Kamis, 6 Zulqaidah 1439 / 19 Juli 2018

Kamis, 6 Zulqaidah 1439 / 19 Juli 2018

'Dilo Hackhaton Festival' Tawarkan Aplikasi Perkotaan

Senin 11 Desember 2017 13:09 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto

 Ery Punta Hendraswara

Ery Punta Hendraswara

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebanyak 146 tim yang banyak menonjolkan solusi digital perkotaan, ikut serta dalam DiLo (Digital Lounge) Hackhaton Festival. Menurur Managing Director Indigo.id, Ery Punta Hendraswara, helatan tersebut digelar simultan beberapa waktu lalu.

“Sebagai komitmen kami sejak 2009, Dilo Hackhaton Festival kami gelar di 10 kota utama di Indonesia,” ujar Ery dalam siaran persnya, akhir pekan lalu. Sepuluh kota utama tersebut di antaranya dalah Banda Aceh, Medan, Tanggerang, Bogor, Bandung, Jogja, Malang, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar.

Ery mengatakan, pihaknya senang dengan performa event kemarin. Sebab, peserta terbanyak justru berasal dari luar Pulau Jawa yakni Banda Aceh 26 tim, Makassar 20 tim, dan Balikpapan 19 tim, sementara DiLo di pulau Jawa masing-masing puluhan tim per kota. Artinya, terjadi pemerataan minat dan kemampuan dari peserta luar Pulau Jawa yang sebelumnya tertinggal.

"Ini sesuai dengan misi kami mendukung visi Presiden Jokowi menjadikan Indonesia sebagai negara digital terbesar di Asia tahun 2020,” katanya.

Pihaknya juga lebih senang karena aplikasi pemenang tiap kota membumi dan mengakar dengan menyasar solusi perkotaan. Contohnya di Banda Aceh. Pemenangnya SmartCan IoT (IoT bobot tempat sampah), GAAN (boarding pas travel disatukan financial technology), dan Aceh Way (tracking, tagging & info untuk VOD). Kemudian di Balikpapan, pemenangnya Woles (IoT farm), Hexacrew (dashboard smart city), dan Subuhnesia (aplikasi untuk wisata).

“Di Makassar, pemenangnya ada Wasdlabs yakni perangkat pengedali listrik berbasis IoT, Juku Eja marketplace untuk bahan bangunan, serta Pak Komar sebagai penyambung petani dengan investor,” katanya.

DiLo adalah digital inovation Lounge yakni creative camp yang dibangun guna menumbuhkan ekosistem yang sehat di bidang kreatif digital dengan harapan mampu menumbuhkan bibit-bibit digitalpreneur di Indonesia. Creative Camp ini dibangun oleh MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia ) dengan dukungan PT Telkom Indonesia yang kini telah tersebar di 15 kota di Indonesia.

Bentuk kegiatan DiLo Festival 2017 ada tiga yakni Pameran Startup Digital, Seminar, dan Present Top 5 kompetisi lokal.  Pameran Startup Digital ini mengundang beberapa startup digital untuk berpartisipasi dan memperlihatkan karyanya kepada para peserta maupun tamu undangan yang hadir.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA