Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

Hawking: Temuan Gelombang Gravitasi Bisa Merevolusi Astronomi

Jumat 12 Februari 2016 16:44 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Stephen Hawking

Stephen Hawking

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, Penemuan gelombang gravitasi bisa merevolusi astronomi. Demikian dikatakan Stephen Hawking ketika memberi selamat kepada tim ilmuwan internasional atas temuan gelombang gravitasi. Gelombang gravitasi ditangkap menggunakan laser inferometer gravitational wave observatory (LIGO). (baca: Pencarian 100 Tahun, Ilmuwan Buktikan Gelombang Gravitasi Einstein)

Ide mengenai gelombang gravitasi dicetuskan oleh fisikawan Albert Einstein, seratus tahun lalu. Menurut teori  Einstein, ketika peristiwa besar terjadi seperti penggabungan dua lubang hitam, atau bintang yang meledak bisa terdeteksi sebagai sebuah gelombang gravitasi. Ini sama seperti jika seseoramg menjatuhkan batu ke dalam sebuah kolam. Teori ini banyak diragukan lantaran belum ada yang bisa menemukan bukti keberadaan gelombang gravitasi.

Ketika Fisikawan Menangkap Suara Semesta

Hawking mengaku telah memprediksi adanya gelombang gravitasi lebih dari 40 tahun lalu di Cambridge University. "Gelombang gravitasi memberika cara pandang yang benar-benar baru dalam melihat alam semsta. Kemampuan untuk mendeteksi gelombang gravitasi memiliki potensi untuk merevolusi astronomi. Penemuan ini adalah kali pertama dideteksinya gelombag dari sistem biner lubang hitam," ujar Hawking, kepada BBC.

Pembuktian Teori Einstein, Ini 7 Fakta Seputar Gelombang Gravitasi

Ratusan ilmuwan, ahli matematika telah bekerja selama seratus tahun untuk membuktikan teori Albert Einstein. "Terlepas dari pengujuan teori relativitas umum, kita bisa berharap untuk bisa melihat lubang hitam dalam sepanjang sejarah alam semesta," kata dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA