Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

WhatsApp akan Kenakan Kewajiban Bayar untuk Layanan Ini

Kamis 02 Agustus 2018 08:42 WIB

Rep: Fergi nadira/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pesan Whatsapp. Ilustrasi

Pesan Whatsapp. Ilustrasi

Foto: Express
Kebijakan in berlaku untuk layanan Whatsapp Business API

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Aplikasi percakapan Whatsapp akan mulai mematok harga pada pengiriman pesan pemasaran dan layanan pelanggan. Menurut Whatsapp pada Rabu (1/8), hal itu disebabkan jejaring sosial yang satu payung dengan Facebook itu, mengalami perlambatan pada sistem dan pendapatannya.

"Pesan itu (pesan Customer Service) akan dikenakan biaya tetap untuk pengiriman yang dikonfirmasi, mulai dari 0,5 sen dolar AS hingga 9 sen dolar AS per pesan tergantung pada negara," ujar pernyataan WhatsApp dilansir Reuters pada Kamis (2/8).

Facebook telah mencari berbagai cara guna meminimalkan layanan Whatsapp pada pembiayaannya yang tinggi. Sebab, perusahaan itu menghabiskan banyak uang untuk meningkatkan perlindungan privasi dan juga salah satunya guna menangani candu media sosial.

Aplikasi Whatsapp dengan jumlah penggunanya mencapai 1,5 miliar termasuk di Indonesia mengatakan, pada Rabu kemarin mulai menggunakan kewajiban bayar pada Whatsapp Business API untuk mengirim pemberitahuan seperti konfirmasi pesan pengiriman dari whatsapp, pengingat janji bertemu, dan tiket suatu acara.

"Tarif ini merupakan tarif premium dibandingkan rata-rata tarif SMS," kata Whatsapp

Operator nirkabel biasanya mengenakan kewajiban biaya di bawah satu sen atau Rp 1 per SMS. Harga itu masih mendekati satu sen ketika memasukkan biaya yang dikumpulkan oleh perantara antara operator dan bisnis.

Pada Januari, Whatsapp telah mengumumkan akan mulai memerhitungkan kantung akun untuk bisa berkomunikasi melalui aplikasi Whatsapp Business dengan tiga juta pengguna aktif. Chief operating officer Matt Idema mengatakan pada saat itu bahwa WhatsApp bermaksud untuk membebankan biaya di waktu yang akan datang.

Facebook juga menambahkan, bahwa pengguna aplikasi seperti Instagram sekarang dapat melihat seberapa lama pengguna menghabiskan waktu pada aplikasi itu per hari atau sebagai penanda tanda hijau pada akun Instagram. Serta pengguna akan menerima pemberitahuan jika pengguna melebihi ambang batas yang ditetapkannya sendiri saat mereka mulai mengatur. Pengguna juga dapat mematikan pemberitahuan dari aplikasi hingga delapan jam.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA