Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Robot Google Bisa Berubah Jadi Makhluk Jahat?

Jumat 15 May 2015 12:27 WIB

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Dwi Murdaningsih

Tangan robot. Ilustrasi

Tangan robot. Ilustrasi

Foto: ws.com.au

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- CEO Tesla Elon Musk mengaku khawatir dengan pasukan robot yang dikembangkan oleh Google bisa berubah menjadi makhluk jahat. Google sudah membeli beberapa perusahaan robot termasuk Boston Dynamics. Boston Dynamics sudah membuat robot anjing yang bisa berlari. Namun hingga saat ini tidak jelas apa tujuan Google membangun pasukan robot.

"Pasukan robot Google bisa menjadi sesuatu yang jahat jika terjadi kecelakaan atau eror yang tak diinginkan," kata Musk seperti dilansir The Independent, Rabu, (13/5).

Namun, ujar Musk, apapun yang Google lakukan, mereka sepertinya ingin memproduksi robot dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). "Pembuatan dan pengembangan AI harus dimonitor secara dekat agar tidak menjadi makhluk yang berbahaya," ujarnya.

AI, terang dia, merupakan ancaman terbesar bagi eksistensi manusia. "Mengembangkan AI sama saja memanggil setan," terangnya.

Sementara itu, CEO Google Larry Page mengatakan, AI bukanlah ancaman. Bahkan menurutnya robot dan komputer bisa berpikir untuk melakukan hal yang lebih baik dari pada yang dilakukan manusia. Selama ini Musk dan Page merupakan teman dekat. Keduanya bahkan sering nongkrong bareng untuk mendiskusikan berbagai macam rencana ambisius terkait transportasi dan internet.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA