Wednesday, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Wednesday, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

IPB Hasilkan Produk Mie Jagung

Kamis 24 Jul 2008 01:03 WIB

Red:

BOGOR--Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat produk mie dengan bahan baku jagung untuk mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu yang selama ini masih diimpor.

"Dari segi kandungan gizi, mie jagung tidak kalah dengan mie berbahan baku tepung terigu," kata Kepala Pusat Pengembangan Ilmu dan Teknologi Pertanian dan Pangan Asia Tenggara (SEAFAST-IPB), Dr Ir Purwiyatno Hariyadi, di Bogor, Rabu. "Bahkan mie jagung mempunyai kelebihan yaitu mengandung pro vitamin A."

Dalam proses pembuatannya, mie jagung bisa menggunakan 100 persen bahan baku jagung atau dicampur dengan tepung terigu dengan rasio 25 persen jagung dan 75 persen terigu.

Mie dengan bahan baku 100 persen jagung berwarna kuning karena kandungan pro vitamin A lebih tinggi, sedangkan mie dengan campuran terigu warnanya hampir sama dengan mie berbahan baku tepung terigu. Rasanya juga tidak jauh beda dengan mie yang terbuat dari terigu, namun tidak terlalu kenyal.

Cara pembuatan mie jagung cukup sederhana. Tepung jagung (25 persen) dan terigu (75 persen) diformulasi dengan air, garam, soda abu dan guar gum kemudian dicampur selama 10 menit. Kemudian dibentuk lembaran adonan dengan proses penggilingan 10 hingga 12 kali. Setelah itu barulah dilakukan pembentukan untaian mie.

Untaian mie tersebut kemudian dikukus dan dipotong-potong sehingga menjadi produk mie basah. Untuk menjadikannya produk kering, mie basah tersebut dioven dengan suhu 60 derajat celcius selama 80 menit.

Purwiyatno mengaku, produksi mie jagung tersebut masih dalam skala laboratorium. "Untuk industri mungkin masih perlu beberapa penyesuaian. Kalau perlu bisa juga ditambahi zat gizi mikro," kata dia.

Meski demikian ia mengatakan, sudah banyak perusahaan yang menyatakan tertarik untuk memproduksi mie jagung ini secara massal. "Yang cukup serius dan sudah melakukan uji coba adalah sebuah perusahaan di Jawa Tengah," kata dia. ant/is

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA