Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Lawblepedia Berencana Sediakan Definisi Bahasa Inggris

Jumat 09 Maret 2018 06:17 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah / Red: Winda Destiana Putri

Aplikasi Lawblepedia.

Aplikasi Lawblepedia.

Foto: Republika/Inas Widyanuratikah
Sebanyak 10 ribu definisi telah dimasukan ke dalam aplikasi tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aplikasi kumpulan definisi istilah hukum, Lawblepedia rencanakan membuat definisi bahasa Inggris. Founder sekaligus CEO Lawble, Charya R. Lukman mengatakan akan bekerjasama dengan institusi pemerintah terkait hal tersebut.

"Next stagenya planning kita sudah pasti terjemahan dalam bentuk Bahasa Inggris. Ke depannya kita berkolaborasi dengan translator yang ada di Kemenkumham sehingga definisinya benar-benar valid dengan definisi di Bahasa Indonesia," kata Charya, dalam peluncuran aplikasi Lawblepedia, di Menteng, Jakarta Selatan, Kamis (8/3).

Aplikasi tersebut baru saja tersedia di playstore dan app store sejak Februari 2018 lalu. Saat ini, bahasa yang tersedia memang hanya Bahasa Indonesia. Charya mengatakan, saat ini sebanyak 10 ribu definisi telah dimasukan ke dalam aplikasi tersebut.

 

Baca juga: Lawblepedia Klaim Memiliki Definisi Istilah Hukum Valid

Selain menyediakan terjemahan Bahasa Inggris, Lawblepedia berencana akan menambah sumber definisi. Definisi yang terdapat di aplikasi tersebut nantinya bukan hanya berasal dari Undang-Undang Pemerintah Pusat, tetapi juga Pemerintah Daerah.

"Kalau sampai saat ini fokus kami di Undang-Undang Dasar, karena definisi yang ada di situ sangat banyak. Cuman ke depannya untuk next stage kita akan mencakup seluruh peraturan yang diterbitkan Republik Indonesia bahkan sampai Peraturan Kabupaten," tambah dia.

Saat ini, Lawblepedia hanya bisa digunakan secara online. Terkait hal tersebut, Charya juga berencana untuk menyediakan aplikasi tersebut secara offline sehingga para pengguna tidak perlu menggunakan paket data saat mencari definisi istilah hukum.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA