Selasa, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 Desember 2018

Selasa, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 Desember 2018

Facebook akan Bentuk Badan Independen Konten 2019

Jumat 16 Nov 2018 16:43 WIB

Red: Ani Nursalikah

Facebook.

Facebook.

Foto: Reuters/Dado Ruvic
Selama ini, Facebook harus menghadapi pertanyaan seputar batasan unggahan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menyikapi peredaran konten di platform mereka, Facebook akan membentuk badan pengawas independen untuk menangani banding soal konten yang dihapus. Laman Cnet menulis pengguna yang kontennya dihapus oleh Facebook dapat mengajukan banding ke badan independen tersebut untuk meminta penjelasan mengapa unggahan dianggap melanggar kebijakan komunitas platform tersebut.

CEO Mark Zuckerberg dalam sebuah tulisan menyatakan pola hubungan badan pengawas dengan pengguna seperti jajaran direksi dengan pemegang saham dalam sebuah perusahaan. Selama ini, Facebook harus menghadapi pertanyaan seputar batasan apa yang dapat diunggah di platform, siapa yang memutuskan kebijakan dan tindakan serta siapa yang memastikan orang-orang tersebut terpercaya.

Badan independen ini juga jawaban Facebook atas berbagai masalah mengenai konten yang diunggah ke jejaring sosial mereka. Facebook menghadapi tuduhan platform mereka digunakan Rusia untuk menyebarkan propaganda untuk mempengaruhi pemilu.

Zuckerberg dalam sebuah konferensi pers di Amerika Serikat Kamis (14/11) waktu setempat berpendapat untuk mengatasi berbagai tantangan ini mereka membutuhkan lebih banyak bantuan. Badan ini akan dibentuk tahun depan, dia belum memutuskan siapa saja yang akan berada di organisasi tersebut.

"Saya yakin kami tidak harus sendirian membuat begitu banyak keputusan penting tentang kebebasan berekspresi," kata Zuckerberg.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES