Friday, 8 Syawwal 1439 / 22 June 2018

Friday, 8 Syawwal 1439 / 22 June 2018

Tiga Kunci Keamanan Bagi Perusahaan IT

Jumat 10 February 2017 19:29 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Winda Destiana Putri

Kejahatan siber

Kejahatan siber

Foto: Flickr

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tingkat kesadaran sistem keamanan teknologi informasi perusahaan di Indonesia terus mengalami peningkatan. F5 Networks mencatat seiring meningkatnya kebutuhan terhadap aplikasi dan cloud membawa pengaruh langsung pada layanan keamanan sebuah aplikasi. 

Country Manager F5 Networks Indonesia mengatakan ada tiga kunci tren yang wajib ditekankan dalam dunia enterprise, antara lain pertama, peningkatan koneksi internet melalui perangkat mobile. Kedua, ekspansi data, yaitu peningkatan jumlah data yang melesat sehingga menjadi sumber bisnis yang menjanjikan.

Baca juga: Perbankan Jadi Perusahaan yang Paling Sering Diretas

Terakhir, ancaman serangan yang terus bermunculan karena kemudahan akses."Saat ini aplikasi menjadi hal yang sangat penting bagi strategi bisnis di Asia Pasifik ketika bisnis yang bertumpu pada layanan-layanan on-demand semakin membutuhkan kecepatan dan efisiensi," ujar Fetra di Jakarta.

Di sisi bisnis perusahaan, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap aplikasi dan cloud, membuat F5 Networks mencatatkan pertumbuhan bisnis mencapai double digit di tahun lalu. Saat ini, stock F5 Networks di pasar saham New York telah mencapai angka USD 139-140 per saham.

Padahal di tahun 2013, saham perusahaan masih berada di angka USD 67-70 per saham. "Dibandingkan harga stock perusahaan IT lainnya, kami masih lebih tinggi," katanya.

Menurutnya, kenaikan bisnis ini lantaran kepercayaan costumer terhadap produk-produk yang ditawarkan oleh F5 makin lama makin tinggi. Sebagai penyedia aplikasi, F5 Networks melayani beraneka industri, mulai dari telekomunikasi, pemerintahan, manufacturing, distribusi, perbankan, hingga retail. 

"Kita itu serve the application. Semua costumer yang punya aplikasi dan aplikasinya berkembang, itu adalah potensi customer kita," ungkap Petra. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA