Tuesday, 15 Syawwal 1440 / 18 June 2019

Tuesday, 15 Syawwal 1440 / 18 June 2019

Presiden Atalanta: Lolos ke Final Coppa Italia Seperti Mimpi

Jumat 26 Apr 2019 06:22 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Presiden Atalanta Antonio Percassi.

Presiden Atalanta Antonio Percassi.

Foto: EPA-EFE/ELISABETTA BARACCHI
Skor 2-1 membawa Atalanta menang agregat 5-4 atas Fiorentina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atalanta keluar sebagai pemenang dalam duel hidup dan mati pada leg kedua semifinal Coppa Italia melawan Fiorentina di Stadion Atleti Azzurri d'Italia pada Jumat (26/4) dini hari WIB. Skor 2-1 membawa Atalanta menang agregat 5-4 atas Fiorentina. Kemenangan ini membawa Atalanta pada laga puncak Coppa Italia melawan Lazio pada 15 Mei mendatang.

Ini merupakan final Coppa Italia pertama bagi Atalanta sejak 1996. Presiden Atalanta Antonio Percassi mengatakan,"Lolos ke babak final Coppa Italia merupakan sebuah mimpi."

Dia tidak mengira bisa mengalahkan tim-tim kuat. Kendati demikian, hal ini tetap tidak mengubah target mereka meski sudah mendapatkan slot pada Liga Champions.

"Kami sangat senang dengan hasilnya dan hanya bisa mengucapkan selamat kepada pelatih, staff dan para pemain atas pengalaman yang luar biasa ini," kata Antonio dikutip dari Football Italia, Jumat (26/4).

Sesungguhnya, Atalanta telah memulai musimnya lebih awal dibandingkan tim manapun di Italia. Mereka bermain pada play-off Liga Europa dan disingkirkan Copenhagen Fc melalui adu penalti. 

"Malam di Copenhagen menolong kami, karena darinya kami belajar bahwa sepak bola sangatlah menarik lantaran tak bisa diprediksi, seperti yang kami ketahui saat berakhir imbang melawan Empoli," tuturnya.

Atlanta berada dalam empat besar bersama Milan dan masuk dalam kualifikasi Liga Champions. Antonio mempertanyakan apakah akan menghilangkan tradisi mereka untuk menjual para pemain di setiap musim panas. "Kami tidak akan mengubah tujuan kami dalam olahraga. Kami akan memperkenalkan pemain berkualitas," jelasnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA