Kamis, 14 Rabiul Awwal 1440 / 22 November 2018

Kamis, 14 Rabiul Awwal 1440 / 22 November 2018

'Kepergian Buffon Meninggalkan Lubang di Juventus'

Ahad 20 Mei 2018 01:48 WIB

Rep: Lintar Satria Zulfikar/ Red: Israr Itah

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon

Foto: AP Photo/Antonio Calanni
Buffon memutuskan meninggalkan Turin pada akhir musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Juventus menutup Serie A musim 2017/2018 dengan menaklukkan Verona 2-1 dalam pertandingan di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (19/5). Pertandingan ini menjadi emosional karena merupakan laga perpisahan sang kapten, Gianluigi Buffon. 

"Kepergiannya benar-benar meninggalkan lubang di Juventus," kata bek Juventus, Medhi Benatia, seperti dilansir dari Football Italia, Ahad (20/5).

Buffon memutuskan meninggalkan Turin pada akhir musim ini. Awalnya, ia mengaku akan gantung sarung tangan, namun kemudian goyah karena masuknya tawaran menarik. Apa pun keputusan Buffon, ia sudah pasti meninggalkan Juventus.

Benatia mengatakan perbedaan antara Juventus dengan klub-klub lain di Serie A ialah mentalitas mereka sebagai juara. Dalam hal ini, ada beberapa pemain yang setiap hari menunjukan pentingnya menjadi seorang pemain Juventus. Ia mencontohkan Buffon, Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, dan Claudio Marchisio sebagai pemain yang sangat penting di ruang ganti.

"Pelatih juga selalu meminta semua orang rendah hati dan kami meraih sesuatu yang luar biasa. Saya sedih kapten pergi, saya sudah bermain dengan banyak juara, tapi Buffon istimewa, baik di dalam maupun luar lapangan," kata Benatia. 

Benatia mengatakan, sepanjang musim banyak yang mengkritik cara bermain Juventus yang dinilai tidak memedulikan gaya sepak bola indah. Menurut Benatia, pendapat tersebut datang dari orang-orang yang berharap Juventus gagal meraih juara.

Ia mengatakan, ada beberapa momen indah. Tapi pemain timnas Maroko mengaku sangat bersedih saat Juventus dikalahkan Napoli 0-1 lewat gol Kalidao Koulibaly. Benatia dipersalahkan karena tak fokus menjaga Koulibaly pada menit akhir sehingga Juventus kebobolan.

"Saya benar-benar kehilangan semangat, tapi kami bisa mempertahankan gelar pada akhirnya. Kamilah yang merayakan kemenangan," kata Benatia.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Festival Panen Kopi Gayo

Rabu , 21 Nov 2018, 20:55 WIB