Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Indonesia-Jepang Sharing Riset Teknologi 5G

Senin 21 September 2015 18:05 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

.       Ketua Forum 5G Jepang Prof. Susumu Yoshida (ketiga dari kiri) dan Ketua Forum 5G Indonesia Dr Sigit Puspita Wigadi Jarot (ketiga dari kanan) berkomitmen saling bantu dalam menghadapi belantara teknologi 5G. Nota kesepahaman antar keduanya ditandata

. Ketua Forum 5G Jepang Prof. Susumu Yoshida (ketiga dari kiri) dan Ketua Forum 5G Indonesia Dr Sigit Puspita Wigadi Jarot (ketiga dari kanan) berkomitmen saling bantu dalam menghadapi belantara teknologi 5G. Nota kesepahaman antar keduanya ditandata

Foto: Forum Mobile 5G

REPUBLIKA.CO.ID, KUTA -- Awal tahun depan, teknologi 4G akan diluncurkan di Indonesia. Namun, pembahasan teknologi konektivitas 5G sudah mulai ramai di sejumlah kalangan akademisi, industri dan operator telekomunikasi dunia. Sejumlah ilmuwan Indonesia tergugah dan langsung menggeliat membentuk Forum 5G Indonesia atau (I5GF) sejak 1 Juli 2015.

Ketua Forum 5G Indonesia Sigit Puspito Wigati Jarot  mengatakan ini saatnya ilmuwan Indonesia membuat lompatan dengan menjadi penentu di teknologi 5G. Selama ini, kata dia, Indonesia hanya menjadi target pasar dan pengguna saja. Padahal, menurutnya, secara kemampuan SDM Indonesia cukup mumpuni dan handal.

"Kita hanya butuh terorganisir dan saling sinergi satu sama lain,” kata Sigit, Senin (21/9).

Indonesia sebagai pasar terbesar ke-4 dunia dengan jumlah pelanggan komunikasi mobile mencapai 287 juta di tahun 2015 dan akan terus bertambah memang menduduki posisi yang signifikan dalam dunia teknologi komunikasi ke depan. Dengan berbagai faktor tersbeut, menurutnya Indonesia sepatutnya bisa menentukan standar teknologi 5G yang cocok dan sesuai kondisi serta karakter bangsa. Indonesia juga harus bersiap mengantisipasi standar dan frekuensi yang akan digunakan, termasuk aturan dan jenis perangkat yang akan membanjiri pasar ke depan.

Forum 5G Indonesia baru-baru ini menandatangi note kerjasama dengan Forum Mobile 5G Jepang (Japan 5GMF). Kerjasama Forum 5G antara Indonesia dan Jepang ditandatangani di Legian Bali, Senin (21/9), namun Forum 5G Jepang telah lebih dulu aktif dan diluncurkan sejak setahun lalu.

“Indonesia dan Jepang memiliki banyak kesaamaan. Secara geografis Jepang juga terdiri dari banyak pulau dan sering mengalami bencana alam seperti gempa bumi dan gunung meletus. Artinya kita memiliki tantangan yang mirip dan bisa saling bekerjasama,” kata Susumu Yoshida ketua Forum Mobile 5G Jepang.

Saat ini negeri sakura juga sedang melakukan sejumlah riset dan ujicoba. Mereka bahkan mencanangkan telah menggunakan teknologi 5G pada olimpiade musim panas yang akan digelar di Tokyo tahun 2020. Dia berharap kerja sama dengan Indonesia yang memiliki banyak talenta SDM yang bagus, pasar yang luas dan pengalaman yang beranekaragam dapat berjalan berkesinambungan.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Muhammad Budi Setiawan mengatakan peran pemerintah tidak cukup untuk melahirkan teknologi 5G. Menurutnya, perlu keterlibatan kalangan akademisi dan industri dalam menguasai teknologi masa depan. Satu persen pemerintah satu persen di bidang telekomunikasi bisa menaikkan pendapatan domestik bruto hingga 2-3 persen. Budi menambahkan pemerintah akan responsif terkait penyiapan regulasi dan infratruktur yang akan digunakan untuk teknologi 5G.

“Kita akan lihat respon pasar Indonesia dari peluncuran resmi teknologi 4G pada bulan Januari 2016. Sangat mungkin terjadi banyak kejutan dan perubahan bisnis model di Indonesia,” ungkap Budi.

Saat ini di legian Bali pada 21-23 September 2015 digelar even CodeBali yang menyajikan paparan para pakar dunia di bidang teknologi 5G, sekuriti dunia internet dan pembahasan pendekatan teori chaos untuk menjawab tantangan ke depan. Pada kesempatan ini juga digelar lomba menemukan kode-kode tersembunyi pada sebuah jaringan internet yang diikuti sejumlah kalangan baik dalam maupun luar negeri.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA