi Universitas Atma Jaya  masuk dalam daftar peneliti terbaik di Science and Technology Index (SINTA) 2020. Melalui  pemeringkatan kinerja ilmuwan Indonesia ini diharapkan agar para dosen, peneliti, pengelola jurnal, serta institusi produktif dalam melakukan publikasi, sitasi, dan pengelolaan jurnalnya.

Pengumuman Peneliti Terbaik Indonesia tersebut diumumkan secara resmi oleh Menteri Riset dan Teknologi/BRIN Prof. Bambang Brodjonegoro, dalam acara SINTA SERIES "Pemeringkatan Peneliti Indonesia 2020" dalam virtual event Kemenristek/BRIN pada Kamis, 28 Mei 2020. Menurut Menristek, publikasi menjadi sangat penting.

“Kalau kita lihat publikasi di ASEAN secara kuantitas, pencapaian publikasi Indonesia cukup baik di mana pada 2019 publikasi yang dihasilkan dari Indonesia paling tinggi. Namun ada catatan, yakni mengenai kualitas publikasi dan apakah publikasi dari hasil riset dan pengembangan ini juga bisa dihilirisasi, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam skala yang lebih luas,” ujar Menristek/BRIN. 

PLT Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Ristek/BRIN Bapak Muhammad Dimyati mengatakan SINTA merupakan satu inovasi sistem informasi IPTEK yang dibangun untuk mengukur kinerja individu, institusi, dan networking-nya dari peneliti, perekayasa, dan dosen di Indonesia. Secara garis besar, SINTA dikembangkan pertama pada akhir 2016 dan diperkenalkan pada Januari 2017. Hingga saat ini, SINTA telah mengelola 194.904 penulis yang telah diverifikasi, 4.607 jurnal, hingga 2 juta lebih dokumen publikasi ilmiah yang diintergrasikan dengan Google. Ke depannya, SINTA akan didorong go internasional karena saat ini telah mencakup 4.500 perguruan tinggi, peneliti, dan perekayasa yang menyebar di berbagai lembaga. 

Dr. Raymond Tjandrawinata menyampaikan terima kasih dan rasa syukur atas pemeringkatan yang diperolehnya. "Kami bersyukur sekaligus berterima kasih kepada Kemenristek/BRIN atas apresiasi ini. Hal ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah untuk kegiatan penelitian dan pengembangan para saintis di Indonesia dan juga Dexa Group. Dengan apresiasi ini semoga peneliti menjadi lebih bersemangat lagi melakukan kegiatan litbang dalam menghasilkan produk farmasi yang inovatif dan berkualitas tinggi sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas, bangsa, dan negara," kata Dr. Raymond. 

Dr. Raymond Tjandrawinata menjadi peneliti yang aktif mempublikasikan penelitiannya. Beragam produk Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yang berasal dari tanaman asli Indonesia telah dikembangkan bersama dengan timnya selama di DLBS.

OMAI ini digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit seperti pencegahan stroke dan penyakit jantung koroner, pengobatan diabetes melitus, pengobatan kanker payudara, pengobatan hiperkolesterolemia  dan aterosklerosis, pengobatan hiperplasia prostat jinak, pengobatan kanker prostat, pengobatan nyeri haid, pengobatan tukak lambung, pengobatan nyeri otot dan sakit kepala, pengobatan kembung dan mual, dan pengobatan batuk serta pilek. Obat Modern Asli  Indonesia hasil penelitiannya saat ini telah dipasarkan di Indonesia bahkan telah diekspor ke luar negeri.

Empat indikator yang menilai kinerja peneliti adalah jumlah artikel jurnal terindeks di Scopus dengan memperhitungkan quartil jurnal tempat publikasi. Indikator kedua menurut jumlah artikel non-jurnal terindeks di Scopus dengan bobot 15. Indikator ketiga dan keempat adalah jumlah sitasi di Scopus dengan bobot 4 dan jumlah sitasi di Google Scholar dan jurnal artikel di Jurnal SINTA. Adapun data yang digunakan dalam perhitungan adalah tiga tahun terakhir yakni  dokumen yang terbit pada tahun 2017 hingga 2019.

]]>
Republika/ Wihdan Hidayat Peneliti Farmasi dan Executive Director DLBS Dr Raymond Rubianto Tjandrawinata (kedua dari kiri)
Pasien Positif Covid-19 di Jatim Bertambah 159 Orang https://republika.co.id/berita/qb1t79409/pasien-positif-covid19-di-jatim-bertambah-159-orang https://republika.co.id/berita/qb1t79409/pasien-positif-covid19-di-jatim-bertambah-159-orang Thu, 28 May 2020 22:47:33 +0700 Andri Saubani https://republika.co.id/berita/qb1t79409/pasien-positif-covid19-di-jatim-bertambah-159-orang REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur (Jatim) mencatat penambahan kasus baru pasien positif terinfeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 pada Kamis pukul 17.00 WIB, sebanyak 159 orang. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Jatim, 4.271 orang.
 
"Secara global, total jumlah pasien terkonfirmasi positif di Jatim mencapai 4.271 orang," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (28/5)malam.

Kota Surabaya tetap menjadi wilayah yang paling tinggi tambahan kasus barunya, yakni 84 orang sehingga jumlah terinfeksi virus corona mencapai 2.300 orang. Kemudian, tambahan kasus baru terbanyak lainnya yaitu Sidoarjo 35 orang, disusul Situbondo delapan orang, Sampang enam orang, Jember lima orang serta Sumenep dan Magetan yang masing-masing empat orang.

Berikutnya, Kabupaten Mojokerto satu orang, Gresik tiga orang, Kabupaten Kediri satu orang, Jombang satu orang, Banyuwangi satu orang, Lamongan satu orang, Bangkalan tiga orang, Kabupaten Malang satu orang, dan Bojonegoro satu orang.

Khofifah yang juga ketua gugus tugas provinsi tersebut menegaskan bahwa sampai saat ini vaksin Covid-19 belum ditemukan sehingga diharapkan masyarakat lebih berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran Covid-19.

"Vaksin yang tepat sekarang adalah mematuhi protokol kesehatan. Kami tak akan pernah lelah mengingatkan masyarakat untuk menerapkannya untuk mencegah masuknya corona," kata orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Terkait dengan pasien sembuh dari infeksi virus corona di Jatim saat ini mencapai 570 orang (13,35 persen) atau terdapat tambahan 23 orang, yakni enam orang dari Kota Pasuruan, lima orang dari Surabaya, tiga orang dari Kabupaten Probolinggo, dua orang dari Kabupaten Pasuruan serta masing-masing satu orang dari Kota Probolinggo, Kabupaten Madiun dan Kabupaten Malang.

Untuk kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Jatim hingga saat ini tercatat 348 orang (8,15 persen). Atau bertambah 11 orang, yaitu tiga orang di Sidoarjo, dua orang di Surabaya, dua orang di Gresik, serta masing-masing satu orang di Kabupaten Malang, Sampang, Situbondo dan Bojonegoro.

]]>
ANTARA/SISWOWIDODO Pekerja menunggu petugas kesehatan yang akan mengambil sampel darah guna diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 di pabrik rokok kretek PT Digdaya Mulia Abadi mitra PT HM Sampoerna di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (28/5/2020). Perusahaan rokok yag mempekerjakan 890 orang tersebut meliburkan seluruh pekerja selama seminggu ke depan menyusul adanya seorang pekerja terkonfirmasi positif COVID-19 di pabrik rokok tersebut guna mencegah penyebaran COVID-19
Pendeta Albertus: Kita Harus Belajar Percaya pada Pemerintah https://republika.co.id/berita/qb1t6n428/pendeta-albertus-kita-harus-belajar-percaya-pada-pemerintah https://republika.co.id/berita/qb1t6n428/pendeta-albertus-kita-harus-belajar-percaya-pada-pemerintah Thu, 28 May 2020 22:47:11 +0700 Ratna Puspita https://republika.co.id/berita/qb1t6n428/pendeta-albertus-kita-harus-belajar-percaya-pada-pemerintah REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mantan ketua Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Pendeta Albertus Patty menyambut baik rencana penerapan new normal atau normal baru untuk menghadapi pandemi Covid-19. Ia pun mengajak masyarakat untuk belajar percaya pada pemerintah.

“Kita setuju dengan kebijakan pemerintah itu pada saat seperti ini, karena krisis ini sudah jelas menimbulkan banyak korban. Kita juga gak bisa terlalu sok tahu untuk mengatakan tidak setuju, karena kita percaya bahwa pemerintah ini sudah mengambil kebijakan berdasarkan masukan dari para ahli,” ujarnya kepada Republika.co.id, Kamis (28/5).

Menurut dia, semua pihak harus belajar percaya kepada pemerintah sehingga pandemi bisa diatasi bersama. “Jadi, menurut saya kita dukung. Kita belajar percaya pada pemerintah dalam situasi seperti ini. Kalau kita tidak percaya malah makin kacau kita semua,” katanya.  

Dia menjelaskan, sampai saat ini kasus positif Covid-19 di Indonesia masih belum turun dan justru semakin naik. Karena itu, menurut dia, pada era new normal ini PGI mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat.

Dalam situasi Covid-19 ini, menurut dia, gereja-gereja yang berada di bawah naungan PGI akan untuk tetap menutup kegiatan ibadah di gereja. “Kita tidak mau mengambil risiko terlalu banyak untuk mengorbankan jaemaat kita atau bahkan bangsa ini,” ucap Pendeta Jemaat di GKI Maulana Yusuf Bandung ini. 

Dia menambahkan, untuk menghadapi era new normal, secara internal gereja-gereja di bawah naungan PGI juga akan tetap meningkatkan pelayanan ibadah secara online. Selain itu, kata dia, gereja juga mempunyai komitmen untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 secara ekonomi.

“Yang bisa dilakukan secara internal memang kita bikin ibadah-ibadah online tetap berjalan dan peningkatan pelayanan online,” tutupnya. 

]]>
Infografis Republika.co.id Ilustrasi New Normal
Disdik DKI Tegaskan Sekolah Dibuka Jika Situasi Aman https://republika.co.id/berita/qb1t56348/disdik-dki-tegaskan-sekolah-dibuka-jika-situasi-aman https://republika.co.id/berita/qb1t56348/disdik-dki-tegaskan-sekolah-dibuka-jika-situasi-aman Thu, 28 May 2020 22:46:18 +0700 Israr Itah https://republika.co.id/berita/qb1t56348/disdik-dki-tegaskan-sekolah-dibuka-jika-situasi-aman REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menegaskan pembukaan sekolah dilaksanakan apabila situasi dan kondisi terkait Covid-19 sudah dinyatakan aman dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Sehingga terkait pemberitaan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan membuka kembali kegiatan sekolah pada 13 Juli 2020 adalah tidak benar," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana di Balai Kota, Kamis (28/5).

Sebelumnya, Disdik Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 467 Tahun 2020 tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2020/2021.

Dalam surat tersebut, kata Nahdiana, secara tegas dinyatakan bahwa yang diatur adalah Hari Pertama Sekolah yaitu pada 13 Juli 2020. Tanggal tersebut menandai dimulainya tahun ajaran baru, bukan menandai kembalinya siswa untuk belajar di sekolah, setelah sejak 16 Maret 2020 siswa belajar dari rumah.

"Perlu dipahami oleh publik secara umum dan para orang tua siswa pada khususnya bahwa kegiatan sekolah itu bukan hanya yang dilakukan dalam bentuk tatap muka di area bangunan sekolah. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) juga masuk dalam kriteria kegiatan sekolah," kata  Nahdiana.

Untuk diketahui juga, tutur Nahdiana, kalender pendidikan berfungsi sebagai kerangka acuan kerja bagi seluruh unit di bawah Disdik Provinsi DKI Jakarta dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Kalender Pendidikan tersebut menjadi acuan bersama serta aturan yang selalu dikeluarkan agar setiap unit di bawah Disdik Provinsi DKI Jakarta dapat melakukan perencanaan yang matang dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar.

Sebelumnya, Disdik Provinsi DKI Jakarta juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 43/SE/2020 tentang Perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa PSBB, pada tanggal 23 April, lima hari sebelum dikeluarkannya SK Nomor 467 Tahun 2020 tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2020/2021.

"Dalam Surat Edaran tersebut, digarisbawahi bahwa kegiatan tatap muka yang dilakukan di area sekolah akan menyesuaikan dengan pelaksanaan Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB) di Provinsi DKI Jakarta yang akan diputuskan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta," kata dia.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta tengah menyusun pedoman pelaksanaan kenormalan baru, baik itu untuk kegiatan belajar mengajar, ekonomi, hingga sosial. Seluruhnya akan tetap mengacu pada protokoler kesehatan agar kasus Covid-19 tidak kembali meningkat di Jakarta.

]]>
ANTARA /M Risyal Hidayat Seorang karyawan berjalan di depan ruangan SMK Negeri 27 Jakarta. Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menegaskan pembukaan sekolah dilaksanakan apabila situasi dan kondisi terkait Covid-19 sudah dinyatakan aman dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.
Moeldoko dan Fadli Zon Akhiri Dualisme Kepengurusan HKTI https://republika.co.id/berita/qb1nl4409/moeldoko-dan-fadli-zon-akhiri-dualisme-kepengurusan-hkti https://republika.co.id/berita/qb1nl4409/moeldoko-dan-fadli-zon-akhiri-dualisme-kepengurusan-hkti Thu, 28 May 2020 22:42:00 +0700 Andri Saubani https://republika.co.id/berita/qb1nl4409/moeldoko-dan-fadli-zon-akhiri-dualisme-kepengurusan-hkti REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Moeldoko dan Fadli Zon yang selama ini menjadi Ketua Umum HKTI dari dua kubu HKTI yang berbeda, sepakat untuk mengakhiri dualisme kepengurusan organisasi. Diketahui, dualisme kepengurusan HKTI telah terjadi selama 10 tahun terakhir.

“Sudah waktunya HKTI bersatu kembali untuk memikirkan masa depan petani dan pertanian,” kata Moeldoko dalam keterangannya, Kamis (28/5).

Kedua pimpinan baru HKTI ini melihat kesejahteraan petani dan pertanian menjadi tugas bersama dan keduanya sepakat menyisihkan konflik yang berlarut. Moeldoko dan Fadli Zon pun sepakat menyatukan kembali HKTI demi kepentingan yang lebih luas yakni kesejahteraan petani Indonesia.

“Sekitar 30 persen tenaga kerja ada di sektor pertanian. Pascapandemi Covid-19, sektor pertanian sangat memerlukan perhatian dari seluruh stakeholder,” kata Moeldoko.

Bagi Moeldoko, Fadli Zon bukanlah sosok yang baru dikenalnya, ia mengenal Fadli Zon bahkan saat dirinya masih berpangkat kolonel.

“InsyaAllah chemistry kami sudah teruji,” kata Moeldoko.

Fadli Zon dalam kesempatan terpisah mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan pihak Moeldoko.

"Sudah diskusi dan dialog dengan Pak Moeldoko tentang reunifikasi HKTI yang 10 tahun terpisah. Kita segera dibentuk tim kerja untuk penyatuan dua organisasi petani HKTI," kata Fadi Zon.

Fadli Zon pun berharap langkah ini dapat memajukan dan memperkuat kehidupan petani Indonesia. Islah juga diharapkan bisa berdampak baik, tidak hanya untuk HKTI, tetapi juga untuk para petani dan masyarakat Indonesia.

Dualisme kepengurusan HKTI bermula dari konflik internal dalam tubuh HKTI antara Prabowo Subianto dengan Oesman Sapta Odang. Proses dualisme ini sampai ke Mahkamah Agung (MA) dengan keputusan kasasi Mahkamah Agung (MA) menyatakan Prabowo sebagai Ketua Umum HKTI periode 2010-2015.

Namun, Oesman tetap menyatakan diri sebagai pimpinan HKTI. Dualisme ini terus berlanjut ketika Prabowo memberikan mandat kepada Fadli Zon sebagai ketua umum dan Oesma Sapta memberikan amanat HKTI kepada Moeldoko.


]]>
Antara/Sigid Kurniawan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko
Dewas Bahas Dugaan Pelanggaran Etik Deputi Penindakan KPK https://republika.co.id/berita/qb1sxa354/dewas-bahas-dugaan-pelanggaran-etik-deputi-penindakan-kpk https://republika.co.id/berita/qb1sxa354/dewas-bahas-dugaan-pelanggaran-etik-deputi-penindakan-kpk Thu, 28 May 2020 22:41:34 +0700 Bayu Hermawan https://republika.co.id/berita/qb1sxa354/dewas-bahas-dugaan-pelanggaran-etik-deputi-penindakan-kpk REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Syamsuddin Haris mengungkapkan saat ini Dewas KPK sedang membahas laporan dugaan pelanggaran kode etik Deputi Penindakan KPK, Karyoto. Diketahui, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan  ke Dewan Pengawas KPK.

"Ya benar, Dewas akan membahas laporan dugaan pelanggaran kode etik oleh MAKI tersebut," kata Syamsuddin dalam pesan singkatnya, Kamis (28/5).

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengatakan, MAKI menduga Karyoto telah melanggar etik terkait operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 20 Mei 2020 lalu. Boyamin membeberkan sejumlah dugaan pelanggaran etik Karyoto terkait kegiatan OTT pejabat UNJ di Kemendikbud. 

Boyamin menduga, OTT tersebut dilakukan KPK tanpa perencanaan matang dan tidak detail mulai dari penerimaan pengaduan masyarakat sampai dengan keputusan untuk melakukan giat Tangkap Tangan. Hal ini setidaknya tercermin dari langkah KPK melimpahkan kasus ini ke kepolisian dengan alasan tidak ada unsur penyelenggara negara yang terlibat.  Padahal, kata Boyamin, KPK seharusnya sudah mengetahui modus dan pihak penyelenggara negara yang terlibat jika OTT dilakukan secara matang dan rinci.

"Semestinya sebelum melakukan kegiatan tangkap tangan sudah dipastikan apa modusnya apakah suap atau gratifikasi dan siapa Penyelenggara Negaranya sehingga ketika sudah dilakukan giat Tangkap Tangan tidak mungkin tidak ditemukan Penyelenggara Negaranya," katanya.

Boyamin menduga, OTT tersebut tidak melibatkan Jaksa yang bertugas di KPK. Menurutnya, jika melibatkan Jaksa, OTT tersebut tidak akan gagal karena sudah memiliki perencanaan yang matang. "Dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan penanganan perkara termasuk OTT semestinya melibatkan Jaksa sebagai pengendali penanganan perkara untuk memastikan materi substansi peristiwa, kapan eksekusi penangkapan dan penahanan, kewenangan para pihak, dan analisis SWOT-nya," katanya.

Tak hanya itu, Boyamin menduga OTT pejabat UNJ juga dilakukan dengan tidak tertib dan tidak lengkap administrasi Penyelidikan sebagaimana ditentukan SOP dan KUHAP terkait pengamanan sesorang atau penangkapan serta permintaan keterangan para pihak. Dikatakan, prosedur standar tangkap tangan adalah dilakukan penyadapan terhadap pihak-pihak terkait. Boyamin meyakini penyadapan terkait OTT tersebut tanpa izin Dewan Pengawas, atau jika tidak dilakukan Penyadapan maka telah melanggar SOP KPK.

"Semestinya jika Giat Tangkap Tangan ini bagus dengan segala administrasnya maka potensi gagal adalah kecil," katanya.

Tak hanya soal kegiatan tangkap tangannya, MAKI juga melaporkan Karyoto terkait keterangan pers yang disampaikannya mengenai OTT tersebut. Boyamin menduga, rilis itu atas inisiatif Karyoto sendiri. 

Padahal, arahan dan evaluasi Dewan Pengawas KPK menyatakan hanya Juru Bicara dan Pimpinan KPK yang diperkenankan memberikan pernyataan kepada media terkait penanganan suatu perkara. Selain itu, dalam keterangan pers tersebut, Karyoto juga menyebut nama lengkap atau tanpa inisial pihak-pihak yang diamankan dan diperiksa KPK. 

Menurut Boyamin nama-nama pihak seharusnya menggunakan inisial demi azas praduga tidak bersalah."Selama ini rilis atau konferensi pers KPK atas kegiatan OTT selalu dengan penyebutan inisial untuk nama-nama yang terkait dengan OTT," katanya.

Boyamin juga menduga Karyoto menyampaikan hal yang tidak benar dalam keterangan pers yang disampaikannya. Terutama dalam narasi pembukaan rilis yang menyatakan, 'merespon pertanyaan rekan-rekan wartawan soal informasi adanya kegiatan OTT, dapat kami jelaskan sbb'.

"Hal ini diduga tidak benar karena informasi OTT tidak bocor sehingga tidak ada wartawan yang menanyakan kabar OTT dan diduga OTT diberitahukan  oleh Karyoto kepada wartawan dalam bentuk rilis," paparnya.

Boyamin mengaku pihaknya membatasi diri untuk tidak memasuki pokok perkara. Boyamin menyerahkan kepada Dewas KPK untuk menindaklanjuti laporannya tersebut."Selanjutnya menyerahkan sepenuhnya kepada Dewas KPK untuk menindaklanjuti laporan ini sesuai ketentuan yang berlaku," katanya. 

 

]]>
Antara/Muhammad Adimaja Dewan Pengawas (Dewas) KPK Syamsuddin Haris
Penyintas Kekerasan Seksual Melahirkan di Kebun Singkong https://republika.co.id/berita/qb1sst428/penyintas-kekerasan-seksual-melahirkan-di-kebun-singkong https://republika.co.id/berita/qb1sst428/penyintas-kekerasan-seksual-melahirkan-di-kebun-singkong Thu, 28 May 2020 22:38:53 +0700 Ratna Puspita https://republika.co.id/berita/qb1sst428/penyintas-kekerasan-seksual-melahirkan-di-kebun-singkong REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Warga Dusun Tegalsari, Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, T (16), diduga menjadi penyintas kekerasan seksual di Kabupaten Semarang hingga hamil dan melahirkan. T melahirkan seorang bayi, di tengah kebun singkong, di wilayah Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, pekan lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang Romlah menyatakan berupaya memberikan pendampingan terhadap T  setelah mendapatkan informasi adanya penemuan seorang anak di bawah umur yang melahirkan seorang bayi di tengah kebun singkong. “Atas informasi tersebut, DP3AKB Kabupaten Semarang mengirimkan tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk melakukan asesmen,” kata dia, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5).

Hasil asesmen, Romlah mengatakan, terungkap bahwa T telah melahirkan seorang bayi perempuan tanpa pertolongan di tengah kebun singkong pada Jumat (23/5) lalu. Karena proses persalinannya tanpa bantuan bidan atau tenaga medis, kondisi gadis ini pun memburuk sebelum akhirnya ditemukan warga dua hari berikutnya.

“Oleh sejumlah warga, T yang masih tampak kepayahan, beserta bayi yang dilahirkan dengan selamat, selanjutnya dibawa ke bidan desa, guna mendapatkan pertolongan,” katanya.

Karena alasan kondisi kesehatannya, Romlah menjelaskan, T dibawa ke sebuah klinik kesehatan rawat inap di Desa Candi, Kecamatan Bandungan guna mendapatkan penanganan media hingga saat ini. Sementara bayi perempuan saat ini masih dirawat oleh bidan desa.

Romlah menyampaikan, DP3AKB Kabupaten Semarang perlu memberikan bantuan dan pendampingan terhadap T. Sebab, T mengalami trauma psikologis yang cukup berat setelah diduga telah menjadi penyintas tiga kekerasan sekaligus.

Selain menjadi korban kekerasan seksual hingga hamil dan melahirkan, keluarga juga tidak mau menerima T dalam kondisi hamil di luar nikah setelah dua tahun terakhir meninggalkan rumah. “Bahkan yang bersangkutan juga sempat menerima kekerasan fisik dari salah satu anggota keluarganya, karena dianggap membawa aib bagi keluarga,” lanjutnya.

Dalam konteks perlindungan yang diberikan, Romlah menambahkan, DP3AKB Kabupaten Semarang juga memberikan bantuan dan mengupayakan agar T bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang semestinya. Selama proses kehamilan dan persalinan, ia tidak mendapatkan pelayanan kesehatan sebagaimana umumnya. Bahkan, proses persalinan terjadi di tempat yang sangat tidak layak.

DP3AKB Kabupaten Semarang saat ini juga mendorong instansi terkait, seperti aparat kepolisian untuk mencari siapa yang telah melakukan kekerasan seksual terhadap T, hingga hamil dan melahirkan. “Kami melihat aspek perlindungan hukum juga harus diberikan, karena yang bersangkutan masih di bawah umur. Namun menjadi korban atas perlakuan yang tidak semestinya,” tandas Romlah, di damping salah satu tim P2TP2A, Lukman.  

]]>
Foto : MgRol112 Ilustrasi Kekerasan Seksual
Jumlah Pasien Covid-19 Kabupaten Bogor Kembali Meningkat https://republika.co.id/berita/qb1ssi348/jumlah-pasien-covid19-kabupaten-bogor-kembali-meningkat https://republika.co.id/berita/qb1ssi348/jumlah-pasien-covid19-kabupaten-bogor-kembali-meningkat Thu, 28 May 2020 22:38:42 +0700 Israr Itah https://republika.co.id/berita/qb1ssi348/jumlah-pasien-covid19-kabupaten-bogor-kembali-meningkat REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali meningkat setelah sempat melandai, bahkan nihil selama tiga hari sejak Lebaran 1441 Hijriyah.

"Terkonfirmasi ada tambahan enam kasus positif baru Covid-19," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/5) malam.

Enam pasien baru tersebut, yaitu laki-laki usia 26 tahun asal Ciawi, laki-laki usia 25 tahun asal Citeureup, perempuan usia 50 tahun asal Cileungsi, perempuan usia 55 tahun asal Cibinong, laki-laki usia 46 tahun asal Cibinong, dan laki-laki usia 44 tahun asal Cigombong.

Pada periode yang sama, tercatat satu pasien Covid-19 Kabupaten Bogor berhasil sembuh, yaitu perempuan usia 48 tahun asal Jonggol. Kemudian ada tambahan satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia menjadi 94 orang.

Hingga Kamis (28/5) malam, ada 187 pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor, 41 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19, dan 13 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Selain itu, Pemkab Bogor juga mencatat ada 1.540 orang dalam pemantauan (ODP), 1.301 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.539 pasien dalam pengawasan (PDP), 1.113 di antaranya sudah selesai diawasi.

Kurva penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor sudah sempat melandai, seperti pada hari pertama Idul Fitri 1441 Hijriyah yang penularannya nihil selama tiga hari.

Kemudian, nihilnya kasus baru Covid-19 di Kabupaten Bogor secara berturut-turut ini juga sempat terjadi pada Rabu dan Kamis (21/5). Padahal, saat itu angka penularan Covid-19 di tingkat nasional sedang mengalami peningkatan tertinggi selama pandemi.

]]>
ANTARA/Yulius Satria Wijaya Tenaga medis di Pusat Isolasi COVID-19 di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.