Saturday, 16 Zulhijjah 1440 / 17 August 2019

Saturday, 16 Zulhijjah 1440 / 17 August 2019

Kedubes AS di Berlin Peringatkan Bahaya 5G Cina

Selasa 12 Mar 2019 03:34 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nashih Nashrullah

Jaringan internet 5G. Ilustrasi

Jaringan internet 5G. Ilustrasi

Foto: BBC
Penggunaan vendor teknologi tak terpercaya dari Cina bisa merusak kerahasiaan.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN – Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Berlin memperingatkan negara-negara sekutunya berpeluang merusak pertukaran informasi intelijen. Penyebabnya penggunaan teknologi tak terpercaya, salah satunya jaringan 5G.

Juru bicara kedutaan yang tak disebut namanya menolak mengomentari laporan Wall Street Journal tentang peringatan pemerintah AS pada Jerman. 

Baca Juga

AS mengkhawatirkan penanaman teknologi dari Tiongkok pada gawai di Jerman.

Ia juga mengatakan penggunaan vendor teknologi tak terpercaya dari Cina bisa merusak kerahasiaan pertukaran data sensitif antar negara.

"Hal ini bisa merusak kerjasama dan pertukaran informasi di masa depan. Kami berusaha mengontak negara sekutu untuk mengamankan jalur komunikasi," katanya seperti dilansir dari Reuters, Selasa (12/3).

Sebelumnya, Duta Besar AS untuk Berlin Richard Grenell menerbitkan surat peringatan pada Menteri Ekonomi Jerman Peter Altmaier pada Jumat lalu terkait apa yang mereka sebut dengan ancaman teknologi 5G yang dibenamkan di sejumlah ponsel teranyar besutan Cina.  

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA