Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

Menyelamatkan Hak Pilih

Kamis 22 Nov 2018 06:02 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Dua orang disabilitas netra memasukan surat suara usai melakukan pencoblosan di Pilkada Serentak Jawa Barat 2018

Foto: Republika/Edi Yusuf
EMBED
Jangan Sampai Kehilangan Hak Pilih Karena Kesalahan Teknis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Muhammad Afifuddin menjelaskan jangan sampai ada penghilangan hak pilih bagi pemilih Disabilitas Mental. Menurutnya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sudah jelas undang-undangnya nomor 135 tahun 2015.

Afifuddin mengatakan, fokus utama Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini harus mendata pemilih disabilitas mental. Untuk selanjutnya jika dianggap berat untuk memilih maka diperbolehkan tidak menggunakan hak pilihnya.

Berikut video lengkapnya.

 

 

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA