Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Hillary Clinton Sebut AI Berbahaya?

Jumat 24 November 2017 03:15 WIB

Rep: Nora Azizah/ Red: Winda Destiana Putri

Artificial Intelligence. Ilustrasi

Artificial Intelligence. Ilustrasi

Foto: Huffingtonpost

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hillary Clinton angkat bicara perihal teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam sebuah wawancara bersama radio. Laman Daily Mail menyebutkan, Clinton mengatakan AI Radio bersama Hugh Hewitt. Ia mengatakan bahwa AI bisa menjadi suatu hal yang baik tetapi mengkhawatirkan umat manusia karena tidak lagi mendidik untuk melihat sejarah.

"Kita berada dalam era berbagai hal yang kita lakukan bisa dipelajari," jelas Clinton. AI akan memberikan dampak mengenai bagaimana seharusnya manusia hidup, berpikir, bahkan cocok dengan sesama. Banyak orang cerdas, seperti Bill Gates, Elon Musk, dan Stephen Hawking yang sudah memberikan sinyal mengenai AI tersebut. Bahkan mereka mengatakan, AI bukan sahabat bagi manusia.

Clinton mengambil contoh mobil tanpa pengemudi. Mungkin ide bagus dengan teknologi tersebut tetapi manusia seolah tidak memiliki peran. Begitu pula dampaknya bagi sosial manusia.

Ketika bus dan truk bisa berjalan tanpa pengemudi tentu akan mengakibatkan profesi sopir truk dan bus tidak lagi ada. Nasib para pengemudi juga mengkhawatirkan. Bumi juga akan merasa tidak baik ketika banyak orang tak lagi memiliki pekerjaan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Senegal Menang 2-1 Atas Polandia

Rabu , 20 June 2018, 00:22 WIB