Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

InSight NASA Ambil Swafoto Pertama di Mars

Kamis 13 Des 2018 00:40 WIB

Rep: Noer Qomariah K/ Red: Indira Rezkisari

NASA membagikan foto yang dikomposisi dari beberapa gambar, Selasa (11/12) waktu AS. Foto memperlihatkan InSight di permukaan Mars. InSight menggunakan lengan robotik yang panjang untuk mengambil gambar-gambar tersebut.

NASA membagikan foto yang dikomposisi dari beberapa gambar, Selasa (11/12) waktu AS. Foto memperlihatkan InSight di permukaan Mars. InSight menggunakan lengan robotik yang panjang untuk mengambil gambar-gambar tersebut.

Foto: NASA via AP
Swafoto di Mars itu merupakan mozaik yang terdiri dari 11 gambar.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC --  Alat pengembara atau rover curiousity milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) InSight telah mengambil swafoto pertamanya dari permukaan Planet Mars. Swafoto tersebut sebenarnya telah diambil pada 6 Desember lalu dengan menggunakan kamera di lengan robotnya.

Seperti dilansir dari Fox News, Kamis (13/12), swafoto ini adalah ‘mosaik’ yang terdiri dari 11 gambar. Dalam sebuah pernyataan, NASA menjelaskan para ilmuwan juga mendapatkan tampilan lengkap pertama mereka di ‘ruang kerja’ InSight.

Misi InSight, yang dikelola oleh Jet Propulsion Laboratory NASA, akan memberi para ilmuwan banyak data, dengan mempelajari bagian mendalam Mars. Peneliti Utama InSight Bruce Banerdt dari Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena California mengatakan hampir tidak adanya batu, bukit, lubang akan sangat aman untuk instrumen InSight.

“Ini mungkin tampak seperti tanah yang sangat sederhana jika tidak berada di Mars, tapi kami senang melihatnya,” ujar Banerdt dalam sebuah pernyataan.

InSight mencapai planet Mars pada 26 November setelah perjalanan lebih dari 300 juta mil yang berlangsung selama enam bulan. Selain itu, sensor pada InSight baru-baru ini menangkap suara rendah desiran angin di Mars untuk pertama kalinya.

Angin tersebut berhembus antara 10 hingga 15 mph atau sekitar lima hingga tujuh meter per detik. Dua sensor yakni sensor tekanan udara di dalam pendarat dan seismometer di dek pendarat menunggu dikerahkan ke permukaan oleh lengan robot InSight untuk mengambil getaran.

“Ini adalah 15 pertama dari data yang berasal dari seismometer jangka pendek,” kata pimpinan peneliti di Imperial College London, Thomas Pike.

Pike mengatakan suaranya terdengar seperti bendera yang melambai tertiup angin. Benar-benar terdengar seperti dunia lain, ujarnya menambahkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA