Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Samsung Ungkap Penyebab Note 7 Meledak

Senin 23 January 2017 20:26 WIB

Red: Winda Destiana Putri

Samsung Galaxy Note 7

Samsung Galaxy Note 7

Foto: GSM Arena

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Samsung Electronics Co LTd pada Senin menyatakan kerusakan baterai menjadi penyebab meledaknya ponsel premium Galaxy Note 7, bukan perangkat lunak atau keras dari gawai tersebut. Pengumuman tersebut disampaikan lebih dari tiga bulan setelah pembuat smartphone top dunia itu berseteru dengan kompetitornya, iPhone dari Apple Inc.

Kegagalan itu merugikan Samsung sekitar 5,3 miliar dolar AS Rp 65,5 triliun. Baterai lithium-ion yang digunakan untuk ponsel Samsung Galaxy Note 7 menjadi penyebab utama handset tersebut terbakar, sehingga perusahaan asal Korea Selatan itu harus menarik perangkat tersebut skala global. "Kami benar-benar minta maaf untuk ketidaknyamanan ini," kata Kepala Bisnis Mobile Samsung, Koh Dong-jin, saat konferensi pers di Seoul, Senin (23/1) waktu setempat.

Samsung Electronics menjelaskan mereka telah menguji coba 10 ribu perangkat dan baterai untuk mengetahui penyebab kerusakan, baik perangkat lunak maupun perangkat keras. Dilansir dari laman The Guardian, casing baterai asli ponsel tersebut terlalu kecil sehingga menyebabkan konsleting lalu terbakar.

Baterai itu lalu diganti, buatan pabrik yang berbeda, tapi, tetap terbakar. Samsung melibatkan 700 insinyur dan peneliti untuk mengetes lebih dari 20 ribu Galaxy Note yang sudah dirakit sempurna dan lebih dari 300ribu baterai. Masalah utama di baterai lithium-ion yang digunakan di Note 7 keluaran pertama berasal dari struktur dalam, yaitu susunan elektroda positif dan negatif.

Baca juga: Samsung Galaxy S7, Ponsel Cacat di 2016

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA