Friday, 18 Syawwal 1440 / 21 June 2019

Friday, 18 Syawwal 1440 / 21 June 2019

2 Tahun Lagi Perangkat Ini tak Bisa Gunakan Whatsapp

Sabtu 23 Jun 2018 19:55 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Ani Nursalikah

Whatsapp

Whatsapp

Foto: Pixabay
Whatsapp menyarankan pengguna segera meningkatkan sistem operasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu sosial media besar, Whatsapp mengumumkan tidak akan bisa digunakan pada beberapa perangkat seluler baik Iphone atau Android. Whatsapp yang telah memiliki pengguna sekitar 1,5 miliar orang tersebut dikatakan akan memutus penggunaan aplikasi pada sejumlah perangkat sekitar dua tahun mendatang.

Whatsapp akan menghentikan penggunaan aplikasinya untuk sejumlah perangkat pada 1 Februari 2020. Perangkat tersebut termasuk iOS 7 ke bawah, serta Android Gingerbread versi 2.3.7 ke bawah.

Saat ini sampai dua tahun ke depan Whatsapp masih bisa digunakan pada ponsel pengguna iOS 7 dan Android Gingerbread ke bawah. Akan tetapi, Whatsapp bisa saja berhenti beroperasi kapan pun.

Hingga saat ini, Android Gingerbread masih memiliki banyak pengguna. Meskipun dibuat pada 2010 tercatat masih ada sekitar enam juta perangkat aktif yang digunakan hingga sekarang. Apabila seluruhnya tersambung ke Whatsapp, para pengguna tentunya akan kesulitan ketika aplikasi tersebut tidak bisa lagi digunakan pada perangkat mereka.

Supaya pengguna dapat terus menikmati aplikasi Whatsapp, perusahaan tersebut menyarankan untuk segera meningkatkan sistem operasi. Bagi pengguna Andriod minimal harus sistem operasi 4.0, Iphone minimal iOS 8, dan Windows Phone minimal 8,1.

"Apabila anda sudah memiliki salah satu perangkat tersebut, silakan pasang Whatsapp dan melakukan verifikasi nomor telepon di perangkat baru. Whatsapp hanya bisa diaktifkan dengan satu nomor pada satu perangkat secara bersamaan," tulis Whatsapp pada blog resmi, dikutip di laman The Sun, Sabtu (23/6).

Meskipun demikian, Whatsapp menambahkan chat history tidak bisa dikirimkan ke perangkat baru. Akan tetapi, disarankan agar pengguna mengirimkan chat history ke e-mail masing-masing.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA