Rabu, 6 Syawwal 1439 / 20 Juni 2018

Rabu, 6 Syawwal 1439 / 20 Juni 2018

Spanyol Fokus Inovasi Teknologi Pendukung Pariwisata

Jumat 24 Maret 2017 18:00 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Winda Destiana Putri

Aplikasi di ponsel. Ilustrasi

Aplikasi di ponsel. Ilustrasi

Foto: Google

REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA -- BUMN Spanyol bidang Manajemen Inovasi dan Teknologi Pariwisata, Segittur fokus menyediakan instrumen untuk memfasilitasi akses ke teknologi baru untuk mendukung sektor pariwisata. Presiden Direktur Segittur, Antonio Lopez de Avila mengatakan perusahaannya akan mengutamakan proyek-proyek yang memberikan diferensiasi produk pariwisata dan pemasaran internasional.

"Kita harus berpikir bagaimana teknologi harus berinovasi untuk mengimbangi kenaikan jumlah wisatawan ke Spanyol," katanya dalam Workshop The Use of Mobile Positioning Data for Tourism Statistics di Nusa Dua, Bali, Kamis (23/3).

Lopez mengatakan negara-negara yang fokus pada pengembangan sektor pariwisata memerlukan rencana baru untuk menghadapi pergerakan manusia (people movement) dengan menggunakan alat dan sistem digital. Informasi terbaik diperlukan dalam waktu relatif cepat.

Spanyol adalah negara pertama di dunia yang memenangkan kompetisi pariwisata internasional. Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Spanyol dari sektor ini mencapai 11 persen atau 78 juta euro tahun lalu. Sebanyak 13 persen sektor ketenagakerjaan di Negeri Matador ini berasal dari pariwisata.

"Spanyol menjadi negara dengan income pariwisata terbesar ketiga di dunia," katanya. Lopez mengatakan ada sekitar 1,2 miliar orang bepergian sepanjang 2016. Jumlah ini diperkirakan meningkat hingga 1,8 miliar orang tahun ini.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan Kementerian Pariwisata sudah menyediakan pasar digital untuk pariwisata, yaitu Indonesia Tourism Exchange (ITX). Tujuannya adalah membuat pariwisata Indonesia Go Digital dan Go Global. ITE merupakan platform digital marketplace yang mengintegrasikan seluruh ekosistem pariwisata secera menyeluruh.

"Hingga saat ini sudah 70 persen manual travel agent di Indonesia bergabung di ITX," katanya.

Dunia digital menjadi infrastruktur penting dalam pengembangan pengelolaan industri dan bisnis pariwisata Indonesia. Aplikasi ITX menggandeng perusahaan BUMN PT Telkom yang bisa diakses dengan perangkat ponsel pintar (smartphone).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES