Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Asisten Google Makin Lancar Berbahasa Indonesia

Rabu 06 Jun 2018 13:30 WIB

Rep: Nora Azizah/ Red: Yudha Manggala P Putra

Google Assistant

Google Assistant

Foto: Slashgear
Google mengklaim pengguna Indonesia makin mudah berinteraksi dengan Asisten Google.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asisten Google pertama kali tenar di Indonesia dengan sebutan 'Ok Google' sejak tahun lalu. Namun, Asisten Google belum pintar berbahasa Indonesia.

Pada April lalu, Google Indonesia mulai menyempurnakan kepintaran si machine learning tersebut. Asisten Google kini diklaim kian pintar dan bisa diajak berbincang dengan Bahasa Indonesia.

"Bahasa Indonesia akan membuat pengguna di dalam negeri kian mudah berinteraksi dengan Asisten Google," ujar Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami dalam acara Experience Google Assistant di Jakarta, pekan lalu.

Pengguna Indonesia kini bisa bertanya dan berinteraksi dengan voice assistant tersebut menggunakan bahasa dalam negeri.

Asisten Google kini dibuat semakin cepat terintegrasi dengan Google Maps dan Google Search. Tidak hanya bertanya mengenai lokasi sebuah restoran atau tempat publik, pengguna bisa mendapatkan informasi terkait estimasi waktu sampai di lokasi tersebut.

Bahkan si mesin pintar juga bisa diperintah mengirim pesan teks dan WhatsApp tanpa harus masuk ke dalam aplikasinya.

Selama Ramadan dan Idul Fitri, Asisten Google mempunyai Al Qolam, yakni aplikasi yang bisa memberikan informasi seputar pengetahuan agama Islam. Pengguna juga bisa mendapatkan referensi berita, serta mendengarkan ayat suci Al Qur'an. Tidak hanya itu, pengguna bisa mendapatkan informasi tempat berbuka puasa yang direkomendasikan hingga memesan tempat.

Berbeda dengan sebelumnya, Asisten Google juga bisa memahami bahasa tidak baku. Misalnya, percakapan yang dibuat dengan sedikit menggunakan bahasa 'gaul'. Pengguna juga bisa memakainya untuk mengatur alarm, mengingatkan sesuatu atau memo, serta lebih mudah dipakai oleh pengendara mobil. "Ke depannya akan terus kami kembangkan, mungkin nanti bisa berbahasa daerah," kata Veronica.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA