Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

Tim Olimpiade Matematika Indonesia Dijamu Dubes di Thailand

Kamis 09 August 2018 17:59 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Tim Olimpiade Matematika Ilham Mathematics Training Center (IMTC).

Tim Olimpiade Matematika Ilham Mathematics Training Center (IMTC).

Foto: klinik pendidikan mipa
Tim berhasil menyabet penghargaan di ajang kompetisi AIMO.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Tim Olimpiade Matematika Ilham Mathematics Training Center (IMTC) disambut Duta Besar Indonesia untuk Thailand, Ahmad Rusdi, bertempat di Kantor Kedutaan Republik Indonesia Bangkok, Selasa (7/8). Kehadiran tim IMTC Indonesia di Thailand rupanya mendapat apresiasi dari Kedubes RI di Bangkok setelah berhasil menyabet penghargaan di ajang kompetisi matematika  internasional yang bernama Asia International Mathematical Olympiad (AIMO) yang digelar pada 4 Agustus.

Tim yang beranggotakan 38 peserta SD-SMA, berhasil meraih 3 medali emas, 6 medali perak, 18 medali perunggu, dan 11 penghargaan merit. Rasa bangga tampak dari raut wajah seluruh anggota kontingen yang dipimpin Moh. Arodhi ini tatkala mendapat undangan dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Republik Indonesia-Thailand Mustari dan Counselor Politik KBBI Bangkok Abdullah Zulkifli.

photo

Tim Olimpiade Matematika Ilham Mathematics Training Center (IMTC).

Duta Besar Republik Indonesia untuk Thailand, Ahmad Rusdi mengapresiasi putra/putri terbaik bangsa karena telah berjuang di ajang kompetisi matematika internasional. Ia pun menyampaikan tiga pesan penting kepada kontingen disela-sela acara jamuan.

Pertama, jadikan kompetisi internasional sebagai momentum emas menambah sahabat dari berbagai negara. “Karena ini kompetisi internasional, tak ada salahnya kita juga dapat menjalin persahabatan dengan anak-anak lain dari berbagai negara. Dari sana, kita dapat membuka wawasan tentang kepribadian dan budaya negara lain. Jadi, sayang banget kalau kita hanya bergaul dengan orang Indonesia saja,” ujar Ahmad Rusdi.

Kedua, kompetisi internasional merupakan gerbang cakrawala dunia. Tak hanya tentang soal-soal saja, banyak hikmah yang dapat kita ambil dari rangkaian perjalanan kompetisi, seperti membangun rasa kekeluargaan dan persaudaraan menjadi nilai lebih guna memperkokoh persatuan dan kesatuan.

Ketiga, Ahmad Rusdi menyampaikan bahwa kantor Kedubes RI dimanapun merupakan 'Rumah Rakyat'. Oleh karena itu, ketika WNI sedang berada di suatu negara, jangan sungkan untuk mampir dan silaturahim ke kantor Kedubes. Hal ini dimaksudkan agar dimana pun kita berada, kita adalah orang Indonesia yang harus menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA