Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

BPPT Isyaratkan Terapkan Hasil Inovasi Anak Bangsa

Sabtu 24 February 2018 18:22 WIB

Rep: umi nur fadhilah/ Red: Esthi Maharani

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Foto: Antara
Hasil inovasi yang telah diterapkan, yakni garam farmasi yang dikomerisilkan

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengisyarakatkan menerapkan sejumlah hasil inovasi anak bangsa. Hal itu ditegaskan dalam kegiatan Gelar Teknologi BPPT ke-2 bertema Inovasi Agroindustri dan Bioteknologi. Acara itu dihadiri sekitar 250 peneliti/perekayasa BPPT dan 50 perwakilan institusi terkait lainnya.

"Gelar teknologi ditujukan dalam rangka sosialisasi dan evaluasi inovasi yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat di sektor pangan dan obat-obatan," kata Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) BPPT Soni Solistia Wirawan dalam keterangan tertulis pada wartawan.

Ia mencontohkan salah satu hasil inovasi yang telah diterapkan, yakni garam farmasi yang dikomerisilkan dengan menggandeng Bio Farma dan Kimia Farma. Sementara sektor agroindustri, Soni mengatakan, BPPT mengembangkan teknologi perbenihan meningkatkan produktifitas pertanian. Pun BPPT juga punya teknologi pakan ternak dengan memanfaatkan limbah dari perkebunan sawit.

Perwakilan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Bayu Krinamurthi menegaskan kontribusi teknologi sebagai bagian dari nilai tambah, itu sangat besar. Pun kontribusi bioteknologi ada yang berbasis sumber daya alam. Sehingga, ia berharap BPPT jelas memposisikan diri dalam sistem pengembangan teknologi di Indonesia.

Selama ini, Bayu mengatakan, pengembangan teknologi juga dilakukan litbang-litbang, perguruan tinggi, dan swasta. Ia mengatakan, peran swasta sangat nyata dalam pengembangan teknologi. Sebab, swasta langsung menerapkannya dalam proses produksi.

"BPPT harus mengambil posisi yang lebih strategis," ujar Bayu.

Ia beranggapan Indonesia memiliki peluang dari sisi agro dan biotek, sehingga harus bertumpu pada teknologi. Gelar Teknologi tersebut merupakan sarana sosialisasi dan komunikasi kepada masyarakat luas menyampaikan hasil-hasil kajian dan inovasi bidang pangan, pertanian, dan kesehatan. Kegiatan itu juga bertujuan membangun komunikasi kritis dan positif pengembangan konsep dan aplikasi teknologi, kerjasama dan sinergi dalam kerekayasaan, dan inovasi bidang pangan, pertanian, dan kesehatan obat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES