Kamis, 6 Zulqaidah 1439 / 19 Juli 2018

Kamis, 6 Zulqaidah 1439 / 19 Juli 2018

Gandeng UMKM, Telkom Luncurkan Indonesia Digital Entrepreneur

Senin 04 Februari 2013 11:21 WIB

Rep: Friska Yolandha/ Red: Nidia Zuraya

UMKM, ilustrasi

UMKM, ilustrasi

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menginvestasikan dana sebesar Rp 10 miliar untuk program Indonesia Digital Entrepreneur. Program ini bertujuan untuk membekali pengetahuan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terkait implementasi teknologi informasi dan komunikasi.

Program Indonesia Digital Enterpreneur merupakan komitmen Telkom untuk meningkatkan potensi UMKM indonesia. Melalui program ini UMKM lokal diharapkan dapat mengembangkan bisnisnya dengan solusi teknologi informasi dan komunikasi yang berkualitas dan terjangkau.

"Di antaranya seperti koneksi broadband, web builder, web hosting, domain name, dan aplikasi e-commerce," ujar Direktur Enterprise dan Wholesale Telkom, Muhammad Awaluddin, Senin (4/2).

Perseroan dengan kode emiten TLKM ini menargetkan 100 ribu pelaku UMKM bergabung dalam program ini. Hingga saat ini sudah 4.235 pelaku UMKM yang telah mengikuti program tersebut. Operation Vice President Public Relation Telkom, Arif Prabowo, mengatakan pelaku UMKM yang bergabung tidak harus terbei biaya yang tidak relevan dengan bisnisnya. Pelaku usaha hanya dibebankan ketika melakukan transaksi bisnis, yakni sebesar Rp 500-1.000 per transaksi.

Telkom menyediakan perangkat IT dengan pola sewa beli bagi pelaku UMKM. Telkom menyediakan gratis akses internet broadband, layanan portal, dan application and content (PAC) dengan teknologi cloud computing.

Telkom mengharapkan melalui program Indonesia Digital Enterpreneur pelaku UMKM lebih memahami manfaat teknologi informasi secara efektif. "Program ini dapat meminimalisasi entry barrier yang dihadapi wirausaha nasional," ujar Arif.

Program Indonesia Digital Entrepreneur merupakan bagian dari megaproyek Indonesia Digital Network yang digagas Telkom. Perseroan menargetkan 5 juta pelanggan broadband dan penyediaan 1 juta wifi pada 2013.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA