Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Microsoft Uji Fitur Baru untuk Komputer

Selasa 20 Februari 2018 14:01 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusunawardhani/ Red: Winda Destiana Putri

Microsoft

Microsoft

Foto: Reuters
Pada dasarnya Ultimate Performance digunakan pada PC atau komputer kelas atas.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Microsoft menambahkan mode daya baru yang disempurnakan untuk pengguna Windows 10 Pro. Mode daya baru ini adalah fitur dari Windows 10 Insider Preview Build 17101.

Pratinjau ini merupakan tampilan awal bagi pengguna terpilih pada pembaruan Windows 10 yang akan datang. Menurut laporan Mashable, pembaruan Windows 10 ini diperkirakan akan diluncurkan pada Maret atau April mendatang.

Skema daya baru yang disukai semua orang disebut Ultimate Performance. Pada dasarnya Ultimate Performance digunakan pada PC atau komputer kelas atas.

 

Baca juga: Microsoft Jadi Perusahaan Teknologi Terkuat di Dunia

Saat ini rencana dasar Balanced bawaan dari Windows menyeimbangkan kinerja komputer dengan konsumsi energi. Rencana baru, yang dapat dipilih pengguna segera setelah mereka memperbarui versi Windows 10 terbaru, akan memprioritaskan kinerja melebihi efisien energi dan akan mengonsumsi lebih banyak daya. Pembaruan ini tidak akan tersedia di laptop bertenaga baterai.

"Kebijakan baru ini didasarkan pada kebijakan High-Performance saat ini dan berlanjut selangkah lebih jauh untuk menghilangkan mikro latensi terkait dengan teknik manajemen kekuatan tekstur yang baik," tulis Kepala Program Insider Windows dalam Microsoft dan Manajer Program Senior, Brandon LeBanc dalam sebuah unggahan blog.

Dengan kata lain, komputer dalam Ultimate Performance Mode akan mengonsumsi satu ton energi. Namun, peformanya akan berjalan dengan sangat baik.

Ini bukan satu-satunya fitur menarik yang digabungkan dalam Windows 10 Insider Preview Build. Fitur juga mencakup peningkatan emoji, pembaruan pada perizinan aplikasi Windows, dan sejumlah perbaikan yang lebih kecil.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA