Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Instagram Luncurkan Aplikasi Video Pesaing Youtube

Kamis 21 June 2018 07:03 WIB

Red: Friska Yolanda

IGTV

IGTV

Foto: bbc
IGTV memungkinkan mengunggah video berdurasi tak terbatas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Instagram hari ini mengumumkan peluncuran IGTV, aplikasi mandiri untuk mengunggah video vertikal berdurasi lama. Aplikasi ini disebut-sebut akan menjadi pesaing Youtube. IGTV saat ini sudah tersedia untuk perangkat android dan ios.

Dilansir The Verge, aplikasi ini didesain untuk mempermudah pemiliknya nenonton video melalui ponsel pintar. CEO Kevin Systrom mengatakan, pada kebanyakan aplikasi video, seseorang harus mencari video yang diinginkan terlebih dahulu sebelum menyetelnya. Sebaliknya, IGTV dengan mudah langsung menyetel video segera setelah aplikasi dibuka, seperti saat seseorang menyalakan televisi.

IGTV juga memudahkan pemiliknya mengunggah video langsung ke Instagram. Video yang diunggah berdurasi awal 10 menit dan bisa ditambah hingga satu jam. "Untuk jangka panjang, user dapat mengunggah video tak berbatas waktu," kata Systrom.

Upaya menghidupkan fitur video pada aplikasi juga dilakukan perusahaan induk Instagram, Facebook Inc. Sebelumnya, Facebook mengumumkan fitur gim terbaru sebagai bagian untuk menghidupkan kembali fitur live video yang nyaris mati. Facebook juga amendanai program berita untuk tab videonya sendiri yang dinamai Watch.

Upaya raksasa Silicon Valley ini tak lain adalah untuk menyaingi Youtube yang selama ini menjadi tujuan seseorang untuk melihat dan mengunggah video. Youtube mendapat banyak keuntungan dari memiliki sejumlah besar pembuat konten, memungkinkan pembuat konten menghasilkan uang, dan adanya alogaritma canggih yang memandu penonton untuk menonton video yang mereka inginkan.

Instagram mengambil pendekatan yang berbeda. Aplikasi baru ini akan menjadi destinasi bagi video yang diinginkan pengunggahnya. "Saat ingin menonton video yang berdurasi lebih panjang, Anda perlu konteks yang lain," ujar Systrom.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA