Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

MUI Ingin Penghayat Kepercayaan Dibina

Rabu 17 January 2018 20:50 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Ketua Bidang Hukum dan Perundang-Undangan MUI Basri Bermanda

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) akui ada penghayat kepercayaan di Indonesia. Ketua Bidang Hukum dan Perundang-Undangan MUI Basri Bermanda mengatakan secara realitas memang ada, bahkan yang terdekat di Banten pun ada, Rabu (17/1) di Jakarta.

Akan hal tersebut, Basri mengatakan bahwa penghayat kepercayaan perlu untuk dibina. Hal ini bertujuan untuk meyakinkan mereka terhadap  beberapa agama di Indonesia. Sebetulnya hal tersebut sudah dibahas sejak zaman Presiden Soeharto namun sampai saat ini tidak berhasil.

Penghayat kepercayaan bebas memilih agama di Indonesia dan hal itulah yang menjadi tujuan utama pembinaannya. Ia juga mengingatkan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa penghayat kepercayaan tidak masuk ke dalam Departemen Agama.

Berikut video lengkapnya.

 

 

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA