Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

Sebuah Drone Hampir Menabrak Pesawat di Las Vegas

Kamis 08 Februari 2018 14:24 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Winda Destiana Putri

Drone

Drone

Foto: EPA
Meskipun tidak menyebabkan kecelakaan. Ini sebuah kebodohan.

REPUBLIKA.CO.ID, LAS VEGAS -- Seorang pilot drone dikabarkan menerbangkan sebuah Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ke jalur pesawat. Video atas kejadian tersebut pertama muncul di laman Facebook sebuah grup bernama 1% FPV dan diunggah oleh seseorang bernama James Jayo Older.

Hal ini pertama kali dilaporkan oleh sebuah situs fotografi PetaPixel yang menyatakan video tersebut diberi judul "Found the SD card. 1%ers only". Video berdurasi pendek itu menampilkan gambar dari perspektif drone yang dimulai dengan gambar landscape sekitar Bandara Internasional McCarran di Las Vegas. Kamera kemudian berputar dan menukik ke arah bawah serta menunjukkan gambar sebuah pesawat Frontier Airlines yang perlahan-lahan mendekat.

UAV atau drone tersebut kemudian bergerak mendekati pesawat, dimana gambar yang muncul kemudian adalah pesawat yang bergerak tepat di bawah kamera. Dari gambar tersebut masih belum jelas seberapa dekat jarak antara drone dan pesawat yang melintas. Para pilot drone dan penggemarnya kemudian dengan cepat menyebar serta mengutuk video tersebut di luar grup sebelumnya dilansir dari Live Science.

Richard Gilmore, seorang pengguna Youtube yang sering mengunggah video dronenya membagikan sebuah video dan menuliskan, "Seorang pembalap FPV quad terbang di jalur penerbangan. Ini hal yang serius. Bukan bercanda. Bukan juga CGI, ini nyata. Hanya untuk sebuah ketenaran selama 10 detik. Meskipun tidak menyebabkan kecelakaan. Ini sebuah kebodohan".

Sebuah publikasi online untuk perusahaan penerbangan, Air Transport World, melaporkan video tersebut dan menuliskan, "Dengan segala hormat, hal ini jelas-jelas sesuatu yang ilegal dan penerbangan yang sembrono dari sebuah drone. Pesawat tak berawak itu terbang diatas 400 ft, berada di dekat bandara, dan berada diatas pesawat penumpang. Ini adalah pelanggaran berat terhadap peraturan yang diberikan untuk penerbangan tak berawak".

Federal Aviation Administration (FAA) sendiri memberi batasan bagi drone milik pribadi maksimal berada di ketinggian 122 meter (400 ft). Air Transport World juga mencatat bahwa beberapa kelompok industri drone telah mengutuk pemiliknya dan menyatakan FAA sedang menyelidiki kasus tersebut.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA