Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Google Maps Tampilkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

Senin 22 Oct 2018 08:43 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Indira Rezkisari

Lubang pengisian listrik untuk kendaraan tipe electric vehicle.

Lubang pengisian listrik untuk kendaraan tipe electric vehicle.

Foto: EPA
Google Maps membantu pengemudi dengan moda transport apapun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Google Maps sekarang menampilkan stasiun pengisian EV atau electronic vehicle alias kendaraan listrik pada aplikasi seluler iOS dan Android. Tampilan serupa di desktop akan tiba dalam beberapa pekan mendatang.

Pengguna dapat melakukan pencarian cepat menggunakan kata kunci seperti "EV charging" atau "EV charging stations" dan akan ditampilkan stasiun pengisian terdekat yang didukung. Serta lokasi titik muatan, jenis port yang tersedia, kecepatan pengisian dan jumlah port semuanya akan ditampilkan.

Kemudian akan ada opsi untuk melihat konten yang diunggah oleh pengguna yang sebelumnya telah mengunjungi stasiun, termasuk foto, peringkat, ulasan, dan pertanyaan. Selain itu juga akan menampilkan tautan ke informasi tentang pengisi daya mereka.

"Kami membangun Google Maps untuk membantu orang-orang mendapatkan ke mana mereka harus pergi, apa pun moda transportasi yang mereka gunakan. Fitur terbaru kami menghadirkan informasi bermanfaat tentang stasiun pengisian EV, sehingga Anda dapat yakin bahwa mobil Anda akan diisi dan siap untuk perjalanan Anda, ke mana pun Anda menuju," sebut Google dalam pernyataan, dilansir dari laman Auto Express, Senin (22/10).

Sayangnya, salah satu fitur yang belum disertakan adalah kemampuan untuk melihat stasiun pengisian mana yang digunakan pada satu waktu. Sehingga bisa jadi orang lain sudah mencolokkan kendaraan EV terlebih dahulu.

Platform ini telah diluncurkan secara global dengan dukungan untuk Tesla dan Chargepoint, serta Chargemaster dan Pod Point di Inggris. Saat digunakan di AS, ini juga akan menampilkan stasiun dari SemaConnect, EVgo dan Blink, sementara versi Australia dan Selandia Baru mendukung platform Chargefox.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA