Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

100 Orang Jalani Tes untuk Menetap di Mars

Rabu 08 Juni 2016 10:37 WIB

Red: Winda Destiana Putri

Mars

Mars

Foto: NASA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seratus kandidat dalam daftar orang-orang yang akan membentuk koloni manusia di Planet Mars menjalani sejumlah tes sebagai bagian dari fase baru proses seleksi menurut penyelenggara proyek pada awal pekan lalu.

Awalnya ada sekitar 200.000 orang dari 140 negara yang mendaftar ikut proyek Mars One, yang sebagian akan didanai oleh sebuah acara realitas televisi mengenai upaya tersebut.

Jumlah itu kemudian dipangkas menjadi 100 orang. Setelah lima hari tes fase ketiga, jumlahnya akan dikurangi lagi menjadi 40 dan selanjutnya akan dipilih 24 orang untuk melakukan satu kali perjalanan ke Mars, dijadwalkan mulai 2026.

Mars One menyatakan tes terbaru yang 90 persen di antaranya biasa digunakan oleh Badan Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tersebut, akan dilakukan dalam tim. "Selama lima hari, para kandidat akan menghadapi beragam tantangan. Ini akan menjadi kali pertama seluruh kandidat saling bertemu dan menunjukkan kemampuan mereka sebagai satu tim," kata organisasi nirlaba yang berbasis di Belanda tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita AFP Selasa (7/6).

Pada babak ini, menurut Mars One, para kandidat akan memainkan peran penting dalam membuat keputusan atau membentuk grup. "Mars One meminta para kandidat membentuk kelompok dengan orang yang menurut mereka cocok diajak bekerja."

Karena mereka tidak akan kembali ke Bumi, orang-orang yang terpilih harus mampu tinggal dalam kelompok kecil, menemukan air, memproduksi oksigen dan menanam sumber makanan mereka sendiri.

NASA baru-baru ini menjalankan tiga misi Mars dengan Badan Antariksa Eropa dan berencana mengirim kendaraan penjelajah lain ke Planet Merah pada 2020. Namun NASA belum merencanakan misi berawak ke Mars sampai 2030.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA