Friday, 10 Safar 1440 / 19 October 2018

Friday, 10 Safar 1440 / 19 October 2018

Seeorang Bocah Temukan Pedang Kuno Ribuan Tahun di Danau

Rabu 10 Oct 2018 01:26 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Dwi Murdaningsih

Pedang berusia 1500 tahun.

Pedang berusia 1500 tahun.

Foto: Museum Jonkoping County.
Pedang itu disumbangkan ke Museum Jonkoping County.

REPUBLIKA.CO.ID, SMALAND-- Saat musim panas yang indah, seorang anak perempuan bernama Saga (8 tahun) menemukan sebuah pedang di danau Vidostern, Smaland Swedia. Saat itu, dia dan ayahnya Andy Vanecek sedang tidur seharian di dekat rumah musim panas mereka yang tak jauh dari danau Vidostern.

Saga yang sedang berada di danau menarik benda misterius yang terasa keras. Benda tersebut memiliki pegangan, sarung, dan berkarat.

Anak perempuan Vanecek ini mengira benda tersebut adalah pedang Viking. Tetapi ternyata museum sejarah lokal mengungkapkan pedang tersebut berusia jauh lebih tua.

Dua Hujan Meteor Ini Berlangsung di Bulan Oktober

Menurut kepala arkeologi, konservasi dan pelestarian di Museum Jonkoping County Swedia, Mikael Nordstrom mengatakan pedang itu sekarang diperkirakan berusia sekitar 1500 tahun. Senjata ini diperkirakan berasal dari abad kelima atau keenam (era Viking dimulai sekitar akhir abad kedelapan), memiliki panjang sekitar 85 cm, dan ditemukan terbungkus sarung yang terbuat dari kulit dan kayu.

Pedang ini sangat terawat dengan baik untuk ukuran logam yang sudah berada di danau selama sekitar seribu tahun lebih.

“Mengapa itu terjadi di sana, kami tidak tahu,” kata Nordstrom, seperti yang dikutip dari Live Science, Selasa (9/10).

“Beberapa pekan lalu, kami menemukan benda prasejarah lain, sebuah bros dari sekitar periode yang sama dengan pedang. Kami belum tahu tapi kemungkinan itu adalah tempat pengorbanan,” ujarnya menambahkan.

Rahasia apapun yang dimiliki pedang di danau tersebut kemungkinan akan perlahan-lahan terbuka. Menurut laporan The Local, Saga menyumbangkan pedang itu ke Museum Jonkoping County.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA