Tuesday, 16 Ramadhan 1440 / 21 May 2019

Tuesday, 16 Ramadhan 1440 / 21 May 2019

Mengapa Anak Muda Jarang Ditemui di Masjid China

Kamis 28 Feb 2019 19:20 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI, Muhyiddin Junaidi

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Pemuda muslim di China mempunya aktvitas pekerjaan dan tidak diperbolehkan ke masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan anak muda jarang ditemui di masjid-masjid di China.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI, Muhyiddin Junaidi mengatakan ada 24.000 masjid dan hanya bisa digunakan untuk orang-orang yang tidak bekerja dan warga lanjut usia.

Muhyiddin mengatakan, generasi muda muslim di China mempunya aktvitas pekerjaan dan jika ingin beribadah mereka tidak diperbolehkan ke masjid. Kecuali mereka pendatang di negara tersebut.

Ia menambahkan, hal itu tentunya akan menjadi masalah jika ada pelatihan kerja di negara tersebut.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer: Havid Al Vizki, Bayu Hermawan | Video Editor: Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA