Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

Microsoft Azure, Mudahkan Sekolah dengan Komputasi Awan

Selasa 08 November 2016 10:46 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Winda Destiana Putri

Microsoft Azure. Ilustrasi

Microsoft Azure. Ilustrasi

Foto: Dok: Microsoft

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dunia digital merambah hampir di setiap lini kehidupan manusia saat ini. Komunikasi, belanja, bisnis hingga mencari pertemanan sekalipun saat ini bisa dilakukan melalui dunia virtual.

Kecangihan teknologi juga mengubah cara pandang manusia akan suatu hal. Yang jelas, perkembangan teknologi tersebut mempermudah pekerjaan manusia.

Begitu juga dengan dunia pendidikan yang juga sudah memanfaatkan komputasi digital. Adalah Azure yang menyediakan fasilitas komputasi awan terintegrasi. Fitur bentukan Microsoft ini merupakan layanan berbasis komputasi awan yang bisa digunakan pengguna untuk mengelola website, aplikasi dan data. Azure dapat menjalankan bahasa pemrograman, tools, framework sampai software dengan aman.

Microsoft mengimplementasikan Platform as a Service (PaaS) yang memungkinkan pengembang aplikasi dapat mengembangkan dan menjalankan perangkat lunak (software) mereka pada platform cloud. PaaS menyediakan segala sumber daya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah aplikasi dan layanan secara lengkap dari internet, tanpa terlebih dahulu mengunduh perangkat lunak.

Microsoft juga melengkapi Azure dengan Infrastructure as a Service (IaaS) dimana penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori dan storage. Communication Lead Microsoft Indonesia, Cynthia Setianto mengatakan Azure merupakan data center virtual yang terkoneksi dengan internet. Dia mengungkapkan, ada beberapa keunggulan yang dapat dilakukan Azure.

Pengguna, katanya, dapat mengembangkan inovasi aplikasi menggunakan komputasi awan. Microsoft juga menjamin keamanan aplikasi yang tengah dibuat pengembang tersebut. Azure, dia menambahkan, juga tidak hanya dapat menyimpan data tapi juga mengolah data tersebut agar lebih efisien. Sebagai perangkat yang fleksibel, dia mengungkapkan, Azure tidak hanya bisa menyimpan namun mengolah data di masa lalu hingga berguna di masa depan.

"Nah YCAB itu mendapatkan keuntungan itu semua karena dia bisa mendesain langkah ke depan untuk terus menjangkau daerah lain," kata Cynthia Setianto kepada Republika di Jakarta, Senin (7/11). Pemanfaatan Azure secara nyata membantu kinerja Yayasan Cinta Anak Angsa (YCAB) dalam operasional mereka. Penggunaan Azure memudahkan manajerial 77 sekolah milik YCAB.

Azure membantu sistem administrasi sekolah yang didirikan YCAB di lima negara berbeda. Pemakaian Azure juga yang akhirnya membantu YCAB untuk berkomuniasi terkait perbedaan karakter murid disetiap daerah. "Kalau enggak ada sistem yang seragam dan terkoneksi selesai hidup kita," kata General Secretary YCAB, Muhammad Farhan.

Pemberiaan fasilitas komputasi awan itu lantas digunakan dengan maksimal oleh YCAB. Azure, Farhan mengatakan, memungkinkan setiap pengguna dengan platform apapun tetap terkoneksi 24 jam penuh tanpa ada kendala teknis. "Secara teknis kita enggak pernah crash. Dan kalaupun setiap ada masalah itu cepat selesai," katanya.

Azure oleh YCAB juga dimanfaatkan untuk membuat kelas e-learning yang bertujuan memudahkan siswa mereka untuk belajar sendiri. Azure juga digunakan oleh YCAB untuk meng-hosting sejumlah website sesuai dengan program yang tengah dijalankan.

Misalnya saja pembuatan situs generasibisa.id yang merupakan bentuk program dari hidup sehar YCAB. Situs tersebut mengajak pengguna untuk aktif dalam komunitas dunia maya.

Pembuatan website dalam komputasi awan Azure juga terbilang cukup mudah. Admin cukup mengikuti petunjuk ringkas yang diarahkan Azure untuk membuat website tersebut. "Bisa dikatakan sebenarnya cuma tinggal klik 'next' terus juga sudah jadi website yang dibutuhkan," kata Chief Information Officer YCAB, Anton Suwoto.

Sementara, fitur pengembangan aplikasi yang dimilki Azure juga dimanfaatkan YCAB untuk mengajarkan anak didik mereka dalam mengembangkan aplikasi. Azure memungkinkan siswa untuk berkreasi sebebas-bebasnya. "Bagi YCAB Azure sangat membantu karena kita enggak perlu ribet memikirkan keamanan dan lain sebagainya karena kalau ada masalah semua sudah ditangani oleh microsoft. Jadi kita bisa fokus kepada program-program yang akan kita jalankan," tutup dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA