Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Indonesia Bakal Produksi Chipset 5-10 Tahun Mendatang

Sabtu 02 Okt 2010 05:48 WIB

Red: Krisman Purwoko

REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK--Pakar "chipset" Indonesia, Dr Eko Fajar Nurprasetyo mengatakan Indonesia dalam kurun waktu 5-10 tahun mendatang akan dapat memproduksi chipset sendiri secara massal. Eko di Depok, Jumat, mengatakan bahwa untuk mewujudkan semua itu dirinya kembali ke Indonesia dan ingin membuat industri chip di Kota Depok sehingga Depok bisa menjadi pusat industri teknologi yang juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warganya.

Peraih Penghargaan BJ Habibie Technology Award (BJHTA) 2010 tersebut mengatakan dirinya selain mendesain chip untuk wimax, juga mendesain chip untuk server, untuk signal, untuk processing, dan untuk scanner. Eko merupakan warga Depok yang sebelumnya telah berjaya di sebuah perusahaan semi konduktor Sony LSI di Jepang dan kini telah kembali ke tanah air untuk dan memulai usaha dibidang pembuatan desain chip di bawah logo Versatile Silicon Technology.

Perusahaan itu merupakan perusahaan desain IC pertama di Indonesia yang dirintis bersama bersama beberapa temannya dari ITB. Pada 2008 ia bergabung dengan Xirka perusahaan satu-satunya di Asia Tenggara yang mendesain chip untuk wimax.

Untuk mendukung industri chipset di Depok, Eko meminta dukungan Wali Kota Depok untuk bekerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membuat kurikulum yang berkaitan dengan industri dan teknologi. Menanggapi akan dikembangkan industri chip di Kota Depok, Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, mendukung penuh usaha yang dilakukan Eko. "Sangat cocok sekali membuka industri teknologi di Depok karena Kota Depok memiliki banyak perguruan tinggi yang berkompeten," katanya.

Mantan Presiden Partai Keadilan (PK) tersebut sangat bangga dan bersyukur karena memiliki warga yang sangat potensial dan mempunyai keahkian dalam teknologi tinggi. "Saya ucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas prestasi yang telah diraih," ujarnya.

Ia berharap ilmu dan kemampuan yang dimiliki bisa dikembangkan di Depok dengan membuat sebuah industri dan mengembangkan teknologi chip, sehingga bisa menyerap warga Depok dan Depok bisa menjadi pusat teknologi.

sumber : ant
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA