Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Lakukan Ini Jika MacBook Diserang Ransomware

Selasa 03 Oktober 2017 11:49 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Winda Destiana Putri

Apple MacBook Pro. Ilustrasi

Apple MacBook Pro. Ilustrasi

Foto: Dok: Apple

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah pengguna komputer jinjing MacBook belakangan mengeluhkan satu hal yang sama. Laman MacRumors melaporkan, laptop para pengguna itu terkunci dan tak bisa diakses akibat serangan ransomware.

Ransomware adalah program jahat yang meretas komputer dengan algoritma enkripsi khusus. Untuk membuka akses yang terkunci, si penyebar ransomware biasanya meminta uang tebusan kepada korbannya dalam bentuk mata uang virtual bitcoin.

Apple selaku produsen MacBook telah mengetahui permasalahan yang berkembang. Si peretas disebut mendapatkan akses nama pengguna dan kata sandi via iCloud, mengunci komputer dari jarak jauh, lantas menuntut tebusan 50 dolar AS (sekitar Rp 660 ribuan).

Dikutip dari laman Mashable, Apple menyarankan pengguna yang mengalami kejadian serupa untuk membawa perangkat ke Apple Store. Kemudian, pengguna dapat memverifikasi identitas untuk kembali memulihkan akses ke perangkat.

Cara lain, pengguna bisa melakukan hard reset pada laptop namun berisiko kehilangan semua data yang tersimpan. Apple menduga peretas dapat memperoleh akses data pengguna melalui penipuan phishing maupun peringatan virus palsu.

Pengguna yang belum mengalami hal ini disarankan membuat kata sandi aman yang unik dan sulit ditebak untuk pencegahan. Dianjurkan pula untuk mematikan fitur Find My Mac dan mengaktifkan autentikasi dua faktor pada akun Apple.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES