Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Software dan Kemerdekaan Pengguna‭ (4-habis)

Rabu 06 Feb 2013 06:50 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Open Source (ilustrasi)

Open Source (ilustrasi)

Foto: BRAJESHWAR/ Deeptaman Mukherjee

REPUBLIKA.CO.ID, Memang,‭ ‬open source masih kalah pamor dibandong‭ ‬closed software seperti Windows, meski bila dibandingkan sistem open source lebih stabil dan relatif aman dari serangan virus. ‬Alasannya sebagian besar orang cenderung lebih suka‭ ‘‬disuapi‭’ ‬dan hanya sebagian yang mau berupaya mengoprek,‭ ‬membaca,‭ ‬bertanya dan mendatangi forum-forum bila mengalami masalah dalam OS‭ ‬open source.

Open source‭ ‬juga bukan tanpa kritikan.‭ Keluar sentilan dari kubu sesaudara,‭ ‬Free Sotware,‭ ‬bahwa open source secara filosifis tak mengusung nilai sesungguhnya gerakan kebebasan dalam‭ ‬software.‭ ‬Toh kebebasan di sini,‭ ‬menurut Free bukan berarti‭ “‬bir gratis",‭ ‬melainkan‭ kebebasan berbicara yang bertanggung jawab.

Komunitas yang menamakan diri Gerakan Free Software,‭ ‬lewat situsnya‭ ‬gnu.org,‭ ‬menyebut‭ ‬open source sebagai sempalan yang memisahkan diri pada‭ ‬1998‭ ‬dan dianggap hanya fokus pada pengembangan metodologi,‭ ‬bukan gerakan etika dengan sebuah ideologi.

Karena itu satu tokoh Free Software,‭ ‬Richard Stallman dalam satu essainya‭ ‬"Why‭ Free Software‭” ‬is better than‭ “‬Open Source‭”‬ menyebut banyak praktik‭ ‬open source‭ ‬yang bertolak belakang dengan filosofi dasar gerakan kebebasan dalam‭ ‬software.‭ ‬Stallman memberikan contoh kontradiksi penggunaan OS mobile Android besutan Google dalam ponsel cerdas masa kini.

Android sebagai OS ponsel,‭ ‬sebut Stallmand berani menyebut diri‭ ‬open source,‭ ‬tetapi pengguna tidak berhak untuk memodifikasi dan mengotak-atik software tersebut bila ingin memutakhirkan.‭ ‬Alih-alih,‭ ‬software terikat dengan perusahaan ponsel seperti Samsung sehingga tetap terkunci.‭

Google sebagai pengembang OS menyetor pemutakhiran ke Samsung dan perusahaan itulah yang menentukan gadget mana yang akan mengusung software terkini,‭ ‬seperti‭  ‬Samsung Galaxy Tab‭ ‬7‭ ‬dengan Gingerbread,‭ ‬lalu Samsung Galaxy Note‭ ‬10.1‭ ‬dengan Jelly Bean.‭ ‬

Kalau toh ada versi OS terbaru dari Google yang dilepas ke publik untuk diunduh,‭ rilis ‬akan menunggu dahulu kemunculan gadget terbaru si vendor yang sudah memiliki OS tadi. ‬Bagi Stallman,‭ ‬cara itu tidak membebaskan.

Meski,‭ ‬dinilai menyimpang,‭ ‬kubu Free Software‭  ‬menyebut‭ ‬open source bukanlah musuh dan mengakui kontribusi mereka.‭ ‬Free Software memandang lawan utama tetap adalah‭ ‬proprietary software,‭ ‬yang lebih dikenal dengan sebutan‭ ‬closed software,‭ ‬produk keluaran perusahaan teknologi yang mereka sebut berorientasi kapitalis murni.‭ ‬

Merekalah yang dituding penganut garis keras antikebebasan‭ ‬software,‭ ‬sebagai biang munculnya‭ ‘‬perilaku malas‭’ yang cenderung bergantung ‬di kalangan pengguna komputer.‭ ***

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA