Rabu, 11 Zulhijjah 1439 / 22 Agustus 2018

Rabu, 11 Zulhijjah 1439 / 22 Agustus 2018

Perempuan Disabilitas Dipaksa Gunakan Alat Kontrasepsi

Jumat 02 Februari 2018 09:01 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah/ Red: Sadly Rachman

Direktur Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (SAPDA), Nurul Saadah Andriani

Foto: Republika/Eric Iskandarsjah
EMBED
Pelecehan seksual pada perempuan disabilitas kerap terjadi.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN — Perempuan penyandang disabilitas rentan mengalami kekerasan seksual karena keterbatasan yang dimiliki. Bahkan, sejumlah perempuan penyandang disabilitas juga mengalami kekerasan seksual berupa pemaksaan penggunaan alat kontrasepsi.

Direktur Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (SAPDA), Nurul Saadah Andriani mengatakan, pemaksaan itu kerap dilakukan oleh keluarga dari perempuan penyandang disabilitas. Terdapat beberapa faktor yang melatarbelakangi hal itu.

Beberapa faktor itu diantaranya adalah, karena perempuan penyandang disabilitas rentan mengalami kehamilan atas adanya pelecehan seksual, maka pihak keluarga merasa enggan untuk merawat anak dari perempuan penyandang disabilitas tersebut.

Berikut video lengkapnya.

 

 

  • Videografer:
  • Eric Iskandarsjah
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA