Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

Instagram akan Luncurkan Fitur Pengukur Waktu Pengguna

Kamis 17 May 2018 16:52 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Instagram.

Instagram.

Foto: EPA
Jane Manchun Wong menyebut fitur ini bisa diakses di laman profil pengguna instagram.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Belum lama ini, mahasiswa ilmu komputer dari University of Massachusetts Dartmouth Jane Manchun Wong menemukan adanya fitur baru di Instagram, Usage Insights. Fitur yang masih dalam proses pengembangan ini berfungsi untuk menunjukkan seberapa lama pengguna menghabiskan waktu di Instagram.

"Bersiap untuk merasa malu karena adiksi Instagram," ungkap Wong melalui akun Twitter pribadinya, seperti dilansir Mail Online.

Mulanya, Wong menemukan serentetan kode tersembunyi di dalam aplikasi Instagram untuk Android. Di antara kode tersebut, terdapat tulisan 'slideout_menu_time_spent' dan 'Usage_Insights' yang mengindikasikan bahwa fitur tersebut masih dalam proses pengerjaan.

Berdasarkan gambar yang Wong tampilkan melalui akun Twitter pribadinya, fitur baru ini akan bisa diakses melalui laman profil pengguna Instagram. Untuk mengaksesnya, pengguna Instagram cukup mengklik tombol menu Usage Insights di laman profil mereka.

Di samping itu, Wong juga menemukan bahwa Instagram kemungkinan sedang mengetes sebuah fitur lain. Fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk membalas komentar atau menyukai sebuah komen melalui pusat nofitikasi Android tanpa harus membuka aplikasi Instagram.

Belum diketahui kapan kedua fitur baru ini akan diluncurkan oleh Instagram. Untuk saat ini, pihak Instagram belum bisa memberikan komentar apapun. Namun mereka menjanjikan akan memberi informasi lebih banyak di masa mendatang menurut TechCrunch.

Sosok Wong sendiri sudah tak asing lagi. Ia memiliki rekam jejak yang baik dalam memprediksi beberapa fitur baru dari beragam platform sosial media, termasuk Facebook dan Twitter. Sebelumnya, Wong berhasil menemukan fitur enkripsi end-to-end di Twitter sebelum fitur tersebut dirilis.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA