Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

PUBG akan Mendesain Ulang Birthday Crate yang Mirip Kabah

Kamis 28 Mar 2019 00:18 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Gim PUBG (Ilustrasi)

Gim PUBG (Ilustrasi)

Foto: Republika
Pemain PUBG harus menembaki Birthday Crate yang mirip Kabah untuk dapat hadiah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gim Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) kembali menjadi perbincangan warganet setelah rancangan salah satu benda dalam permainan tersebut berdesain mirip Kabah. PUBG sedang merayakan ulang tahunnya dengan menggelar kompetisi di dalam gimtersebut, antara lain menemukan Birthday Crate berisi hadiah.

Baca Juga

Warganet menilai Birthday Crate tersebut mirip dengan Kabah, simbol suci dalam agama Islam. Melalui media sosial, mereka memprotes Birthday Crate PUBG karena untuk mendapatkan hadiah di dalam peti, mereka harus menembakinya hingga terbuka.

Warganet berang karena mereka merasa seperti melihat Kabah ditembaki. "Tolong perbaiki," begitu rata-rata komentar warganet tentang rancangan Birthday Crate mirip Kabah tersebut.

PUBG merespons permintaan tersebut pada Jumat (22/3) lalu. menyatakan mereka sudah memahami sumber masalah.

"Kami mengharagai umpan balik kalian tentang Birthday Crate dan kami minta maaf atas hal ini. Kami akan merancang ulang Birthday Crate dan segera merilisnya," kata akun resmi @PUBGMOBILE.

Gim PUBG menjadi perbincangan hangat selama sepekan terakhir setelah muncul wacana pemberian fatwa haram oleh Majelis Ulama Indonesia. Gim bergenre battle royale itu dianggap memicu aksi kekerasan.

Gim yang bisa dimainkan 100 orang sekaligus secara daring itu dianggap sebagai pemicu aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru beberapa waktu lalu. MUI Jawa Barat meruapakn pihak yang pertama kali menggulirkan isu bahwa gim tersebutdianggap memicu aksi kekerasan dan perlu dikaji.


MUI pada Selasa (26/3) menggelar pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, asosiasi eSports dan psikolog untuk mengkaji game yang mengandung unsur kekerasan, namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan fatwa.

Menurut MUI kajian untuk fatwa tentang game ini akan selesai dalam waktu satu bulan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA