Selasa, 5 Syawwal 1439 / 19 Juni 2018

Selasa, 5 Syawwal 1439 / 19 Juni 2018

Musik Jazz di Tengah Perkampungan

Selasa 21 November 2017 06:01 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Sadly Rachman

Pagelaran musik jazz di Yogyakarta

Foto: Republika/Wahyu Suryana
EMBED

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Perhelatan festival musik jazz bernuansa pesta rakyat 'Ngayogjazz' kembali digelar untuk kesebelas kalinya. Mengusung tema 'Wani Ngejazz Luhur Wekasane'. Ngayogjazz dihelat di tengah Dusun Kledokan, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Tema Wani Ngejazz Luhur Wekasane diambil dari pepatah Jawa yang bermakna siapa berani menalah akan mendapat kemuliaan. Tema itu jadi kiasan siapa berani mengapresiasi jazz akan mendapat kemuliaan.

Karenanya, tema ini seakan jadi penyemangat warga desa yang ditunjuk sebagai tuan rumah, musisi, maupun penonton. Pagelaran Ngayogjazz juga sekaligus menjadi wujud apresiasi lewat gelaran budaya yang penuh kesederhanaan.

Vokalis sekaligus gitaris Gugun Blues Shelter, Muhammad Gunawan mengaku sangat mengapresiasi festival tersebut. Ia merasa, cara Ngayogjazz sangat unik karena membuat acara yang biasanya di tengah kota kini digelar di tengah perkampungan. 

Keunikan lainnya yakni para pengunjung bisa menikmati hiasan dinding di tembok rumah warga yang sengaja disulap untuk memeriahkan acara Ngayogjazz. Tak hanya itu, para pengunjung juga bisa menikmati makanan yang dijual dengan harga murah oleh para warga sekitar.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer:
Wahyu Suryana

Video Editor:
Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA