Sunday, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Sunday, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Indosat Umumkan Pemenang IWIC IV

Sabtu 21 Nov 2009 04:35 WIB

Red:

JAKARTA--Operator telekomunikasi, PT Indosat Tbk, kembali menggelar ajang Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009. IWIC melombakan dua kategori, yaitu Mobile Wireless Application (MWA) dan Research and Development (RnD) for Wireless Technology. Kategori MWA terdiri dari lima cabang kategori, yaitu Business and Commerce, Social Networking, Learning & Education dan Android-Based Application.

Memasuki babak final, IWIC 2009 mengangkat karya inovatif Cell ID Getter (CLIG) karya Sandy Marly Colondam dari Jakarta sebagai karya terbaik untuk subkategori Business and Commerce, pada kategori MWA.

CLIG adalah Application Protocol Interface (API) atau Aplikasi protokol antarmuka yang dapat menambahkan fitur Location Based Service (layanan berbasis lokasi) ke semua Mobile WEB dengan integrasi yang sangat mudah. Misalnya, pengguna ponsel bisa mengetahui letak stasiun bus terdekat tanpa menggunakan GPS.

Karya lain yang tampil sebagai pemenang adalah BukuQ karya Fajar Endra Nusa untuk sub kategori Social Networking, Role Playing Game karya Indah Palupi Damayanti untuk sub-kategori Learning & Education dan UltraPort karya Andry untuk Sub kategori Android Based Application.

"Ini adalah tahun keempat penyelenggaraan IWIC. Kami telah menerima lebih dari 1000 karya. Tahun ini, ada sub kategori baru yang diadakan oleh Indosat, yaitu Android," ungkap Chief Marketing Officer Indosat, Guntur S Siboro, seusai penyerahan hadiah di grand final IWIC 2009, di Jakarta, Kamis (19/11).

Kedua pemenang sub kategori Android adalah Andry dari Bandung dengan konsep Ultraport dan Yogi Wibowo dari Depok yang mengedepankan konsep Pocketorder. Kedua pemenang ini telah dikirim ke ajang Pengembangan Program Aplikasi Android di Conexus Mobile Alliance yang diadakan di Hongkong, 17 November lalu.

Karya ini merupakan dua dari 13 finalis yang dipilih dari seluruh Asia Pasifik yang dipamerkan dalam ajang bertaraf Internasional tersebut. Conexus Mobile Alliance adalah salah satu aliansi ponsel terbesar di Asia yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan roaming internasional dan layanan mobile bagi para pelanggan dari perusahaan anggota aliansi ini, termasuk Indosat.

Sementara di kategori RnD, yang ditujukan untuk lembaga pendidikan yang memiliki inovasi dalam riset dan pengembangan teknologi wireless, ada lima pemenang yang keluar sebagai juara.

Pemenangnya adalah, Magister Teknik Elektro ITB, Fakultas Teknik Industri ITB, Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Negeri Malang dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Institut Teknologi Harapan Bangsa. Indosat memberikan dana riset kepada para pemenang dengan nilai total Rp 500 juta.

IWIC adalah kompetisi inovasi yang diselenggarakan Indosat di bidang teknologi Wireless sebagai wujud komitmen untuk terus memberikan layanan dan manfaat lebih kepada masyarakat. Acara ini juga merupakan bagian dari peringatan ulang tahun Indosat yang ke 42 di bidang pendidikan melalui program Indonesia Belajar.

"Sebagai perusahaan telekomunikasi yang terus berinovasi, kami memandang bahwa pondasi masa depan bangsa berada di tangan generasi yang cerdas dan menguasai berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi. Indosat mendukung perwujudan dengan memberikan wadah inovasi bagi generasi muda dibidang wireless. Sejak tahun 2006, IWIC hadir untuk masyarakat dan menjadi bagian dari program tanggung jawab perusahaan (CSR) dalam bidang pendidikan," ungkap Guntur. mth/itz

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES