Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Empat Pertanyaan Sebelum Bagikan Info di Medsos

Selasa 27 February 2018 17:24 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Winda Destiana Putri

Media sosial

Media sosial

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Jika keempat pertanyaan itu terjawab dengan jelas, maka informasi akan valid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berpikir kritis berlaku dalam pelbagai hal, termasuk ketika membagikan informasi di media sosial. Memutuskan mata rantai berita bohong bisa dilakukan oleh pengguna dengan pertanyaan yang perlu dijawab sebelum membagikan ke orang lain.

Senior Program Specialist of Do Something Indonesia Demas Ryan menjelaskan, jika ada empat pertanyaan mudah yang perlu dijawab seseorang sebelum membagikan sesuatu di media sosial. Jika keempat pertanyaan itu terjawab dengan jelas, maka informasi tersebut sangat memungkinkan valid.

Pertanyaan pertama merupakan "apakah sumbernya terpercaya?", Demas mengatakan, jika sumber berasal dari blog pribadi dan situs-situs meragukan, sebaiknya tidak tersulut untuk langsung berbagi. Akhir-akhir ini banyak judul yang memberikan kesan berlebihan, sehingga terkadang tidak mencerminkan isinya atau bahkan hanya bohong belakang.

Kemudian, "apakah kamu mengerti isinya?", menjadi jalur yang perlu dipahami bagi seseorang saat mendapatkan informasi. Saat suatu berita atau kabar didapatkan dan memuat konten yang tidak dipaham, sebaiknya tidak ikut campur dan menjadi sosok sok tahu.

Selanjutnya pertanyaan ketiga "apakah ada dua sumber atau lebih?". Pertanyaan itu penting dijawab untuk menjadi pembanding jika ada suatu kabar, jika kabar hanya didengungkan oleh satu orang yang sumbernya bermasalah, maka sumber lain perlu dicari untuk mengonfirmasi.

"Apakah ada orang ahli yang mengerti isinya? Merupakan pertanyaan  keempat yang perlu dilakukan sebagai salah satu cara dalam berpikir kritis," kata Demas.

Melalui pertanyaan-pertanyaan itu, Demas mendorong pengguna media sosial untuk berhati-hati dalam menerima dan membagikan informasi. Dengan cara itu nantinya akan mengurangi konten-konten negatif dan tidak bertanggung jawab.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA